https://jatim.suara.com/read/2020/03/03/062500/pemuka-agama-cabuli-jemaatnya-selama-17-tahun-ketahuan-saat-akan-menikah
*Pemuka Agama Cabuli Jemaatnya Selama 17 Tahun, Ketahuan Saat akan Menikah*

Chandra Iswinarno

Selasa, 03 Maret 2020 | 06:25 WIB

[image: Pemuka Agama Cabuli Jemaatnya Selama 17 Tahun, Ketahuan Saat akan
Menikah]Aktifis perempuan Jeanie Latumahina. [Suara.com/Achmad Ali]

*Dengan terbongkarnya aksi bejat itu, lanjut Jeanie, korban mengalami
depresi berat.*


*SuaraJatim.id - *Seorang *pemuka agama*
<https://www.suara.com/tag/pemuka-agama> di *Surabaya*
<https://www.suara.com/tag/surabaya> diduga mencabuli jemaatnya. Tak
tanggung-tanggung, pemuka agama berinisial HL tersebut mencabuli korbannya
selama 17 tahun atau sejak korban masih berumur 9 tahun.

Aktifis perempuan Jeanie Latumahina yang diminta mengawal kasus tersebut,
telah melaporkannya ke Polda Jatim pada Kamis (20/2/2020) dengan nomor LPB/
155/ II/ 2020/ UM/ SPKT itu mengemukakan, terungkapnya kasus tersebut. Dia
mengemukakan, kasus mulai terkuat ketika korban berinisial IW (26) akan
melangsungkan pernikahan.

Keluarga IW menyampaikan, bahwa pemberkatan pernikahan akan dilangsungkan
di gereja yang dipimpin HL. Namun, IW mendadak histeris dan menolak keras
jika pemberkatan dipimpin HL.

"Jadi ketika anak ini akan melangsungkan pernikahan di gereja tersebut, dia
menolak. Dia akhirnya menceritakan hal yang semestinya tidak terjadi di
tempat ibadah itu," jelas Jeanie saat ditemui di Sentra Pelayanan
Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim pada Senin (2/3/2020).

Dengan terbongkarnya aksi bejat itu, lanjut Jeanie, korban mengalami
depresi berat. Menurutnya saat ini yang dibutuhkan oleh korban yakni
dukungan dari keluarga dan masyarakat.

"Kehadiran kami di sini memberikan support. Karena dia mengungkapkan
sesuatu yang semestinya tidak dialami oleh perempuan-perempuan Indonesia
dan saya sangat sedih akan hal ini, apalagi dilakukan oleh orang yang
semestinya dia menjadi pemimpin dan dia membimbing anak tersebut," ujarnya.

Jadi, lanjutnya, Jeannie juga menyuarakan untuk perempuan-perempuan
Indonesia, ketika mereka mengalami kekerasan dalam bentuk apapun jangan
pernah merasa takut untuk melaporkan kepada pihak yang berwajib.

"Karena ada undang-undang perlindungan perempuan dan anak yang mengatur dan
memang melindungi hak-hak perempuan dan anak di Indonesia," katanya.

Lebih lanjut, dia juga berharap, pihak kepolisan segera mengungkap kasus
ini dengan jelas. Biar tidak ada lagi perempuan di Indonesia jadi korban
kekerasan sekssual.

"Pastinya, saya pikir penyidik di Polda Jatim akan mengungkapkan hal ini
secara jelas ya. Saya hadir di sini sebagai permintaan dari keluarga korban
untuk melihat proses yang sudah dilaporkan di Polda Jatim," katanya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo saat ditanya
sejauh mana penyelidikan kasus tersebut, masih belum bisa memberikan
penjelasan secara detail.

"Saya pelajari berkas perkaranya dulu ya," katanya.





   ATIM | 18:29 WIB *Kepala Sekolah Perkosa Siswi Sejak SD hingga SMA,
   Pernah *
   
<https://jatim.suara.com/read/2020/02/24/182926/kepala-sekolah-perkosa-siswi-sejak-sd-hingga-sma-pernah-dicabuli-di-kelas>

   *Dicabuli di Kelas*
   
<https://jatim.suara.com/read/2020/02/24/182926/kepala-sekolah-perkosa-siswi-sejak-sd-hingga-sma-pernah-dicabuli-di-kelas>
   -

   - JATIM | 06:45 WIB*Selain Digebuki Tabung Gas, Totok Tusuk Kemaluan
   Mertua Pakai Gunting*
   
<https://jatim.suara.com/read/2020/02/27/064500/selain-digebuki-tabung-gas-totok-tusuk-kemaluan-mertua-pakai-gunting>



   - JATIM | 07:00 WIB* Skandal Rudi Sang Kekasih Janda, Emaknya Dipacari
   dan Anaknya Dicabuli
   
<https://jatim.suara.com/read/2020/02/26/070000/skandal-rudi-sang-kekasih-janda-emaknya-dipacari-dan-anaknya-dicabuli>*

Kirim email ke