Erick Tarik Jenderal Polisi ke Kementerian BUMN, Ada Apa?

Anisatul Umah, CNBC Indonesia24 January 2020 09:46
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir 
dikabarkan menarik seorang jenderal polisi aktif ke Kementerian BUMN. Erick 
menunjuk petinggi polisi aktif Irjen (Pol) Drs Carlo Brix Tewu menjadi salah 
satu penjabat di Kementerian BUMN.

CNBC Indonesia memperoleh informasi jika penunjukan Irjen (Pol) Drs Carlo Brix 
Tewu sesuai dengan permintaan Erick Thohir ke Kapolri yang langsung diamini 
oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Jenderal Carlo saat ini bertugas di Deputi V Bidkor Kamtibmas Kementerian 
Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam).
"Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta ke Kapolri agar Irjen Carlo bisa 
membantu Kementerian BUMN," kata sumber CNBC Indonesia, Kamis (23/1/2020).

Irjen Carlo menjadi jenderal aktif yang pertama masuk ke jajaran orang penting 
di Kementerian BUMN. Tidak hanya bertugas di Kemenkopolhukam, Carlo juga 
dipercaya sebagai Sekretaris Pokja IV Kemenko Perekonomian atau yang biasa 
disebut Satgas Percepatan dan Efektivitas Pelaksanaan Kebijakan Ekonomi.

CNBC Indonesia mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada Staf Khusus Menteri 
BUMN Arya Sinulingga. Namun hingga berita ini ditulis, Arya belum merespons 
permintaan tanggapan tersebut.Sebelumnya, Erick Thohir mengaku kerap dapat 
ancaman. Hal itu berkaitan dengan berbagai gebrakan yang dilakukan di 
Kementerian BUMN.

Eskalasi ancaman seiring kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya 
(Persero) dan PT Asabri (Persero). Hal tersebut diceritakan Erick saat menjadi 
pembicara di Indonesia Millenial Summit 2020 di The Tribrata Jakarta Selatan, 
Jumat (17/1/2020).

"[Ancaman] makanan sehari-hari. Apalagi sejak ada Jiwasraya dan Asabri," kata 
Erick saat menjadi pembicara.
(tas/tas)


Kirim email ke