*Siapa yang ekspor? Negara atau privat?* On Tue, Dec 17, 2019 at 5:48 PM ajeg [email protected] [GELORA45] < [email protected]> wrote:
> > > Persoalannya, kenapa selama ini Susi cuma asyik ngeloni benur lobster di > laut bebas dan tidak berani membudidayakannya? > > Membangun balai budidaya lobster (seperti di Vietnam) mestinya tidak > seberat resiko membangun kilang minyak, yang bukan mustahil terbentur restu > dari gerombolan 7 sisters. > > - > > Presiden Jokowi Jawab Kritik Susi soal Ekspor Benih Lobster > > Selasa, 17 Desember 2019 | 14:32 WIB > Penulis: Ihsanuddin > Editor: Kristian Erdianto > > KUTAI KARTANEGARA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menjawab kritik > mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti soal rencana > pemerintah membuka ekspor bibit lobster. > > Jokowi mengatakan, keinginan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo > untuk mencabut larangan ekspor bibit lobster harus dilihat dari efek > kemanfaatan dan lingkungannya. > > "Yang paling penting, menurut saya, negara mendapatkan manfaat, nelayan > mendapatkan manfaat, lingkungan tidak rusak. Yang paling penting itu," ujar > Presiden Jokowi saat ditanya wartawan seusai meresmikan Tol > Balikpapan-Samarinda di Kabupaten Kutai Kertanegara, Selasa (17/12/2019). > > Jokowi mengingatkan, ekspor bibit lobster harus memperhatikan faktor > keseimbangan. > > Artinya, nilai tambah untuk dalam negeri harus diperoleh dan lingkungan > juga tidak rusak. > > "Jangan juga awur-awuran, semua ditangkapin, diekspor, juga enggak benar," > kata Jokowi. > > Namun, Jokowi juga menilai, pemerintah tidak bisa hanya melarang ekspor > benih lobster. > > Sebab, banyak nelayan tergantung dengan ekspor benih lobster ini. > > "Keseimbangan itu paling penting, bukan hanya bilang jangan (ekspor)," > kata dia. > > Oleh karena itu, menurut Jokowi, pemerintah bersama para pakar masih > mengkaji aturan terkait ekspor benih lobster ini. > > Jokowi yakin akan mendapatkan formula terbaik dari kajian tersebut. > > "Saya kira pakar-pakarnya tahulah mengenai bagaimana tetap menjaga > lingkungan, agar lobster itu tidak diselundupkan, tidak dieskpor secara > *awur-awuran*, tapi juga nelayan dapat manfaat dari sana, nilai tambah > ada di negara kita," ujarnya. > > Sebagai penggagas aturan yang melarang ekspor *baby lobster*, eks Menteri > KKP Susi Pudjiastuti sebelumnya menyatakan keberatan jika akhirnya ekspor > dibuka kembali. > > Saat masih menjabat Menteri KKP, kala itu Susi mengaku khawatir besarnya > ekspor benih lobster ke Vietnam akan membuat kerusakan ekologi. > > Baca juga: Edhy Prabowo soal Ekspor Benih Lobster: Baru Bicara Rencana > Saja Sudah Macam-macam... > <https://money.kompas.com/read/2019/12/17/084000826/edhy-prabowo-soal-ekspor-benih-lobster-baru-bicara-rencana-saja-sudah-macam> > > Tingginya permintaan benih lobster dari Vietnam membuat benih lobster > dieksploitasi lewat penangkapan besar-besaran. > > Padahal, kata Susi, jika benih lobster atau benur dibiarkan hidup di laut > bebas, bisa bernilai sangat tinggi saat lobster dewasa ditangkap nelayan > pada masa mendatang. > > Pasca-kritikan Susi, Edhy Prabowo menegaskan bahwa pihaknya baru mengkaji > soal wacana membuka ekspor benih lobster. > > > >
