Komunitas Internasional Memberikan Penilaian Objektif Terhadap
Penanggulangan Wabah di Tiongkok
2020-02-20 11:42:26
http://indonesian.cri.cn/20200220/b1689305-6516-2d21-bd8c-5a5eec87bc3f.html
Presiden Tiongkok Xi Jinping hari Selasa (18/2) atas undangan
melakukan kontak telepon secara terpisah dengan Presiden Perancis
Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson. Pada saat
krusial Tiongkok melawan wabah virus corona, komunitas internasional
sekali lagi menyampaikan salam dan dukungan kepada Tiongkok, dan
memberikan penilaian objektif terhadap upaya Tiongkok untuk melawan
wabah, sementara mengekspresikan keinginan untuk bersatu padu dan
bekerja sama, dan terus menyediakan lebih banyak dukungan kepada
Tiongkok untuk mendorong pengontrolan wabah.
Dalam kontak telepon dengan pemimpin Inggris dan Perancis, Presiden Xi
mengeluarkan tiga informasi yang jelas, yakni pertama, perubahan positif
muncul dalam pencegahan dan pengontrolan wabah, dan langkah pengontrolan
sedang mencapai hasil yang nyata; Kedua, Tiongkok mempunyai keyakinan
dan kemampuan untuk mewujudkan target pembangunan ekonomi dan sosial
tahun ini; Ketiga, Tiongkok akan terus mengadakan kerja sama dengan
komunitas internasional dengan sikap terbuka dan transparan.
Pada tanggal 18 Februari, selain Hubei, jumlah kasus terdiagnosa baru di
Daratan Tiongkok menurun berturut-turut selama 15 hari. Jumlah kasus
terdiagnosa di negara dan daerah lain di dunia kini tidak sampai 1%
dalam jumlah total kasus terdiagnosa. Dilihat dari keadaan tersebut,
langkah pengontrolan wabah yang diambil oleh Tiongkok secara menyeluruh
dan paling ketat serta paling tuntas tidak saja melindungi kesehatan
fisik warga negaranya sendiri, juga telah mememelihara keamanan
kesehatan publik sedunia.
Kini, seiring dengan dicapainya hasil nyata di bidang pengontrolan
wabah, berbagai daerah Tiongkok mulai memulihkan produksi secara
bertertib. Keuletan ekonomi, rungan kebutuhan domestik yang luas,
fondasi industri yang kokoh, semua ini merupakan keyakinan Tiongkok
untuk mewujudkan target pembangunan tahun ini dan juga adalah sumber
tenaga pertumbuhan global.
Persatuan dan keyakinan lebih berharga daripada apa saja. Setelah
terjadinya wabah, Tiongkok melawan wabah dengan terutama mengandalkan
kekuatan rakyatnya sendiri, sementara mendapat pemahaman dan dukungan
komunitas internasional. Pada era globalisasi, tiada negara manapun
dapat menanggulangi resiko denga kekuatannya sendiri. Terhadap dukungan
komunitas internasional ketika Tiongkok menghadapi kesulitan, rakyat
Tiongkok tidak akan melupakannya.
Wabah pasti akan berlalu, tapi semangat gotong royong, ide senasib
sepenanggungan mendalam yang diperoleh pada saat sulit akan menjadi
peluang baru demi mendorong maju kerja sama.
Kemlu Tiongkok: Masyarakat Internasional Diharapkan Menentang Teori
Konspirasi dan “Virus Politik” Lain
http://indonesian.cri.cn/20200220/f3a827e9-b1a7-2de6-fbba-271acf841316.html
2020-02-20 15:21:28
Jurubicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang hari ini (20/2)
dalam jumpa pers online menyatakan, pihak Tiongkok berharap agar
masyarakat internasional hendaknya melawan bersama virus corona tipe
baru COVID-19, sementara juga menentang bersama dan memboikot teori
konspirasi dan “virus politik” lainnya.
Baru-baru ini, sejumlah kecil individu dan media menduga bahwa virus
corona tipe baru mungkin berasal dari “rencana perang biologis” dan
merupakan “senjata biokimia” yang bobol dari suatu laboratorium. Geng
Shuang menyatakan hal tersebut ketika menanggapi pertanyaan terkait.
Pertunjukan Cahaya Menara Kebebasan Iran Digelar Untuk Mendukung Upaya
Tiongkok Melawan Wabah
http://indonesian.cri.cn/20200219/d99c61f9-30bb-1268-155a-47bb253a5a0a.html
2020-02-19 16:33:38
图片默认标题_fororder_Iran2020021901
Untuk mendukung upaya penanggulangan wabah COVID-19 di Tiongkok,
pemerintah Kota Teheran Iran mulai dari pukul 20 kemarin malam (18/2)
waktu setempat menggelar kegiatan pertunjukan cahaya lampu selama 1 jam
di Menara Kebebasan atau Menara Azadi yang simbolis di Iran.
图片默认标题_fororder_Iran2020021902
Deputi Walikota Teheran Gholam Hossein Mohammadi menyatakan, Iran dan
Tiongkok memiliki sejarah persahabatan yang lama, Tiongkok sekarang
sedang menghadapi kesulitan dan tantangan, maka pada saat yang istimewa
ini, Kota Teheran ingin mendukung Tiongkok dengan caranya sendiri.
图片默认标题_fororder_Iran2020021903
Dikatakannya, “Menara Kebebasan adalah simbol dan lambang penting Kota
Teheran, itu tak pelak inspirasi kepada rakyat Tiongkok dalam rangka
menyampaikan salam dan restu rakyat Teheran dan Iran. Pertunjukan cahaya
lampu yang berberlangsung selama 1 jam itu memperlihatkan pendirian Iran
kepada masyarakat internasional. Iran berharap, dengan upaya bersama
pemerintah dan rakyat Tiongkok, krisis kali ini pasti dapat diatasi
secepat mungkin.”