https://www.jawapos.com/nasional/01/02/2020/dpr-omnibus-law-ciptaker-bisa-jadi-surga-atau-neraka-tergantung-kita/

DPR: Omnibus Law Ciptaker Bisa Jadi Surga atau Neraka Tergantung Kita
NASIONAL <https://www.jawapos.com/nasional/>
1 Februari 2020, 15:12:52 WIB


JawaPos.com – Rencana pembuatan omnibus law Cipta Lapangan Kerja (Ciptaker)
masih menuai perdebatan. Penolakan terbesar dikhawatirkan datang dari
kalangan buruh. Mereka khawatir ada hak-hak buruh yang dihilangkan apabila
omnibus law ini disahkan.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Melki Laka Lena mengatakan, omnibus law ini
bisa menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi bisa menguntungkan semua
pihak, atau bisa menguntungkan satu pihak tertentu, atau bahkan merugikan
semua pihak. Oleh karena itu harus dibahas bersama secara seksama agar bisa
menguntungkan semua pihak.

“Undang-undang ini menjadi neraka maupun surga itu urusan kita bersama
juga,” kata Melki di Menteng, Jakarta, Sabtu (1/2).

Melki meminta kepada semua pihak baik itu pengusaha maupun buruh untuk
tidak saling ngotot-ngototan terhadap argumentasi masing-masing. Setiap
pihak jangan mencari keuntungan pribadi. Semuanya harus berjalan bersama
untuk kepentingan bersama.

“Kita harus keluar dari perangkap bahwa seolah-olah Undang-unang itu hanya
menguntungkan salah satu unsur,” imbuhnya.

Di sisi lain, Melki memastikan DPR akan membela kepentingan rakyat,
terutama hak para buruh. Namun, dewan juga memikirkan nasib para pengusaha.
Karena mereka pun dibutuhkan untuk membuat perekonomian bangsa terus tumbuh..

Pasalnya, buruh tanpa pengusaha tidak akan bisa bekerja. Begitu pula dengan
pengusaha, membutuhkan buruh untuk mencari keuntungan. Oleh karena itu,
perlu adanya simbiosis mutualisme antara keduanya melalui omnibus law
Ciptaker ini.

“Semua harus duduk bersama Sehingga kemudian iklim yang kita bangun
poin-poin dalam cipta lapangan kerja ini (bisa saling menguntungkan),”
pungkas Melki.

Editor : Kuswandi

Reporter : Sabik Aji Taufan

Kirim email ke