Bung Chan, yang meninggal pada bulan November yg lalu di container di Inggris
adalah orang2 dari Vietnam. Dimana saya setiap hari melihat berita TV news dr
AS dan World news. Saya pernah bekerja di AS dgn orang2 imigran dari Tiongkok
(selain dari Korea Selatan) dimana mereka hebat. Calon2 imigran bisa masuk AS
ada tiga golongan yaitu pertama yg kualifikasinya rendah dimana bisa bekerja di
tempat2 yg tidak laku utk pekerja2 AS seperti tukang pembuang sampah dll. Atau
kedua di pekerjaan yg bisa mengalahkan orang2 AS ("brain drain") atau ketiga
mengaku sebagai refugees. Jadi tidak perlu di bangga2 kan kalau bisa masuk dan
hidup/bekerja di AS. Biasanya orang2 dari golongan pekerja golongan pertama, yg
sering lebih American ekstrim dari orang Amerika sendiri. Entah sebagai imigran
apa Marthajan ini bisa masuk ke AS, bisa ekstrim bangga bisa di AS.
Sent from Yahoo Mail on Android
On Sat, Mar 7, 2020 at 5:11 AM, ChanCT<[email protected]> wrote:
Hehehee, ... bung Jo, masalahnya nenek yang satu ini juga hidup dan bermimpi
dalam tempurung saja! Bedanya yang satu ekstrim kiri yang ini ekstrim kanan
saja! Bagaimana tidak?
Yang diuar-uarkan sebagai fakta, hanya seperti gramofon rusak berputar disatu
tempat, itu-itu juga yang bunyi, ... orang Tiongkok mati didalam container
sudah entah belasan tahun yang lalu dijadikan fakta. Haaiiiyaa, ...
Padahal tantangan berat berada dihadapan AS, bagaimana mengatasi merebak nya
wabah Covid-19 yang mengancam! Entah gimana Trump sampai kemarin ini tetap saja
berusaha keras menutup-nutupi informasi, menghilangkan jumlah orang yang
terduga dan terpapar, ... dan yang mati. Begitu katanya negara yang "paling
demokrasi", transparan dan sangat terbuka menyampaikan fakta sesungguhnya???
Hahahaa, ...
On 7/3/2020 下午3:16, 'B.H. Jo' [email protected] [GELORA45] wrote:
Sekarang banyak orang2/akademisi yg asalnya dari Tkk balik ke Tkk karena
keadaannya di Tkk lebih baik, misal, institusi2 nya lebih banyak uang utk
riset, misal, computer yg tercepat didunia adalah di Tkk, radioteleskop yg
terbesar di dunia adalah di Tkk, supercollider yg terbesar didunia akan
dibangun di Tkk mengalahkan CERN di Swiss. Juga jangan sesumbar bhw AS hebat
utk kehidupan di dunia. AS barangkali sekarang no 15 didunia, setelah negara2
Skandinavia, Canada, Australia dan negara2 Eropa Barat lain. Selain itu
keamanan tidak terjamin. Setiap hari ada yg kena peluru nyasar. Saya pribadi,
tidak mau hidup di AS walaupun masih punya tempat tinggal disana dan setiap
saat bisa mendapat US citizenship tetapi tidak mau atau tidak ada harganya.
Sial2 entar kena peluru nyasar. Anak saya dari Harvard dan tidak susah utk
mendapat pekerjaan di AS tetapi kami senang dan tentram dimana dia balik ke
Kanada.
Kalau bisa di AS dan di bangga2 kan tetapi cuma menjadi seperti tukang cuci
piring, ya tidak perlu dibanggakan. Kalau bisa mengepalai orang2 putih, ya
boleh juga.
Sent from Yahoo Mail on Android
On Fri, Mar 6, 2020 at 11:36 PM, marthajan04 <[email protected]> wrote:
Loh itu fakta yg ada. Saya baca dari media. Apapun alasannya, kan itu
kelebihan US yg menarik minat buat orang mencari kehidupan yg lebih baik
terutama bagi keturunannya kelak.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message -------- From: "'B.H. Jo' [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 3/6/20 8:27 PM (GMT-08:00) To:
[email protected], ChanCT <[email protected]>,
[email protected], marthajan04 <[email protected]> Subject: Re:
[GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan
Kalau memberi komentar seharusnya berdasarkan dari fakta2 yg ada.
Orang Mexico dan orang Tiongkok pindah keluar negeri dgn "motif" lain.
Majoritas orang Mexico mau masuk/pindah ke Amerika utk mencari pekerjaan buruh
seperti di pertanian (memetik buah2an/sajur2 an) karena kemiskinan disana.
Sedangkan orang Tiongkok pindah ke LN (bukan ke AS saja) karena persaingan di
Tkk sangat berat. Dan mereka memikirkan masa depan anak2 mereka dimana
persaingan di bidang pendidikan dan pekerjaan di Tkk adalah yg paling
kompetitif dan sangat berat. Apalagi kalau mau masuk universitas, calon2
mahasiswa harus mengambil ujian yg namanya "Gaokao" yg terkenal "yg tersulit"
di dunia. Jadi utk menjadi mahasiswa di Tkk tidak gampang, apalagi di
universitas ternama.
- China's version of the American SAT and British A-level exams takes place
in June every year. It's called the gaokao, and is known as one of the toughest
exams in the world.
- Students across China are studying hard for the gaokao, the country's
notoriously tough national standardized test that can get them into
universities in countries including the US, UK, Italy, Australia, and Canada.
Sedangkan calon2 mahasiswa Tkk dgn gampang mengalahkan calon2 mahasiswa lain
di AS, terutama di bidang STEM. Maka dari itu, seperti kita ketahui di bagian
STEM di universitas/institusi ternama di AS seperti MIT, Harvard, Stanford,
Caltec, boleh dibilang di "kuasai" oleh mahasiswa2 keturuan dari Asia (termasuk
mahasiswa2 dari Tiongkok). Karena itu, di MIT dan Harvard penerimaan mahasiswa2
Asia dibatasi, yg melanggar UU anti diskriminasi di AS dan senang dituntut
secara hukum.
Dulu saya sebelum ada rencana pi ke Kanada, AS atau ke Australia, harus
mengambil ujian profesi dari ketiga negara ini karena ijazah universitas Jerman
tidak diakui oleh negara2 ini. Misal, AS cuma mengakui ijazah Kanada karena
sistim pendidikan akademiknya sama/mirip. Kanada dan Australia mengakui ijazah
UK/Inggris. Dari fakta2 yg ada, bisa dimengerti kalau ada orang2 Tkk yg pindah
ke negara2 Barat, ya alasan utama, karena anak2 mereka akan bisa bersaingan
dan berhasil masuk/diterima di universitas2 di negara2 Barat. Utk bisa masuk
universitas saja sudah mampir tidak mungkin di Tkk karena ujian Gaokao tsb
diatas.
On Friday, March 6, 2020, 06:15:07 PM CST, marthajan04
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
Hahaha ..... USA mau terpuruk saja warga seluruh dunia termasuk
dari Tiongkok masih berusaha masuk USA dengan segala cara sampe mempertaruhkan
nyawapun rela. Itu orang2 mexico ditembakipun masih berusaha masuk melalui
border yg dijaga ketat.
Dan china2 Tiongkok banyak yg mati merana ga bisa bernafas dan kelaparan
bersembunyi di kontainer barang. Apalagi kalo nanti jaya lagi. AS masih kaya.
Itu minyak di Alaska masih belum tersentuh.
Nah Tiongkok yg sudah banyak duit dan bangun Tiongkok dengan megahnya aja
masih banyak warganya yg mau ninggalkan untuk lari ke Negara2 maju lainnya..
Kumaha ieu ujang?
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message -------- From: "ChanCT [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 3/5/20 8:00 PM (GMT-08:00) To:
marthajan04 <[email protected]>, GELORA_In <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang warga dekati
perbatasan
Kerjasama apa??? Apanya CURIGA melulu??? Lha wong, selama ini Amerika hanya
bacotnya saja keras berteriak memberi "BANTUAN", tapi tak juga kunjung datang,
... terakhir Trump sudah bilang siap sumbang 100 juta Dollar, eeih esok nya
diRALAT sendiri, kalau itu bukan hanya untuk Tiongkok! Haaiiyaaa, dasar gembong
imperialisme yang sedang terpuruk, mau tegak berdiri kembali saja sudah
kesulitan, ...
On 6/3/2020 上午9:38, marthajan04 wrote:
Diajak kerja sama ga mau. Bawaannya curigation mulu. Sekarang nyalahin. 👎
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message -------- From: ChanCT <[email protected]>
Date: 3/5/20 5:22 PM (GMT-08:00) To: [email protected], marthajan04
<[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Korut ancam tembak pendatang,
China larang warga dekati perbatasan
Mengutamakan bangsa sendiri kalau BERLEBIH itu menjadi proteksionisme, MENUTUP
DIRI yang bertentangan dengan arus utama didunia yang sudah GLOBALISASI! Dan
dalam hal ini, ... tujuan Trump jelas untuk memencilkan Tiongkok dari dunia
saja!
Banyak cara bijaksana untuk mencegah penyakit menular, tidak mesti menolak dan
menutup PINTU rumah sendiri lalu bisa selamat! Apalagi belum ada kejelasan
kalau virus penyakit itu justru berada didalam rumah sendiri, ...??? Kenapa
tidak lakukan kerjasama mengatasi dan melawan virus yang merebak itu, lebih
menekankan KEBERSAMAAN daripada menutup diri!!! Bisa dan mungkinkah selamat
dengan menutup diri dijaman modern sekarang ini???
On 6/3/2020 上午8:43, marthajan04 [email protected] [GELORA45] wrote:
Mengutamakan bangsa sendiri kok disalahkan? Aneh. Rakyat milih pemimpinnya
ya untuk itu. Ngaco kalo kita utamakan anak tetangga dulu daripada anak kita.
Ga ada orang kaya gitu kecuali dongo. Cuma buat nyalahin musuh aja kan.
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message -------- From: "ChanCT [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 3/5/20 4:17 PM (GMT-08:00) To:
[email protected], marthajan04 <[email protected]> Subject: Re:
[GELORA45] Korut ancam tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan
Marah? Kenapa harus marah, ...? Itu kan hak penuh setiap negara bersikap
terhadap "ancaman Covid-19" yang akan dihadapi! Tapi, mengapa tidak boleh
ajukan pendapat maupun kritik terhadap sikap berlebih dan TIDAK BERSAHABAT
Trump? Mengapa pula ci Martha jadi begitu sensitive nya pendapat maupun
mengkritik Trump dianggap MARAH???
Dan, ... saya tetap meragukan kebenaran pemberitaan dibawah, "Korut ancam
tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan." Hubungan Tiongkok
-Korut tetap baik-baik saja! Dan kemarin ini dengar Tiongkok siap memberi
bantuan pada Korut yang sudah dilanda Covid-19, ...
Yang terjadi sebaliknya, Tiongkok daratan mengambil sikap PENCEGAHAN terjadi
arus balik! Menahan dengan mengkarantina setiap orang, termasuk WNTiongkok yang
datang masuk dari wilayah terpapar Covid-19! Khususnya Korsel, Jepang, Italy
dan Iran, ..! Jadi, sikap Tiongkok mencegah virus Covid-19 masuk, bukan menahan
BANGSA nya! BUKAN menolak TIONGKOK sebagai usaha memencilkan Tiongkok yang
dilakukan Trump untuk mendahulan dan utamakan Amerika! Masalah bencana virus
Covid-19 harus diatasi bersama-sama, dunia sudah saling terkait secara global,
tidak mungkin hanya diatasi hanya negara itu sendiri saja!
On 6/3/2020 上午4:24, marthajan04 [email protected] [GELORA45] wrote:
Gimana reaksi si bung kochan? Marah seperti ke si bung trump?
Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message -------- From: "'j.gedearka' [email protected]
[GELORA45]" <[email protected]> Date: 3/5/20 11:56 AM (GMT-08:00) To:
[email protected], Sahala Silalahi <[email protected]>, Oman Romana
<[email protected]> Subject: [GELORA45] Korut ancam tembak pendatang,
China larang warga dekati perbatasan
--
j.gedearka <[email protected]>
https://www.antaranews.com/berita/1338566/korut-ancam-tembak-pendatang-china-larang-warga-dekati-perbatasan
Korut ancam tembak pendatang, China larang warga dekati perbatasan
Kamis, 5 Maret 2020 20:57 WIB
Sebagian besar wilayah Provinsi Heilongjiang di timurlaut China yang
berbatasan dengan Rusia dan Korut tertutup salju. Tingginya intensitas hujan
salju dengan termperatur udara yang ekstrem pada musim dingin diduga menjadi
pemicu tingginya angka kasus COVID-19. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)
Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas ditembak apabila berada terlalu dekat
di wilayah perbatasan
Seoul, Korea Selatan (ANTARA) - Otoritas China memerintahkan warganya untuk
menjauhi area perbatasan dengan Korea Utara demi mencegah risiko ditembak oleh
tentara Korut, demikian keterangan dari warga setempat sebagaimana dipantau,
Kamis.
Pemerintah Korea Utara menutup perbatasannya dan melarang pendatang dari China
demi mencegah penyebaran virus corona jenis baru (COVID-19).
Warga setempat mengatakan peringatan itu disampaikan lewat pemberitahuan
tertulis yang disebar pada minggu ini. Imbauan tersebut menunjukkan keseriusan
pemerintah Korut mencegah penyebaran virus.
China dan Korut berbagi wilayah perbatasan sepanjang 1.400 kilometer (880
mil). Pada musim dingin, sungai di sana kerap membeku sehingga memungkinkan
warga untuk menyeberang perbatasan.
Warga China di Kota Jian dan Kota Baishan menerima peringatan mereka yang
berada terlalu dekat dengan perbatasan kemungkinan akan ditembak oleh aparat
dari Korut, demikian informasi dari tiga penduduk setempat.
"Kami diberi tahu kemungkinan akan tewas ditembak apabila berada terlalu dekat
di wilayah perbatasan," kata seorang pemilik restauran di Jian yang menolak
menyebut identitasnya. Perbatasan antara China di Kota Jian dengan Korut
ditandai dengan aliran Sungai Yalu yang mengalir di wilayah kedua negara itu.
Menurut peringatan tersebut warga dua kota di China itu dilarang memancing,
menggembalakan ternak, atau membuang sampah dekat sungai.
Korut juga meminta China agar meningkatkan penjagaan di perbatasan demi
mencegah kemungkinan ada warganya yang tertembak, mengingat Korut telah
meningkatkan status waspada terhadap virus corona jenis baru pada level
tertinggi..
"Petugas keamanan akan mengawasi wilayah perbatasan selama 24 jam sehari dan
tiap orang yang ditemukan (mendekati perbatasan) akan ditahan oleh kepolisian
China," kata otoritas setempat dalam surat peringatan itu.
"Mereka yang memaksa mendekati perbatasan akan ditembak (oleh tentara Korut)".
Pegawai urusan propaganda di Jian, yang menolak menyebut namanya,
mengonfirmasi isi peringatan tersebut dan mengatakan petugas di perbatasan juga
mengeluarkan larangan yang sama melalui pesan singkat.
"Selama pencegahan wabah berlangsung, warga dilarang melakukan seluruh
aktivitas seperti memancing di Sungai Yalu atau berteriak memanggil warga Korut
di seberang sungai," demikian isi peringatan yang disampaikan lewat pesan
singkat. Dalam peringatan itu, tidak ada pemberitahuan mengenai risiko ditembak
militer Korut.
Sampai saat ini, Kementerian Luar Negeri China belum bisa dimintai tanggapan.
Dilarang masuk
Pemerintah Korea Utara menerapkan pernah menerapkan larangan masuk terhadap
pendatang saat dunia diserang wabah ebola pada 2014.
Sejauh ini, Korut belum melaporkan kasus pertama penularan jenis baru virus
corona, tetapi sejumlah ahli mengatakan pemerintah setempat membuat kebijakan
yang lebih keras untuk mencegah penyebaran wabah dibandingkan dengan langkah
sebelumnya.
Di tengah penyebaran wabah, Korut membatasi perjalanan dan perdagangan dari
China, negara yang menjadi pusat penyebaran jenis baru virus corona pada akhir
tahun lalu.
Virus tersebut telah menular ke lebih dari 80.000 orang dan menewaskan lebih
dari 3.000 jiwa di China. Saat ini, virus itu telah menyebar ke lebih dari 50
negara di luar China.
Sebagian besar penerbangan dan kereta dari dan ke Korea Utara juga dibatasi,
sementara itu para diplomat asing di Pyongyang diwajibkan menjalani masa
karantina selama sebulan. Otoritas juga menindak keras aksi penyelundupan
lintas batas.
Di samping China, Korea Selatan yang berbagi perbatasan dengan Korut di Zona
Demilitarisasi (DMZ), telah melaporkan hampir 6.000 kasus pasien COVID-19..
Korut pada Januari mengumumkan ke para agen perjalanan pemerintah menutup
perbatasan ke pendatang dari China. Langkah itu dinilai mengurangi sumber
pemasukan Korut.
Di tengah pembatasan itu, belum jelas bagaimana perdagangan antar dua negara
itu akan berlanjut. Sejumlah sumber yang bekerja dekat perbatasan mengatakan
banyak sektor dagang formal dan non-formal yang terdampak.
Para aktivis yang membantu pencari suaka asal Korut pergi ke China mengatakan
tutupnya perbatasan membuat upaya pergi ke luar mustahil.
"Di perbatasan, personel yang bertugas menjalankan pemeriksaan dan karantina
menjalankan tanggung jawabnya sesuai prosedur demi mencegah penyebaran virus,"
kata kantor berita milik pemerintah Korut, Korean Central News Agency (KCNA)
bulan lalu.
Sumber: Reuters
Baca juga: Diplomat asing di Korut akhirnya selesai jalani karantina sebulan
Baca juga: WHO: "tak ada indikasi" kasus corona di Korea Utara
Baca juga: Korut akui bebas dari virus baru di tengah pembatasan perjalanan
Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
Editor: Azis Kurmala
COPYRIGHT © ANTARA 2020
#yiv2254302588 #yiv2254302588 -- #yiv2254302588ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-mkp #yiv2254302588hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-mkp #yiv2254302588ads
{margin-bottom:10px;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-mkp .yiv2254302588ad
{padding:0 0;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-mkp .yiv2254302588ad p
{margin:0;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-mkp .yiv2254302588ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-sponsor
#yiv2254302588ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-sponsor #yiv2254302588ygrp-lc #yiv2254302588hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-sponsor #yiv2254302588ygrp-lc .yiv2254302588ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv2254302588 #yiv2254302588actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv2254302588
#yiv2254302588activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv2254302588
#yiv2254302588activity span {font-weight:700;}#yiv2254302588
#yiv2254302588activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv2254302588 #yiv2254302588activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv2254302588 #yiv2254302588activity span
span {color:#ff7900;}#yiv2254302588 #yiv2254302588activity span
.yiv2254302588underline {text-decoration:underline;}#yiv2254302588
.yiv2254302588attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv2254302588 .yiv2254302588attach div a
{text-decoration:none;}#yiv2254302588 .yiv2254302588attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv2254302588 .yiv2254302588attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv2254302588 .yiv2254302588attach label a
{text-decoration:none;}#yiv2254302588 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv2254302588 .yiv2254302588bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv2254302588
.yiv2254302588bold a {text-decoration:none;}#yiv2254302588 dd.yiv2254302588last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2254302588 dd.yiv2254302588last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv2254302588
dd.yiv2254302588last p span.yiv2254302588yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv2254302588 div.yiv2254302588attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv2254302588 div.yiv2254302588attach-table
{width:400px;}#yiv2254302588 div.yiv2254302588file-title a, #yiv2254302588
div.yiv2254302588file-title a:active, #yiv2254302588
div.yiv2254302588file-title a:hover, #yiv2254302588 div.yiv2254302588file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv2254302588 div.yiv2254302588photo-title a,
#yiv2254302588 div.yiv2254302588photo-title a:active, #yiv2254302588
div.yiv2254302588photo-title a:hover, #yiv2254302588
div.yiv2254302588photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv2254302588
div#yiv2254302588ygrp-mlmsg #yiv2254302588ygrp-msg p a
span.yiv2254302588yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv2254302588
.yiv2254302588green {color:#628c2a;}#yiv2254302588 .yiv2254302588MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv2254302588 o {font-size:0;}#yiv2254302588
#yiv2254302588photos div {float:left;width:72px;}#yiv2254302588
#yiv2254302588photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv2254302588
#yiv2254302588photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv2254302588
#yiv2254302588reco-category {font-size:77%;}#yiv2254302588
#yiv2254302588reco-desc {font-size:77%;}#yiv2254302588 .yiv2254302588replbq
{margin:4px;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-mlmsg select, #yiv2254302588 input, #yiv2254302588 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-mlmsg pre, #yiv2254302588 code {font:115%
monospace;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-mlmsg #yiv2254302588logo
{padding-bottom:10px;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-msg
p#yiv2254302588attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-reco #yiv2254302588reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-sponsor
#yiv2254302588ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-sponsor #yiv2254302588ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-sponsor #yiv2254302588ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv2254302588 #yiv2254302588ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv2254302588
#yiv2254302588ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv2254302588