https://khazanah.republika.co.id/berita/q3fw28320/dunia-islam/islam-digest/20/01/01/q3f5zc320-amalan-apa-yang-dilakukan-muslim-saat-menghadapi-hujan



*Amalan Apa yang Dilakukan Muslim Saat Menghadapi Hujan?*

*Rabu 01 Jan 2020 15:45 WIB*

*Rep: Kiki Sakinah/ Red: Nashih Nashrullah*


*Muslim dianjurkan melaksanakan sejumlah amalan selama hujan.*

*REPUBLIKA.CO.ID <http://REPUBLIKA.CO.ID>, JAKARTA – Saat ini sebagian
besar wilayah di Indonesia tengah memasuki musim hujan. Hujan mengguyur
hampir di berbagai kota di Tanah Air. Setelah sebelumnya, hampir sebagian
besar wilayah mengalami kekeringan air dan amat menantikan turunnya hujan.
Kini, musim** hujan * <https://www.republika.co.id/tag/hujan>*telah mulai*

*Hujan turun berkat karunia dan kasih sayang Allah SWT bagi makhluknya di
muka bumi. Mudah bagi Allah untuk menurunkan dan menghentikan hujan.  *

*Karena itu, ketika turun hujan, dianjurkan untuk melakukan beberapa
amalan, seperti dikutip dari buku berjudul "Rahasia Kedahsyatan 12 Waktu
Mustajab untuk Berdoa" karangan Nurhasanah Namin. Berikut ini sejumlah
amalan yang dianjurkan bagi Muslim dalam menyikapi hujan.  *

   1.

   *Takut datangnya azab ketika mendung. Ketika saat mendung datang, Nabi
   SAW begitu khawatir, jika itu pertanda akan datang azab dan kemurkaan
   Allah.*

   *2Berdoa sebagai rasa syukur kepada Allah SWT. Ketika turun hujan,
   disunnahkan untuk berdoa. Sebab, seperti diriwayatkan Aisyah RA, Nabi
   Muhammad SAW ketika melihat turunnya hujan selalu berdoa. Doa yang
   diucapkan adalah, "Ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang
   bermanfaat." Hujan kesempatan terbaik untuk memanjatkan doa. Ibnu Qudamah
   dalam **al-Mughni** mengatakan, dianjurkan untuk berdoa ketika turunnya
   hujan. Sebagaimana diriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda, "Carilah doa yang
   mustajab pada tiga keadaan, yakni pada saat bertemunya dua pasukan,
   menjelang shalat dilaksanakan, dan saat hujan turun." *
   2.

   *Berdoa ketika hujan lebat. Pada suatu waktu Nabi SAW pernah meminta
   untuk diturunkan hujan. Namun, ketika hujan turun begitu lebatnya, beliau
   memohon kepada Allah SWT untuk dikembalikan menjadi cuaca cerah. Dalam
   kondisi hujan lebat, Rasulullah memanjatkan doa kepada Allah.  *
   3.

   *Mengambil berkah dari air hujan. Anas bin Malik RA berkata, "Kami
   pernah kehujanan bersama Rasulullah saw. Lalu Rasulullah menyingkap bajunya
   sampai tersiram hujan. Kemudian kami mengatakan, "Wahai Rasulullah, mengapa
   engkau melakukan demikian?" Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Karena hujan
   ini baru saja Allah ciptakan." Makna dari hadis itu menurut an-Nawawi,
   bahwa hujan adalah rahmat yang baru saja diciptakan Allah SWT. Oleh karena
   itu, Nabi saw bertabaruk (mengambil berkah) dari hujan tersebut.  *
   4.

   *Dianjurkan berwudhu dengan air hujan. Disebutkan, apabila air mengalir
   di lembah, Nabi SAW mengatakan, "Keluarlah kalian bersama kami menuju air
   ini yang telah dijadikan Allah sebagai alat untuk bersuci". Kemudian mereka
   bersuci dengan air hujan tersebut. *
   5.

   *Tidak boleh mencela hujan. Rasulullah saw pernah mengingatkan untuk
   tidak mencela sesuatu atau makhluk yang tidak bisa berbuat apa-apa sebagai
   kambing hitam jika kita mendapatkan sesuatu yang tidak disukai. Misalnya,
   mencela hujan atau angin.*
   6.

   *Berdoa setelah turun hujan. Dianjurkan untuk berdoa setelah turun
   hujan. Doa tersebut berbunyi seperti ini, "Kita diberi hujan karena karunia
   dan rahmat Allah."  *
   7.

   *Berdoa ketika mendengar suara petir dan ketika terjadi angin kencang.
   Jika Abdullah bin Az Zubair mendengar suara petir, dia menghentikan
   pembicaraan, dan kemudian mengucapkan: "Mahasuci Allah yang petir dan para
   malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya."
   Demikian saat terjadi angin kencang, dianjurkan untuk membaca doanya untuk
   meminta perlindungan dari Allah SWT. *

Kirim email ke