Apa artinya 12,6 triliun? Bukankah masih bisa pinjam untuk menutupi utang
tsb. Bisa pinjam karena dikatakan bahwa utang NKRI hanya 30% dari BNP. Jadi
monggo-monggo.


http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/11203/punya_utang_rp_12_6_triliun__garuda_bakal_rilis_global_sukuk



*Punya Utang Rp 12,6 Triliun, Garuda Bakal Rilis Global Sukuk*

Rabu , 18 Desember 2019 | 13:00


Listen to this

JAKARTA - PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berencana mencari dana sebesar
US$900 juta atau setara Rp 12,6 triliun (kurs Rp 14 ribu per dolar AS).
Perusahaan bakal menggunakan dana itu untuk membayar utang.

Mengutip keterbukaan informasi perusahaan kepada Bursa Efek Indonesia
(BEI), ada tiga opsi pendanaan yang akan dilakukan. Pertama, Garuda
Indonesia berencana merilis global sukuk dengan nilai US$ 750 juta yang
dijadwalkan jatuh tempo pada 2024 mendatang.

Kemudian, perusahaan akan membayarkan kupon kepada investor tiap enam bulan
sekali. Hanya saja, tingkat kupon masih dalam proses negosiasi.

Kedua, perusahaan berencana mencari pendanaan lewat private placement
obligasi senilai US$ 750 juta. Instrumen ini akan jatuh tempo
selambat-lambatnya pada 2024.

Ketiga, Garuda Indonesia akan menggunakan skema peer to peer lending dengan
nilai US$ 500 juta. Perusahaan akan membayar bunga setiap tiga bulan sekali.

Manajemen akan meminta restu pemegang saham dalam merealisasikan rencananya
mencari pendanaan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada
22 Januari 2019 mendatang.

Berdasarkan laporan keuangan 2018, perusahaan memiliki utang yang akan
jatuh tempo dalam satu tahun sebesar US$ 1,63 juta. Sedangkan utang jatuh
tempo di atas satu tahun senilai US$ 77 juta.

Manajemen memastikan penghimpunan dana akan memperpanjang profil jatuh
tempo utang perusahaan.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Garuda Indonesia Fuad
Rizal menyebut perusahaan akan menerbitkan obligasi global (global bond)
pada kuartal I 2020. Perolehan dana dari aksi korporasi itu rencananya
digunakan untuk membayar utang jatuh tempo perusahaan.

"Nilai obligasi yang akan diterbitkan tidak boleh ngomong, size belum tahu
berapa. Kisaran belum bisa ngomong karena ada beberapa alternatif. Mungkin
akhir tahun ini baru kelihatan struktur seperti apa," ungkap Fuad.

Diketahui, Garuda Indonesia memiliki utang jatuh tempo dari sukuk global
sebesar US$ 500 juta pada tahun depan. Surat utang itu dirilis perusahaan
pada 2015 lalu.

Kirim email ke