Kalau jadi petinggi rezim nezim neo-Mojopahit harus pandai mengumpul
berkat ilahi, kalau tidak buat apa jadi petinggi membanting tulang memeras
keringat, kalau tidak dapat rejaki  lantas buat apa cape-cape harus per ke
kantor pagi hari dan pulang sore hari, Bukankah lebih enak nongkrong
dirumah sama isteri dan anak cucu, miniúm-minum kopi, jalan-jalan  tanpa
perlu stress. Rejeki itu penarik utama untuk mendapat kedudukan dalam
herarki kekuasaan  rezim neo-Mojoåahit. hehehehehe

Kirim email ke