Bukan takut tapi pengen belanja.Sent from my Verizon, Samsung Galaxy smartphone
-------- Original message --------From: "kh djie [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]> Date: 3/13/20 11:33 AM (GMT-08:00) To: Gelora45
<[email protected]>, "j.gedearka" <[email protected]> Subject: Re:
[GELORA45] Tahun ini Hari Tidur Sedunia jatuh pada 13 Maret
Ya, kok kebetulan Black Friday, Jumát tanggal 13.Dulu di perusahaan ada
orang Katolik selalu minta libur,tidak berani masuk kerja di perusahaan tiap
Jum'at tanggal 13.Saya tanya takut Black Friday ja? Yang lain2 ternyata
banyakyang tidak tahu apa itu Black Friday. At dawn on Friday, 13 October
1307 (a date sometimes linked with the origin of the Friday the 13th
superstition)[32][33] King Philip IV ordered de Molay and scores of other
French Templars to be simultaneously arrested. Kemudian Pausnya juga ikut beri
perintah menangkapi ksatria de Tempelaar.Pertahanan kerajaan2 Katolik jadi
lemah. Spanyol jatuh ke tangan
Muslim.https://en.wikipedia.org/wiki/Knights_Templar Op
vr 13 mrt. 2020 om 18:28 schreef 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>:
--
j.gedearka <[email protected]>
https://www.antaranews.com/berita/1353254/tahun-ini-hari-tidur-sedunia-jatuh-pada-13-maret
Tahun ini Hari Tidur Sedunia jatuh pada 13 Maret
Jumat, 13 Maret 2020 07:37 WIB
Ilustrasi Hari Tidur Sedunia (ANTARA/Shutterstock)
Jakarta (ANTARA) - Hari ini, 13 Maret 2020 diperingati sebagai Hari Tidur
Sedunia, tahun ini tema yang diangkat adalah "Tidur Lebih Baik, Kehidupan Lebih
Baik, Planet Lebih Baik".
Hari Tidur Sedunia dicanangkan pertama kali oleh World Sleep Society dengan
tujuan untuk memperbaiki masalah tidur dan dampak pentingnya bagi kesehatan.
Peringatan ini sendiri sudah dilaksanakan sejak tahun 2007.
Tema tahun ini memiliki fokus yang lebih luas, dengan pesan bahwa kualitas
hidup dapat ditingkatkan dengan tidur yang sehat. Sebaliknya, ketika tidur
gagal, kesehatan menurun, kualitas hidup menurun.
Hari Tidur Sedunia juga menyoroti pentingnya tidur sebagai pilar kesehatan
sehingga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik dan pemahaman
kognitif bahkan dalam masalah besar, seperti untuk masa depan planet.
Baca juga: Cara kembalikan energi usai begadang tahun baru
Baca juga: Teh chamomile efektif bantu tidur, benarkah?
Ketua komite Hari Tidur Sedunia dan ahli kesehatan tidur Dr. Liborio Parrino,
MD, Associate Professor Neuology di Parma University, Italia mengatakan jika
ingin berkontribusi pada kelangsungan hidup planet ini, maka kegiatan yang
bijak untuk dilakukan adalah dengan memperpanjang periode waktu tidur kita.
"Meningkatnya periode tidur berarti lebih sedikit konsumsi bahan bakar,
listrik, makanan, dan oksigen (bernafas berkurang saat tidur). Kualitas tidur
yang lebih baik juga mengurangi risiko yang berhubungan dengan persalinan dan
kecelakaan di jalan, mempromosikan sekresi melatonin dan melindungi jam
biologis alami, yang dapat mencegah penuaan dini pada manusia," kata Dr.
Parrino dikutip Thriveglobal, Jumat.
"Memperpanjang periode tidur kita juga meningkatkan kinerja mental dan tubuh
kita di siang hari dan yang tak kalah pentingnya, meningkatkan pengalaman
bermimpi kita, karena tahap REM sebagian besar terkonsentrasi di bagian akhir
tidur, yang sering dibatasi oleh aturan mendesak kehidupan moderen," lanjutnya.
Hari Tidur Sedunia sendiri diadakan pada hari Jumat sebelum Musim Semi Vernal
Equinox setiap tahun. Tanggalnya berubah setiap tahun, namun selalu jatuh di
hari Jumat.
Lebih dari 70 negara berpartisipasi dalam kegiatan Hari Tidur Sedunia. Pada
tahun 2017 terdapat 155 aksi gerakan kesadaran tidur.
Baca juga: Gangguan tidur yang tidak boleh diabaikan
Baca juga: Lima alasan untuk selalu mencuci wajah sebelum tidur
Baca juga: Mode malam ponsel tak akan bantu tidur, mengapa?
Penerjemah: Maria Cicilia
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020