-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1264661/susi-air-buka-rute-samarinda-muara-wahau


Susi Air buka rute Samarinda- Muara Wahau

Sabtu, 25 Januari 2020 00:12 WIB

Profil salah satu pesawat terbang dari maskapai penerbangan Susi Air. Foto 
menunjukkan pesawat terbang Cessna C2088 Grand Caravan. ANTARA FOTO/Fanny 
Octavianus
tidak ada kenaikan harga tiket Susi Air
Samarinda (ANTARA) - PT ASI Pujiastuti Aviation lewat maskapai andalannya yaitu 
Susi Air terhitung mulai 16 Januari 2020 sudah membuka layanan penerbangan 
perintis bersubsidi pulang pergi (PP) berangkat dari Bandara APT Pranoto di 
Samarinda menuju Bandara Uyang Lahai di kawasan Kongbeng-Muara Wahau Kabupaten 
Kutai Timur (Kutim). 

Kabid Udara Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur Chairuddin dihubungi dari 
Samarinda, Jumat, mengatakan setelah resmi dilaunching penerbangan Samarinda ke 
Muara Wahau, selanjutnya diinformasikan jika jadwal penerbangan ini setiap Rabu 
dan Jumat penerbangan PP dalam satu minggu.

"Rute penerbangan akan kembali dilayani oleh Susi Air menggunakan pesawat jenis 
Grand Caravan berkapasitas penuh 12 kursi dengan biaya Rp380 Ribu. Harga tiket 
ini sama saja dengan tahun lalu, jadi tidak ada kenaikan harga tiket Susi Air. 
Bahkan penerbangan ini diprediksi akan memangkas 30 persen dari harga tiket 
normal," paparnya.

Baca juga: Angkasa Pura II buka penerbangan rute Tanjungpinang-Tambelan
Baca juga: Pemerintah lanjutkan program subsidi penerbangan perintis di Papua

Lebih Lanjut, Chairuddin mengaku jika sebelumnya penerbangan perintis 
bersubsidi dari Muara Wahau ke Samarinda sempat dialihkan ke Tarakan Kaltara.

Namun karena pengelolaan Bandara Juwata di Tarakan sudah dalam kawasan 
operasional Angkasa Pura sehingga penerbangan perintis bersubsidi dari Wahau ke 
Samarinda kembali dibuka, terhitung sejak Januari ini hingga bulan Desember 
2020 mendatang.

Dalam kesempatan itu, Chairuddin juga mengatakan setelah beroperasinya 
penerbangan perintis bersubsidi PP dari Muara Wahau ke Samarinda, tahun ini 
pihaknya diminta oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengusulkan 
kembali penerbangan perintis bersubsidi Tanjung Bara-Balikpapan pada tahun 2021 
mendatang.

Baca juga: Kemenhub: Jangkauan penerbangan perintis bakal diperluas mulai 2020
Baca juga: Pesawat perintis mulai layani rute Sumenep-Pagerungan

"Dalam dua tahun terakhir, penerbangan perintis bersubsidi Tanjung 
Bara-Balikpapan sempat distop oleh Kemenhub RI melalui Dirjen Udara dengan 
alasan adanya kenaikan harga BBM avtur sehingga penerbangan subsidi di sejumlah 
wilayah dipangkas, termasuk di Kutim," jelasnya.

Ditambahkan Chairuddin, Kemenhub yang meminta agar penerbangan perintis 
bersubsidi Tanjung Bara-Balikpapan bisa kembali diusulkan oleh Dishub Kutim. Ke 
depan penerbangan itu diharapkan bisa menjadi kabar baik bagi masyarakat Kutim 
pada Tahun 2021 mendatang.

"Selain di butuhkan warga, penerbangan ini terbilang murah dan bisa menghemat 
waktu serta tenaga," tutupnya.

Baca juga: Susi Air akan uji coba penerbangan perintis ke Bandara Tambelan
Baca juga: Pemerintah resmi operasikan penerbangan subsidi perintis 13 rute
Baca juga: Ada 12 rute penerbangan perintis didorong dikomersialkan

 

 

Pewarta: Arumanto
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020






Kirim email ke