Penyelesaian Kasus Jiwasraya, Erick Thohir Sejalan dengan DPR
Reporter:
Francisca Christy Rosana
Editor:
Ali Akhmad Noor Hidayat
Sabtu, 21 Desember 2019 12:16 WIB
0KOMENTAR
<https://bisnis.tempo.co/read/1286315/penyelesaian-kasus-jiwasraya-erick-thohir-sejalan-dengan-dpr/full&view=ok#comments>
#
#
#
#
Menteri BUMN Erick Thohir. TEMPO/Muhammad Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/12/09/id_896323/896323_720.jpg>
Menteri BUMN Erick Thohir. TEMPO/Muhammad Taufan Rengganis
*TEMPO.CO, Jakarta*– Menteri Badan Usaha Milik Negara atau BUMNErick
Thohir <https://www.tempo.co/tag/erick-thohir>sejalan dengan Dewan
Perwakilan Rakyat atau DPR dalam mencari solusi menuntaskan kasus gagal
bayar PT Asuransi Jiwasyara Persero. DPR sebelumnya telah menyampaikan
sejumlah rekomendasinya kepada Erick.
“Kementerian BUMN mengapresiasi rekomendasi yang diberikan oleh DPR RI
terkait permasalahan Jiwasraya karena sejalan dengan koordinasi yang
telah dilakukan oleh kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan
Kejaksaan Agung,” ujar Erick dalam keterangan yang disampaikan humas
Kementerian BUMN, Sabtu, 21 Desember 2019.
Komisi VI, dalam rapat pada 16 Desember lalu, memberi rekomendasi kepada
pemerintah pada kasus Jiwasraya melalui penegakan hukum. Dalam hal ini,
penyelesaian kasus dilakukan dengan melakukan pencekalan terhadap mantan
direksi Jiwasraya periode 2013-2018 hingga ada kejelasan perkara.
Tak hanya itu, DPR meminta Jiwasraya membuat rencana strategis terkait
penyelesaian kasus gagal bayar tersebut. Dewan juga meminta pemerintah
untuk memberikan kepastian mengenai bagaimana dan kapan kepastian
pembayaran tunggakan polis kepada nasabah.
Erick Thohir mengatakan oknum-oknum yang terlibat dalam perkara
perusahaan asuransi negara sudah diserahkan kepada Kejaksaan Agung.
Sedangkan dalam waktu dekat, kementeriannya bakal melakukan
restrukturisasi untuk menyehatkan kembali likuiditas perseroan yang jeblok.
Ia mengimbuhkan, pemerintah sejatinya telah konsisten mengelarkan
masalah ini. “Pemerintah sejak 2006 sampai hari ini sudah konsisten
mencari solusi atas persoalan ini,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
Direktur Utama Asuransi Jiwasraya Hexana Tri Sasongko sebelumnya
menyebut ada dua langkah strategis yang bakal dilakukan perseroan untuk
menangani kasus ini. Pertama, secara internal perseroan melakukan
restrukturisasi dan remodeling bisnis. Hal ini dilakukan supaya
perusahaan bisa tetap efisien dan mendapat profit.
Kemudian, perusahaan mendorong trciptanya good corporate governance
(GCG). Harapannya, fungsi manajemen risiko dan kontrol menjadi lebih
baik dibandingkan sebelumnya. Apalagi perusahaan terakhir baru melakukan
audit investasi pada 2018.
*FRANCISCA CHRISTY ROSANA | DIAS PRASONGKO*