Kelola Anggaran Besar, Tjahjo Minta Prabowo Gunakan E-Katalog
CNN Indonesia | Selasa, 10/12/2019 06:13 WIB
Bagikan :
Kelola Anggaran Besar, Tjahjo Minta Prabowo Gunakan E-KatalogMenteri
Pertahanan Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta,
Selasa (3/12). (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi
mendorong Kementerian Pertahanan yang dipimpin*Prabowo
Subianto<https://www.cnnindonesia.com/tag/prabowo-subianto>*menerapkan
sistem pengadaan barang dan jasa berbasis elektronik
atau*e-katalog.<https://www.cnnindonesia.com/tag/e-catalog>*Kebijakan
ini merupakan salah satu fokus Stranas Pencegahan Korupsi era Joko
Widodo yang dituangkan melalui Perpres.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
(Menpan-RB) Tjahjo Kumolo yang juga anggota inti tim nasional mengatakan
sistem berbasis elektronik itu perlu dilakukan mengingat Kemenhan
mengelola anggaran terbesar.
"Untuk melaksanakan e-katalog khususnya dalam pengadaan barang dan
jasa," sambung Tjahjo saat pemaparan peringatan Hari Antikorupsi Sedunia
(Hakordia) di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Senin (9/12).
Penerapan e-katalog, kata Tjahjo, merupakan bagian dari strategi
nasional pencegahan korupsi di sektor keuangan negara. Implementasi
sistem ini diniatkan untuk meningkatkan profesionalitas serta
modernisasi pengadaan barang dan jasa.
Lihat juga:
Kapolri Lapor ke Jokowi, Penyerang Novel Baswedan Masih Gelap
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191209184349-20-455452/kapolri-lapor-ke-jokowi-penyerang-novel-baswedan-masih-gelap/>
Selama ini menurut Tjahjo, penerapan e-katalog masih terbatas pada lima
kementerian antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat,
Kementerian Kesehatan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Kementerian Perhubungan serta, Kementerian Pertanian.
Selain itu terdapat lima pemerintah Provinsi yang juga telah
mengimplementasikan e-Katalog yakni Pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat,
Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara.
"Sampai saat ini, masih ada beberapa barang yang sudah tayang di website
LKPP. Dan barang yang lain masih berproses penayangannya," kata Tjahjo.
Lihat juga:
Gerindra Persilakan Fadli Zon dkk Jadi Jubir Komisi dan Dapil
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20191209124411-32-455343/gerindra-persilakan-fadli-zon-dkk-jadi-jubir-komisi-dan-dapil/>
Kementerian Pertahanan di bawah komando Prabowo Subianto diketahui
mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp127,4 triliun. Dana ini jadi yang
paling besar dibanding kementerian lain dalam APBN 2020 mendatang.
Dirjen Potensi Pertahanan Kemenhan, Bondan Tiara Sofyan membeberkan 40
persen dari anggaran itu digunakan untuk menggaji sekitar 450 ribu pegawai.
Sementara 30 persen atau sekitar lebih Rp38 triliun untuk pembelanjaan
barang dan biaya operasional. Sisa 30 persen lagi digunakan untuk modal
pembelian barang baik dari dalam maupun luar negeri, termasuk anggaran
riset.*(nrk/ain)*