-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1299422/turis-china-di-prancis-meninggal-kematian-pertama-di-eropa



Turis China di Prancis meninggal, kematian pertama di Eropa

Sabtu, 15 Februari 2020 20:02 WIB

Ilustrasi virus corona baru atau 2019-nCoV (Pixabay) (Pixabay)
Paris (ANTARA) - Seorang turis lanjut usia asal China meninggal dunia akibat 
virus COVID-19 di Prancis, setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit.

Menteri Kesehatan Prancis, Agnes Buzyn mengatakan pada Sabtu, kasus tersebut 
menjadi kematian pertama akibat virus corona di Eropa.

Prancis sendiri mencatat telah ada 11 kasus penyebaran virus COVID-19, dari 
total 63.850 yang terjangkit di dunia dengan mayoritas pasien berada di China. 
Virus tersebut telah menewaskan hampir 1.400 jiwa.

Agnes Buzyn mengatakan pihaknya mendapatkan informasi pada Jumat, bahwa korban 
meninggal dunia tersebut merupakan seorang pria berusia 80 tahun. Sebelumnya, 
dia dirawat di rumah sakit Bichat, di bagian utara kota Paris, sejak 25 Januari 
lalu. Dia tutup usia akibat infeksi paru-paru yang disebabkan oleh virus corona.

Di luar daratan China, terdapat 500 kasus di sekitar 24 negara dan teritori 
China. Hingga kematian yang terjadi di Prancis, tercatat tiga orang telah 
meninggal dunia akibat COVID-19, yakni satu orang di Jepang, satu orang di Hong 
Kong, dan satu lagi di Filipina.

Sumber: Reuters
Baca juga: Uni Eropa siap dukung penanganan COVID-19 di ASEAN
 

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020





Kirim email ke