https://www.jawapos.com/ibu-kota-baru/24/02/2020/bappenas-sebut-pembangunan-tol-dan-mall-jadi-incaran-swasta-di-ikn/


Pembangunan Tol dan Mal Menjadi Incaran Swasta di Ibu Kota Baru
*24 Februari 2020, 16:58:45 WIB*

*JawaPos.com – *Ibu Kota baru di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi incaran
investasi bagi investor. Ada sejumlah potensi yang dapat digarap para
investor. Di antaranya pembangunan jalan tol dan pusat perbelanjaan.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Bappenas Rudy Prawiradinata mengatakan,
pihaknya masih melakukan analisis terkait rencana investasi yang dilakukan
pihak swasta di ibu kota negara (IKN).

Beberapa pihak sudah menyatakan minat untuk berinvestasi. Namun, Rudy masih
enggan untuk mejelaskan bentuk ketertarikan para investor tersebut.
Alasannya, pemerintah tidak ingin terburu-buru dalam menerima investasi
yang masuk. Semua harus dipilah terlebih dahulu untuk memilih mana yang
benar-benar tepat untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia.

“Yang kita siapkan mengenai kebutuhan pembiayaannya. Mengenai nanti siapa
yang masuk jadi investornya, kita lihat saja perkembangannya,” kata Rudy di
Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta,
Senin (24/2).

Saat ini, Bappenas  tengah melakukan *mapping* pada proyek-proyek yang
dianggap potensial untuk bekerja sama dengan swasta lewat skema kerjas ama
pemerintah dan badan usaha (KPBU).

“Kalau yang KPBU swasta itu kita lihat berdasarkan potensi-potensi yang ini
bisa ditawarkan ke swasta. Swasta kan kalau nggak bagus, kalau nggak
*feasible* (layak) dia mana mau. Jadi kita sudah lihat juga,” katanya.

Yang di maksudkan sebagai proyek potensial adalah fasilitas yang biasanya
digunakan masyarakat, seperti jalan tol hingga mal.

“Swasta nggak usah ditawarin juga pasti mau. Apalagi lokasinya sangat
menguntungkan. Secara melihatnya seperti itu (keuntungan),” ungkap dia.

Seperti diketahui, berdasar hasil penghitungan awal untuk pembangunan ibu
kota baru, disebutkan bahwa dana yang harus disiapkan sebesar Rp 46
triliun. Pendanaan mulai dari investor swasta yang sebesar Rp 123,2
triliun, sedangkan BUMN lewat skema KPBU sebesar Rp 253,4 triliun dan APBN
sebesar Rp 89,4 triliun.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Saifan Zaking

Kirim email ke