Berita terbaru, laporan terakhir kemarin tgl. 06-02-2020:
Penambahan terjangkit Virus Corona: *3694* org. ; Total: *28018* org.
*Meninggal:**563* org. ; *Sembuh: 1153 *org.
Perlu diketahui, pada saat satu bangsa menghadapi musibah kebutuhan
peralatan pengobatan menjadi KEBUTUHAN MENDESAK, begitulah beberapa
negara sahabat, termasuk Indonesia dengan ringan tangan memberi BANTUAN
tanpa berkoar-koar, ... sebaliknya Amerika ternyata *TIDAK* mengirim
bantuan, tapi kemana-mana berteriak menawarkan "BANTUAN" dan sejak awal
hanya membuat gaduh, menciptakan suasana tegang dan panik saja!
-------- Forwarded Message --------
Subject: [GELORA45] 1.020 orang sembuh dari corona, China berterima
kasih kepada Indonesia
Date: Thu, 6 Feb 2020 19:20:11 +0100
From: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>
--
j.gedearka <[email protected]>
https://www.antaranews.com/berita/1281265/1020-orang-sembuh-dari-corona-china-berterima-kasih-kepada-indonesia
1.020 orang sembuh dari corona, China berterima kasih kepada Indonesia
Kamis, 6 Februari 2020 06:46 WIB
1.020 orang sembuh dari corona, China berterima kasih kepada Indonesia
Sebanyak tujuh orang yang terinfeksi 2019-nCoV diizinkan meninggalkan
Rumah Sakit Zhejiang University di Hangzhou, China, Rabu (5/2), setelah
dinyatakan sembuh total dari virus mematikan itu. (ANTARA/HO-ChinaNews/mii)
*Sumbangan itu bentuk belas kasih sayang mereka kepada kami yang sangat
mendalam. Antarteman saling membutuhkan. Saya ingin mengucapkan teriima
kasih kepada semua*,
Jakarta (ANTARA) - Angka kesembuhan wabah penyakit pneumonia yang
diakibatkan oleh paparan virus corona di China sudah mencapai angka
1.020 orang yang boleh meninggalkan rumah sakit, Beijing pun
menyampaikan terima kasih kepada Indonesia.
Data otoritas kesehatan setempat (NHC) yang diterima ANTARA pada Kamis
pagi angka kesembuhan itu jauh melampaui angka kematian yang mencapai
493 orang.
Meskipun demikian masih ada 3.219 orang lagi yang saat ini dalam kondisi
kritis setelah terinfeksi virus jenis baru 2019-nCoV tersebut.
Jumlah orang yang positif mengidap 2019-nCoV juga telah mencapai 24.447,
sedang yang berstatus terduga sebanyak 23.260 orang.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying menyampaikan
terima kasih yang sebesar-besarnya kepada negara sahabat, termasuk
Indonesia yang telah membantu menanggulangi virus mematikan itu.
*Baca juga:Perempuan terinfeksi corona di China melahirkan bayi sehat
<https://www.antaranews.com/berita/1281237/perempuan-terinfeksi-corona-di-china-melahirkan-bayi-sehat>
Baca juga:Pakar komunikasi: Informasi tentang virus corona "over
communicate"
<https://www.antaranews.com/berita/1281159/pakar-komunikasi-informasi-tentang-virus-corona-over-communicate>*
"Sejauh ini ada 21 negara yang telah membantu kami, yakni Korea Selatan,
Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Kazakhstan, Pakistan, Jerman,
Inggris, Prancis, Hungaria, Belarusia, Turki, Iran, Uni Emirat Arab,
Aljazair, Mesir, Australia, Selandia Baru, Trinidad and Tobago, dan
UNICEF," sebut diplomat perempuan itu.
"Sumbangan itu bentuk belas kasih sayang mereka kepada kami yang sangat
mendalam. Antarteman saling membutuhkan. Saya ingin mengucapkan teriima
kasih kepada semua," katanya.
Sebelumnya, Indonesia telah mengirimkan beberapa masker dan alat
kesehatan lainnya kepada China.
Bantuan itu ada yang dikirimkan melalui pesawat Garuda Indonesia ke
Beijing dan ada pula yang dibawa langsung pesawat Batik Air saat
menjemput 238 warga negara Indonesia dari lokasi episentrum wabah
2019-nCoV Wuhan, Provinsi Hubei, pada Sabtu (1/2).
*Baca juga:Sembuh dari corona, sopir taksi Thailand dukung Wuhan tetap
berjuang
<https://www.antaranews.com/berita/1280925/sembuh-dari-corona-sopir-taksi-thailand-dukung-wuhan-tetap-berjuang>
Baca juga:Pemerintah dirikan pos kesehatan tiap puskesmas di Natuna
<https://www.antaranews.com/berita/1280957/pemerintah-dirikan-pos-kesehatan-tiap-puskesmas-di-natuna>*
Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Mulyo Sunyoto