-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1353254/tahun-ini-hari-tidur-sedunia-jatuh-pada-13-maret


Tahun ini Hari Tidur Sedunia jatuh pada 13 Maret

Jumat, 13 Maret 2020 07:37 WIB

Ilustrasi Hari Tidur Sedunia (ANTARA/Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Hari ini, 13 Maret 2020 diperingati sebagai Hari Tidur 
Sedunia, tahun ini tema yang diangkat adalah "Tidur Lebih Baik, Kehidupan Lebih 
Baik, Planet Lebih Baik".

Hari Tidur Sedunia dicanangkan pertama kali oleh World Sleep Society dengan 
tujuan untuk memperbaiki masalah tidur dan dampak pentingnya bagi kesehatan. 
Peringatan ini sendiri sudah dilaksanakan sejak tahun 2007.

Tema tahun ini memiliki fokus yang lebih luas, dengan pesan bahwa kualitas 
hidup dapat ditingkatkan dengan tidur yang sehat. Sebaliknya, ketika tidur 
gagal, kesehatan menurun, kualitas hidup menurun.

Hari Tidur Sedunia juga menyoroti pentingnya tidur sebagai pilar kesehatan 
sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik dan pemahaman 
kognitif bahkan dalam masalah besar, seperti untuk masa depan planet.

Baca juga: Cara kembalikan energi usai begadang tahun baru

Baca juga: Teh chamomile efektif bantu tidur, benarkah?

Ketua komite Hari Tidur Sedunia dan ahli kesehatan tidur Dr. Liborio Parrino, 
MD, Associate Professor Neuology di Parma University, Italia mengatakan jika 
ingin berkontribusi pada kelangsungan hidup planet ini, maka kegiatan yang 
bijak untuk dilakukan adalah dengan memperpanjang periode waktu tidur kita.

"Meningkatnya periode tidur berarti lebih sedikit konsumsi bahan bakar, 
listrik, makanan, dan oksigen (bernafas berkurang saat tidur). Kualitas tidur 
yang lebih baik juga mengurangi risiko yang berhubungan dengan persalinan dan 
kecelakaan di jalan, mempromosikan sekresi melatonin dan melindungi jam 
biologis alami, yang dapat mencegah penuaan dini pada manusia," kata Dr. 
Parrino dikutip Thriveglobal, Jumat.

"Memperpanjang periode tidur kita juga meningkatkan kinerja mental dan tubuh 
kita di siang hari dan yang tak kalah pentingnya, meningkatkan pengalaman 
bermimpi kita, karena tahap REM sebagian besar terkonsentrasi di bagian akhir 
tidur, yang sering dibatasi oleh aturan mendesak kehidupan moderen," lanjutnya.

Hari Tidur Sedunia sendiri diadakan pada hari Jumat sebelum Musim Semi Vernal 
Equinox setiap tahun. Tanggalnya berubah setiap tahun, namun selalu jatuh di 
hari Jumat.

Lebih dari 70 negara berpartisipasi dalam kegiatan Hari Tidur Sedunia. Pada 
tahun 2017 terdapat 155 aksi gerakan kesadaran tidur.

Baca juga: Gangguan tidur yang tidak boleh diabaikan

Baca juga: Lima alasan untuk selalu mencuci wajah sebelum tidur

Baca juga: Mode malam ponsel tak akan bantu tidur, mengapa?

Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020






Kirim email ke