Kemenag itu sarang penyamun jadi sulit untuk dipercaya cerita mereka.
Bayangkan saja berturut-turut menteri-mentri agamanya sejak "reformasi "
terkait kasus kriminal korupsi.

https://www.eramuslim.com/berita/nasional/pendeta-di-aceh-protes-keras-survey-kerukunan-beragama-ala-kemenag.htm/2#.XfjHNGRKi00

Selasa, 18 Rabiul Akhir 1441 H / 17 Desember 2019
*Pendeta di Aceh Protes Keras Survey Kerukunan Beragama ala Kemenag*

Eramuslim.com – Hasil survei Kementerian Agama RI yang menempatkan Provinsi
Aceh pada rangking terbawah (urutan 34) dalam indeks kerukunan umat
beragama di seluruh provinsi di Indonesia, membuat banyak pihak di Aceh
meradang.

Bukan hanya tokoh Islam, tokoh nonmuslim juga melontarkan kritik dan protes
keras terhadap hasil survei Kemenag tahun 2019.

Kritik dan keberatan atas hasil survei Kemenag RI itu disampaikan oleh
Pendeta Idaman Sembiring dalam pertemuan tokoh lintas agama dalam Forum
Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh di Banda Aceh, Senin (16/12/2019).


Pdt drh Idaman Sembiring adalah tokoh Kristen yang sudah puluhan tahun
tinggal di Banda Aceh.

Menurut Pdt Idaman, kehidupan umat beragama di Aceh sangat harmonis, aman
dan damai, walaupun di Aceh berlaku Syariah Islam.

“Syariah Islam itu tak berlaku bagi nonmuslim. Bagi kami umat Kristen
merasa lebih Kristen (lebih taat dalam menjalankan agama, red) ketika hidup
di Aceh yang berlaku Syariat Islam,” kata Idaman Sembiring seperti dikutip
Hasan Basri M Nur, anggota FKUB Aceh, kepada Serambinews.com.

Idaman yang merupakan pegawai salah instansi pemerintah di Banda Aceh
membantah Aceh disebut intoleran dan ditempatkan di rangking terbawah
tingkat toleransi umat beragama.

Untuk itu, Idaman Sembiring mendorong agar FKUB Aceh untuk membuat survei
sendiri yang lebih objektif dan sesuai realita.

“FKUB Aceh perlu data sendiri. Lakukan survei yang ril dan kongkrit,
kemudian mempublikasikannya secara luas,” kata Idaman yang memiliki usaha
dagang grosir buah-buahan di salah satu pusat pasar di Aceh Besar.

Pertemuan rutin tokoh lintas agama Aceh dipimpin oleh Ketua FKUB Aceh,
Nasir Zalba SE.

Selain Idaman, ikut hadir Yuswar (tokoh Buddha), Ir Paini (tokoh Hindu),
Juniazi, Suwardi Saidi, Tgk Rusli Daud, Dr Tgk Fauzi Saleh, Hasan Basri M
Nur, dan lain-lain.(end)

Kirim email ke