https://news.detik.com/berita/d-4826100/dukung-pemekaran-gubernur-papua-barat-usulkan-provinsi-papua-barat-daya
Dukung Pemekaran, Gubernur Papua Barat Usulkan Provinsi Papua Barat Daya Lisye Sri Rahayu - detikNews Selasa, 17 Des 2019 15:03 WIB 1 komentar <https://news.detik.com/berita/d-4826100/dukung-pemekaran-gubernur-papua-barat-usulkan-provinsi-papua-barat-daya#comm1> SHARE <https://news.detik.com/berita/d-4826100/dukung-pemekaran-gubernur-papua-barat-usulkan-provinsi-papua-barat-daya#> <https://news.detik.com/berita/d-4826100/dukung-pemekaran-gubernur-papua-barat-usulkan-provinsi-papua-barat-daya> URL telah disalin <https://news.detik.com/berita/d-4826100/dukung-pemekaran-gubernur-papua-barat-usulkan-provinsi-papua-barat-daya> [image: Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (Lisye/detikcom)]Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan (Lisye/detikcom) *Jakarta* - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendukung usulan pemekaran wilayah di Pulau Papua <https://www.detik.com/tag/pemekaran-papua>. Dia kemudian mengusulkan Papua Barat Daya sebagai salah satu provinsi baru di Pulau Cenderawasih. "Agenda kami memang Papua Barat Daya itu ya. Kemarin mereka datang hari Senin bertemu dengan Komisi II untuk mendiskusikan itu. Pada prinsipnya kami dukung," ujar Dominggus di sela-sela Konferensi Pembangunan Papua di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/12/2019). Dominggus mengatakan pemekaran Provinsi Papua Barat Daya sebelumnya tertuang pada Amanat Presiden (Ampres) tanggal 27 Desember 2013 era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Namun rencana tersebut tak kunjung tuntas saat pembahasan dengan DPR RI periode 2009-2014. Kalau Papua Barat itu kan ada Papua Barat Daya, itu kan sudah pernah, tapi ketika menjelang presiden waktu itu Pak SBY mau turun kan DPR periode itu, sudah diagendakan di Komisi II untuk dibahas, ternyata dua hari sebelum mereka selesai masa jabatan, mereka batalkan. Ada moratorium itu, sampai hari ini tidak dimekarkan," tuturnya. Baca juga:Mahfud Md: Usulan Pemekaran Papua Masih Belum Matang <https://news.detik.com/read/2019/12/17/121031/4825826/10/mahfud-md-usulan-pemekaran-papua-masih-belum-matang> Dominggus mengatakan upaya pemerintah pusat untuk membuat provinsi baru di tanah Papua akan memberikan harapan baru pada masyarakat. Dia menilai pemekaran perlu dilakukan untuk percepatan pembangunan di Papua. "Sekarang artinya pemerintah pusat sudah memberikan angin segar, moratorium mau dicabut, ada perhatian khusus karena ada tingkat kesulitan yang ada untuk kita percepatan pembangunan perlu juga ada pemekaran-pemekaran," pungkasnya. Baca juga:Soal Provinsi Baru di Papua, Jokowi: Masih Moratorium <https://news.detik.com/read/2019/12/02/145436/4806478/10/soal-provinsi-baru-di-papua-jokowi-masih-moratorium> Sebelumnya, Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan usulan pemekaran wilayah Papua dan Papua barat masih dalam proses inventarisasi masalah. Mahfud menyebut usulan itu masih belum matang. "Ya (pemekaran Papua) masih di dalam proses inventarisasi, usul-usul itu kan masih belum anu ya, belum matang dan masih mentah," kata Mahfud saat ditemui terpisah di Hotel JW Marriott, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/12). *(lir/aan)*
