*Kalau urusan duit alias fulus sangat cepat banyak akal bulus oleh rezim
neo-Mojopahit, tetapi masalah kesehatan rakyat sangat buruk. Bebebrapa hari
lalu ada artikle di Jakarta Post ttg 13 March 2020 berjudul *:COVID-19: Mr.
President, you need professional help  Ini ada berita menarik untuk dilihat
:*https://www.youtube.com/watch?v=kO4aLB9jwKA&feature=youtu.be
<https://www.youtube.com/watch?v=kO4aLB9jwKA&feature=youtu.be>*

https://nasional.tempo.co/read/1320211/jokowi-pemerintah-daerah-tak-boleh-ambil-kebijakan-lockdown/full&view=ok


*Jokowi: Pemerintah Daerah Tak Boleh Ambil Kebijakan Lockdown*

Reporter:
*Dewi Nurita*

Editor:
*Syailendra Persada*

Senin, 16 Maret 2020 15:40 WIB



*Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan keterangan pers terkait
penangangan virus Corona di Istana Bogor, Jawa Barat, Ahad, 15 Maret 2020.
Jokowi meminta agar masyarakat Indonesia untuk bekerja, belajar dan
beribadah di rumah guna mencegah penularan virus Corona. ANTARA/Sigid
Kurniawan*

*TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Presiden Joko Widodo atau Jokowi
<https://www.tempo.co/tag/jokowi> mengatakan pemerintah daerah tak boleh
mengambil kebijakan *lockdown*.

"Kebijakan lockdown tidak boleh diambil pemerintah daerah, itu kebijakan
pemerintah pusat, dan sampai sekarang tidak ada kebijakan itu," kata
Jokowi di Istana Bogor, 16 Maret 2020.

Saat ini, kata Jokowi, yang perlu dipikirkan adalah meminimalisir bagaimana
penyebaran corona
<https://nasional.tempo.co/read/1320081/indonesia-beli-alat-uji-virus-corona-kepada-singapura>.
Salah satunya adalah dengan mengurangi mobilitas orang dari satu tempat ke
tempat lain. Jokowi meminta masyarakat mengurangi kerumunan.

"Transportasi publik harus tetap dijalankan oleh Pemerintah Pusat dan
daerah dengan memperhatikan kebersihan," katanya. "Yang penting mengurangi
tingkat kepadatan dan kerumunan."



Ia pun meminta kebijakan daerah terkait penanganan corona atau Covid-19
harus dibicarakan dengan Pemerintah Pusat.

"Untuk mempermudah komunikasi saya minta daerah membahasnya dengan
kementerian terkait dan satgas Covid-19," kata Jokowi.

Ia juga meminta satgas Covid-19 menjadi satu-satunya rujukan informasi agar
tak ada simpang siur informasi di masyarakat.

Jokowi pun meminta kebijakan pemerintah pusat dan daerah terkait virus
Corona dikaji mendalam agar tidak memperburuk keadaan.

Kirim email ke