Bung sedang ngeyel atau mengada-ada, ...??? Atau memang ada data lain
yang lebih akurat menyatakan 2 orang yang di Depok belum terditeksi?
Lha, jelas pemberitaan di Kompas yang bung Fw. kan dibawah : dinyatakan
*POSITIF Corona*! Masih juga "BELUM ADA" dan "TIDAK TERDITEKSI"?
BREAKING NEWS: Jokowi Umumkan Dua Orang di Indonesia Positif Corona
https://amp.kompas.com/nasional/read/2020/03/02/11265921/breaking-news-jokowi-umumkan-dua-orang-di-indonesia-positif-corona
Artikel ini telah tayang diKompas.com <http://kompas.com/>dengan
judul*"Dua WNI yang Positif Virus Corona Tinggal di Depok",*
https://nasional.kompas.com/read/2020/03/02/12041761/dua-wni-yang-positif-virus-corona-tinggal-di-depok?page=all#page2.
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Kristian Erdianto
On 3/3/2020 上午11:31, ajeg [email protected] [GELORA45] wrote:
Jangan bingung. "BELUM ADA" dan "TIDAK TERDETEKSI" adalah 2 hal berbeda.
Contoh, 2 orang terjangkit corona di Depok itu terungkap BUKAN karena
hasil deteksi medis.
--- SADAR@... wrote;
Jelas, Bung SENDIRILAH YangBINGUNGsebenarnya! Hehehee, ...
Bagaimana tidak?!
Pada saat di Nusantara BELUM ada kasus terjangkit Covid-19 atau
penyakit menular, kenapa harus diserukan warga pakai masker? Tidak
salah mengatakan *masker dipakai untuk orang sakit!* Biar jangan
menularkan pada orang lain yang SEHAT, ...! Yang sehat TIDAK USAH,
...!
*Setelah ada kasus terjangkit Covid-19, baru diminta warga pakai
MASKER, ...!* Mengapa?
Karena kenyataan Covid-19 ini jenis baru muncul yang BELUM ada
OBAT nya! Dan, ... masa inkubasinya bisa 2 hari sampai 24 hari!
Jadi, orang yang BELUM ada gejala sakit sama sekali, juga bisa
menjadi penyebar virus Covid-19!!! Begitulah seorang pengusaha
Italy yang pulang kembali dari Wuhan, menjadi penyebar Covid-19 di
perusahaan-induk di Italy, sekalipun dirinya BELUM sakit! Belum
batuk-batuk, juga belum panas tinggi, sedang beberapa rekannya di
perusahaannya kena Covid-19 lebih dahulu! Dia sendiri baru muncul
gejala sakit setelah lewat 14 hari!
Jadi, karena ada masa inkubasi yang katanya bisa mencapai lebih 20
hari, ... setiap orang tidak akan jelas apakah dirinya sudah
terjangkit Covid-19! Ada perlunya setiap warga pakai masker, ...
agar tidak tertular oleh orang yang "sehat" penular Covid-19 itu!
Apalagi ditengah kerumunan banyak orang, tidak ada yg bisa
pastikan diantara mereka siapa yang pembawa Covid-19! Ada kisah di
HK, 29 orang ngumpul makan bersama, diantara mereka ternyata 2
orang (nenek dan cucu serumah) sudah terkena Covid-19, jadi
menularkan Covid-19 itu pada 11 orang diantara 29 orang itu!
Lalu bergunakah pakai MASKER? Ada beberapa kisah di pasar Huanan
yang dinyatakan sumber Covid-19 di Wuhan itu, seorang pengusaha
toko kecil persis diatas pasar binatang liar Huanan, dan setiap
hari kerja dan pulang harus melewati kedai penjual binatang liar
itu, ... setelah di medsos terdengar ada wabah SARS merebak di
pasar Huanan sebagaimana dikeluarkan dr. Li Wenliang di tgl. 30
Des.2019 itu, dia cukup cerdas dan waspada, serumah bertiga, istri
dan putra nya, pakai masker, ... dan loloslah mereka bertiga!
Sebaliknya dr. Li yang bilang ada wabah SARS, agar 8 rekannya di
grup WeChat WASPADA, tetap tidak pakai masker praktek di RS, jadi
tertular dan akhirnya meninggal dunia tidak tertolong!
On 3/3/2020 上午7:35, ajeg wrote:
Pemerintah bingung terus. Menteri kesehatan bilang masker hanya
untuk pasien, sedangkan kementerian perhubungan minta warga pakai
masker.
-
Harga Masker Tinggi, Menkes: Salah mu Sendiri Kok Beli
"Enggak usah (pakai masker). Masker untuk yang sakit," kata dia.
https://amp.kompas.com/nasional/read/2020/02/15/17364441/harga-masker-tinggi-menkes-salahmu-sendiri-kok-beli
Corona Serang RI, Warga Diminta Pakai Masker
http://detik.id/6oRe7m