Wakil Tiongkok Bantah Argumentasi Salah tentang Masalah Xinjiang dan
 Hong Kong

http://indonesian.cri.cn/20200229/3979e3b8-2d22-b6dd-2b2d-800b36a5edb5.html
2020-02-29 13:47:09

Duta Tiongkok untuk Perwakilan PBB di Jenewa Jiang Duan kemarin (28/2) di depan pertemuan HAM PBB membantah argumentasi keliru yang dilontarkan Australia, Inggris, Belgia, Eslandia dan Luxemburg serta segelintir organisasi non pemerintah terkait isu Xinjiang dan Hong Kong.

Jiang Duan menyatakan, masalah Xinjiang bukanlah isu terkait HAM, agama atau pun etnis, melainkan masalah anti terorisme dan anti separatisme. Daerah Otonom Uyghur Xinjiang Tiongkok telah mengambil serangkaian langkah anti terorisme dan deekstremisasi, termasuk pembentukan pusat latihan keterampilan kerja. Kini langkah-langkah itu sudah mencapai hasil yang positif. Saat ini semua peserta kurus latihan dan penataran di pusat tersebut sudah diwisuda, dan diintegrasikan kembali dengan masyarakat atas bantuan pemerintah setempat. Tiongkok menyambut Komisaris Senior Hak Asasi Manusia PBB, Veronica Michelle Bachelet Jeri berkunjung ke Xinjiang, Tiongkok pada tahun ini. Tiongkok sudah berkali-kali mengundang para duta besar negara-negara Eropa untuk Tiongkok berkunjung ke Xinjiang, akan tetapi undangan ditolak dengan berbagai alasan. Negara-negara itu tidak berniat melakukan kunjungan ke Xinjiang, malah terus mengkritik Tiongkok dalam di Dewan HAM PBB. Tingkah lakunya itu telah mengundang keraguan masyarakat atas motivasi politiknya.

Mengenai masalah Hong Kong, Jiang Duan menunjukkan, urusan Hong Kong semata-mata adalah urusan dalam negeri Tiongkok, yang tak boleh dicampur oleh kekuatan asing mana pun. Ada negara yang sengaja menutup matanya terhadap serangan para perusuh kekerasan radikal terhadap para petugas polisi dengan menggunakan senjata fatal, malah main tuding terhadap satuan petugas polisi yang profesional dan menahan diri. Ini telah sepenuhnya mengungkapkan standar ganda yang diterapkannya.

Jiang Duan mendesak negara dan organisasi terkait agar melepaskan prasangka dan kesombongannya, menghentikan tuduhannya yang tidak beralasan.

Kirim email ke