Amal Jariah itu apa yang dimaksudkan?

On Sat, Mar 21, 2020 at 1:02 PM ChanCT [email protected] [GELORA45] <
[email protected]> wrote:

>
>
> Ilustrasi
>
> Ada 3 amal seseorang yang tidak putus sampai kiamat, amal itu adalah ilmu
> yang manfaat, anak yang sholeh/sholeha dan amal jariyah (peninggalan
> kebaikan yang dimanfaatkan orang banyak).
>
> Sekarang kondisi ketiganya bakal diambil alih orang China, bangsa penemu
> kertas dan tinta ini jelas terus menerima amal kebaikan dari hasil
> penemuannya, sekaligus juga ilmu yang menyebar krn kertas sbg media belajar
> menjadi amal jariah, begitu juga tradisi masyarakat China yang menjunjung
> tinggi leluhur serta hormat kepada orang tuanya, dgn itu sebenarnya mereka
> telah menjalankan ke sholehan yang luar biasa, baik ke sholehan individu
> maupun sosial.
>
> Ras tua dan berbudaya ini sampai menjadi rujukan Rasullulah, pesannya
> kepada umatnya agar belajarlah ke China, bkn ke Arab atau Andalusia,
> kenapa, hal itu pasti ada alasannya. Dan kenapa bgt jauh sampai ke Asia,
> padahal banyak suku di Jazirah Arab yang bisa di sarankan, inipun pastilah
> beralasan, bukan asal-asalan, dari manusia tauladan.
>
> Kalau kita mau beranjak dari hal yang sejujurnya mesti kita renungkan
> sebelum kita dengan enteng selalu memaki China, mencurigai China, iri
> kepada orang China, belajar enggak, iri di tenggak, isi kepala menggelegak,
> akhirnya cuma bisa malak.
>
> Seperti hal nya Indonesia, dimana populasi ras China hanya berjumlah 3%,
> atau +/- 3jt orang (sensus 2017). Namun konon dari jumlah itu bisa
> menguasai 70-80 ekonomi Indonesia, salah satu Indikatornya adalah dari 50
> orang kaya Indonesia 90%nya di duduki ras China, kenapa mereka bisa kaya,
> ya karena mereka bekerja, bukan leyeh-leyeh saja.
>
> Italia pada awal ada corona mereka marah kepada China yang dianggap sbg
> sumber masalah utama adanya corona, sampai terjadi pembunuhan di tengah
> jalan yang menimpa turis dari China, kini mereka menelan malunya gak
> ketulungan, karena tanpa pamrih China membantu mereka dgn mendatangkan lgsg
> bantuan keperluan medis sebanyak 30 ton dan lengkap dgn 30 tenaga medis.
>
> Kenapa China membantu Italia, ya karena Italia sudah keliling tetangga
> serta meminta sang rambo Amerika utk bisa datang membantu, namun tak
> satupun menyanggupinya, sampai dgn rasa malu yang tinggi PM Italia menelpon
> Dubes China ttg bantuan yang di harapkan, berselang dua hari di jawab iya,
> dan hari ke 4nya China Airlines sudah landing di Italia. Mata dunia makin
> terbuka China itu bisa apa saja, termasuk menjemput pahala.
>
> Sekarang kita melongok ke jendela Indonesia, Ahok ditolak memimpin Jakarta
> krn dia China dan non muslim, kini apa jadinya, tidak usah malu mengaku,
> Jakarta sekarang seperti cangkang kerang yang ke hilangan isinya,
> berantakan tak karuan, air yang dikatakan sunatullah masuk ketanah malah
> melimpah membuat Jakarta bak lembah, eh sang gubernur malah banyak tausiah,
> hasilnya dia harus bayar tuntutan 1 triliyunan.
>
> Virus corona yang sifatnya masuk lewat sentuhan dan kontak lgsg harusnya
> yang dilakukan perenggangan sentuhan, harusnya moda transportasinya di
> banyaki, eh malah armadanya dikurangi, route nya di kecili. Himpitan dan
> antrian manusia terjadi, dia bilang utk shock therapy, orang Jakarta
> sekarang shock, karena baru saja ada percobaan peternakan virus corona,
> yang direncanakan dalam upaya mempercepat penyebaran, bersamaan dgn sang
> pawang yang membisiki ” lokdon” saja presiden, jebakan betmen di jalankan,
> mereka lupa Jokowi bukan anak emperan yang baru kemaren belajar memimpin
> dgn kebajikan. Usulnya di tolak, mereka ketahuan melakukan akal-akalan yang
> menjerumuskan.
>
> Corona wabah yang menyapu semua ras di dunia, China sudah keluar duluan
> dari sesak nafas yang mengkhawatirkan, konon kerja cepatnya sudah
> menghasilkan vaksin yang bisa di jadikan bahan penanggulangan. Indonesia
> sdg di repotkan oleh ketidak sinkronan antara pemerintah pusat dan daerah,
> dan parahnya ada yang mencuri panggung utk manggung agar dia dianggap
> manusia agung, padahal akalnya hanya sebatas bulu hidung. Tindakannya
> selalu membuat warganya bingung.
>
> Disaat semua sdg berwacana, gerak cepat Ahok dan Erick Thohir menjadikan
> Hotel Pertamina sbg tempat perawatan pasien positif Corona, bgt cepat dan
> nyata, gak pakai teori kejut-kejutan yang malah membuat kepanikan.
>
> Ditempat lain kita mendengar dr. Handoko Gunawan yang sudah berusia 80an
> bekerja siang malam utk membantu pasien corona, khabarnya sore tadi dr.
> Handoko tumbang, karena kebanyakan begadang. Dia sumbangkan ilmunya utk
> kemanusiaan, bukan tua-tua malah makin menebar kesia-siaan.
>
> Ada juga dr. Lie di padang yang membuat RS kapal keliling Nusantara, ada
> dr.Lo Siaw Ging di Solo dgn praktek tanpa tarif, juga gratis. Siapa Ahok,
> siapa dr. Handoko, siapa dr. Lie, siapa dr. Lo, mereka orang China,
> lagi-lagi China, yang hadir di tengah susahnya kita dan mereka bekerja
> tanpa rekayasa karena mereka tulus melakukan, utk sebuah tindakan nyata
> sebagai tanggung jawab anak bangsa Indonesia.
>
> Apakah ada bedanya Ahok, dr. Handoko, dr. Lie, dr. Lo yang China dgn yang
> lainnya. Ada, bedanya mereka bekerja dan hasilnya nyata, sementara yang
> lain di Balai Kota yang pintunya sudah di tutup rapat sdg merancang
> alasan-alasan yang merugikan bangsa dan negara. Sekarang pertanyaannya
> siapa yang pejuang dan siapa pecundang. Tuhan mboten sare kata Ahok.
>
> Ahok, dr.Handoko,, dr.Lie, dr. Lo dan ras China lainnya, kalian telah
> menunjukkan bahwa kalian pantas mewakili pembuktian perkataan Rasullulah
> yang mengatakan BELAJARLAH SAMPAI KE CHINA. ATAU YANG DEKAT ADA CHINA DI
> DEPAN MATA, CHINA DI INDONESIA.
>
> AHOK, dr LIE, dr. HANDOKO, dr. Lo, SANA AMBIL AMAL JARIYAHNYA..kalian yang
> memang pantas mendapatkannya.
>
> Sumber: FB Iyyas Subiakto
> <https://web.facebook.com/100000422280327/posts/3112398208784225/?_rdc=1&_rdr>
>
> (suaraislam)
>
> 
>

Kirim email ke