Banjir di Jakarta adalah kehendak di Atas Sana., ini sesuai dengan kepercayaan manusia manoritas, lihat saja kalau masa kemarau panjang, maka diadakan doa bersama di alon-alon denan permohonan agar diturunkan hujan. Selain itu manusia merusak alam yang diciptakannya, salah satu ialah membuang sampah seenaknya saja, sungai bisa menjadi sumber air bersih dan tempat rekreasi dijadikan tempat sampah dan tempat berak umum. Jadi mungkin yang di Atas Sana itu murka maka dituangkanlah air bah agar dibersihkan najis-njais manusia dan juga supaya masuia sadar akan kebodohannya dan kalu sadar bisa berbuat sepatutnya supaya bersama bisa hidup nyaman, tampa murka di atasa sana itu. hehehehehe
https://nasional.kompas.com/read/2020/02/27/16181021/istana-banjir-jakarta-tanggung-jawab-bersama-tak-hanya-beban-pemprov-dki?utm_source=insider&utm_medium=web_push&utm_campaign=istanabanjirbersama_20.00&webPushId=NDA4ODc= *Istana: Banjir Jakarta Tanggung Jawab Bersama, Tak Hanya Beban Pemprov DKI * Kompas.com - 27/02/2020, 16:18 WIB Penulis Ihsanuddin | Editor Diamanty Meiliana JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Presiden bidang sosial Angkie Yudistia turut menyampaikan keprihatinan atas musibah banjir yang menimpa Jakarta di awal pekan ini. Ia menegaskan, banjir di ibu kota adalah tanggung jawab bersama. "Jakarta bukan sekedar kota biasa, Jakarta adalah ibukota. Tentu tanggung jawab adalah milik bersama. Tidak hanya membebankan kepada pemerintah provinsi, namun pemerintah pusat juga terus berupaya agar hal serupa tidak terjadi lagi," kata Angkie dalam keterangan tertulis, Kamis (27/2/2020). *Baca juga*:* Ini Wilayah yang Listriknya Masih Padam Akibat Banjir* Mengutip BMKG, Angkie menyebut banjir terjadi karena intensitas hujan di wilayah Indonesia, khususnya Jakarta, yang cenderung ekstrem. Sementara drainase kita belum bisa menampung debit air yang sangat tinggi. "Selama ini, intensitas hujan adalah lebat. Namun sekarang, ada peningkatan ke level ekstrem," kata Angkie. Oleh karena itu, ia menyebut pemerintah pusat telah menyiapkan pompa-pompa mobile di sejumlah titik untuk mampu mengalirkan debit air yang tinggi sehingga meminimalkan potensi banjir kedepan. *Baca juga*: *Ketua DPRD DKI Minta Fraksi-fraksi Serahkan Nama Anggota Pansus Banjir* Untuk jangka panjang, pemerintah pusat akan menyiapkan rumah pompa di sejumlah titik. "Nanti terkait perawatannya akan dilakukan oleh pemerintah provinsi," sambung Angkie. Angkie memastikan, Istana selalu mengambil langkah terbaik dalam penanganan banjir baik di Ibukota Jakarta, maupun seluruh wilayah indonesia. "Dan khususnya Jakarta sebagai Ibukota yang tentu penanganannya juga melekat kepada pemerintah pusat," ucap Angkie. Penulis : Ihsanuddin Editor : Diamanty Meiliana
