Maksudnya belajar toleransi dari minoritas indonesia terhadap mayoritas. Kalo
didiskriminasi, ditindas, diperlakukan bak hewan, harus sabar, jangan protes
karena ya percuma. Ga akan didengar oleh pejabatnya juga. Sent from my Verizon,
Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "Sunny ambon [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 3/3/20 10:00 AM (GMT-08:00) To:
Subject: [GELORA45] IndiaHarus Belajar kepada Indonesia Soal Toleransi
Benarkah pernyataan India harus belajar toleransi dari Indonesia ataukah
ini hembusen kentut?
https://www.beritasatu.com/politik/604243/india-harus-belajar-kepada-indonesia-soal-toleransi
India
Harus Belajar kepada Indonesia Soal Toleransi
Anggota
Komisi III DPR Andi Rio Padjelangi ( Foto: Istimewa )
Siprianus
Edi Hardum / EHD Sabtu,
29 Februari 2020 | 22:13 WIB
Jakarta,
Beritasatu.com -
Anggota Komisi III DPR Andi Rio Padjelangi menyatakan rasa
keprihatinannya atas tewasnya puluhan umat muslim India yang
dibunuh, dianiaya hingga rumah dan masjid yang dibakar. Tewasnya
puluhan umat muslim itu merupakan pelanggaran hak asasi manusia
(HAM) yang sadis dan sangat biadab.
"Partai
Golkar prihatin dan berduka cita atas insiden yang telah memakan
korban jiwa ini, " kata Andi Rio yang juga Ketua Bidang HAM
DPP Partai Golkar, di Jakarta, dalam siaran persnya, Sabtu
(29/2/2020).
Tokoh
muda partai berlambang beringin itu menyesalkan negara India
gagal
membangun komunikasi untuk meredam aksi unjuk rasa yang kini
telah
berujung pada tewasnya sejumlah orang, baik dari sisi umat
Muslim
maupun Hindu.
"Negara
India mestinya bisa belajar dari Indonesia yang mampu menjaga
toleransi antarumat beragama. Kami harap umat Islam di India,
dihormati secara layak, " kata Andi yang juga Wakil Ketua
Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI itu.
Kepala
Menteri New Delhi Arvind Kerjiwal menyebut kekerasan yang telah
berlangsung selama tiga hari itu "mengkhawatirkan" dan
mengatakan polisi telah kehilangan kepercayaan publik. "Tentara
harus dipanggil dan jam malam diberlakukan di daerah yang
terkena
dampak di timur laut kota segera," katanya sebagaimana
dilansir Independent, Rabu (26/2/2020) waktu setempat.
Laporan
dan video saksi di media sosial menunjukkan sebuah tempat ibadah
muslim dibakar dan sebuah masjid dirusak dan dibakar di
lingkungan
Ashok Nagar, dengan bendera dewa Hindu Hanuman dikibarkan di
atapnya.
Jumlah
korban yang terluka dalam bentrokan, baik Hindu dan Muslim,
telah
meningkat tajam, melebihi 250 orang. Pejabat rumah sakit
mengatakan
mereka merawat banyak korban karena luka tembak, sementara yang
lain dipukuli dengan tongkat, menderita luka tikam atau terluka
karena melompat dari ketinggian.
Dilansir
dari BBC, setidaknya 13 orang tewas (baik Hindu maupun Muslim)
terbunuh dalam kerusuhan tersebut. Sumber lain mengatakan, 23
orang
tewas. Dari 13 korban tewas, seorang polisi dinyatakan gugur.
Dia
bernama Ratan Lal. Selain itu, ada seorang reporter saluran
lokalIndia JK 2. “Kejadian ini tidak sepantasnya terjadi di era
seperti ini, terjadi sebuah sentimen yang luar biasa sehingga
menelan korban dan lainnya," kata dia.