*Berita ini untuk konsumsi politik dalam negeri yang tidak ada pengaruhnya
dengan yang disebut konflik china-etnis Uighur, jadi hanya hembusan suara
angin sepoi-sepoi basa saja untuk puji diri. Masih ingat cerita dengan
Afghanistan dibilang mau mendamaikan pihak yang berselisih disana, apa
hasilnya?  Banyak konflik di negara-negara Timur Tengah, Syria, Yemen- KSA,
Libya, Palestina, apa yang dilakukan? Mendukung  pemboman Libya? heheheheh*

*https://www.antaranews.com/berita/1226023/dpr-ri-bisa-berperan-aktif-penengah-konflik-china-etnis-uighur
<https://www.antaranews.com/berita/1226023/dpr-ri-bisa-berperan-aktif-penengah-konflik-china-etnis-uighur>
*


*DPR: RI bisa berperan aktif penengah konflik China-etnis Uighu**r*

 *Jumat, 27 Desember 2019 18:56 WIB*

[image: DPR: RI bisa berperan aktif penengah konflik China-etnis
Uighur]*Seorang
warga yang tergabung dalam Solidaritas Rakyat Indonesia untuk Uighur
(Solighur) berunjuk rasa di depan kantor Kedutaan Besar Republik Rakyat
China, kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (20/12/2019). ANTARA
FOTO/Aprillio Akbar/aww*

*Kami mendesak Pemerintah Indonesia speak up dan menginisiasi perdamaian,
menyelesaikan konflik antara Pemerintah Beijing dengan etnis muslim Uighur*

Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua Badan Kerjasama Antarparlemen (BKSAP) DPR RI
dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera menilai pemerintah Indonesia bisa berperan
aktif menjadi penengah konflik antara pemerintah China dengan etnis muslim
Uighur.

"Kami mendesak Pemerintah Indonesia* speak up* dan menginisiasi perdamaian,
menyelesaikan konflik antara Pemerintah Beijing dengan etnis muslim
Uighur," kata Mardani dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Mardani mengatakan, ada empat peran aktif yang harus dilakukan pemerintah
Indonesia untuk menjadi penegah konflik Beijing-Uighur.

*Baca juga: **XDRC tak temukan hambatan ibadah bagi Muslim Uighur*
<https://www.antaranews.com/berita/1222567/xdrc-tak-temukan-hambatan-ibadah-bagi-muslim-uighur>

Pertama menurut dia, pemerintah bisa merangkul etnis Muslim Hui di Tiongkok
yang memiliki hubungan baik dengan Beijing agar menjadi fasilitator
mengusahakan penyelesaian konflik.

"Menghentikan kekerasan Beijing kepada muslim Uighur dan mengajak kelompok
Uighur agar tidak memberontak memisahkan diri," ujarnya.

*Baca juga: **Pertemuan pimpinan parlemen China-Indonesia singgung isu
Uighur*
<https://www.antaranews.com/berita/790962/pertemuan-pimpinan-parlemen-china-indonesia-singgung-isu-uighur>

Langkah kedua menurut dia, pemerintah China bisa belajar dari Indonesia
terkait bagaimana Islam menjadi representasi agama yang damai sehingga
tidak perlu takut karena separatisme bukan bagaian dari ajaran Islam.

Ketua DPP PKS itu menilai, pemerintah China bisa diperkenalkan Islam yang
damai sehingga tidak perlu takut ancaman etnis muslim Uighur.

*Baca juga: **Xinjiang berterima kasih atas dukungan negara Islam*
<https://www.antaranews.com/berita/1222519/xinjiang-berterima-kasih-atas-dukungan-negara-islam>

Dia mengatakan langkah ketiga, pemerintah Indonesia bisa mendorong
negara-negara di ASEAN untuk berperan aktif menjadi mediator antara Uighur
dan pemerintah China seperti ASEAN bersatu menyelesaikan konflik etnis
Rohingya di Myanmar.

"Keempat, pemerintah harus mendesak pemerintah Beijing untuk menghentikan
cara-cara kekerasan dan diskriminatif pada kamp-kamp re-edukasi.* when we
use violent , we don't get a get a good aim*," ujarnya.

Dia mengingatkan, untuk membangun perdamaian, pemerintah China harus lebih
mengedepankan cara-cara damai dan terus membangun Xinjiang.

Selain itu dia mengatakan, DPR melalui Komisi I dan BKSAP juga akan
melakukan diplomasi antar-lembaga kepada Kongres Rakyat Nasional untuk
mendorong pemerintah China menghentikan cara-cara kekerasan kepada entis
muslim Uighur.

*Baca juga: **Demonstran Hong Kong dukung Uighur, bentrokan kembali pecah*
<https://www.antaranews.com/berita/1219855/demonstran-hong-kong-dukung-uighur-bentrokan-kembali-pecah>

*Baca juga: **Anggota DPR minta pemerintah RI dorong pemenuhan HAM di
Xinjiang*
<https://www.antaranews.com/berita/1214443/anggota-dpr-minta-pemerintah-ri-dorong-pemenuhan-ham-di-xinjiang>

*Baca juga: **Muhammadiyah: Etnis Uighur sulit ekspresikan agama*
<https://www.antaranews.com/berita/1211471/muhammadiyah-etnis-uighur-sulit-ekspresikan-agama>

Pewarta: Imam Budilaksono
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kirim email ke