Bung Djie yb. Terimaksih banyak atas infonya/. Semua itu jadi memudahkan saya dan tidak banyak buang waktu. Sekali lagi terimakasih.
Salam hangat, IG Arka Pada tanggal Kam, 26 Mar 2020 pukul 16.02 kh djie [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > Bung Manap, > Ya, saya lebih gampangan baca tulisan dengan pengalaman prakteknya. > Dan saya suka tulisan ini karena Liao Fan dapat petunjuk emas dari > pendeta Buddhis yang berpengetahuan luas, tidak saja tentang Buddhisme, > tetapi juga dari tokoh Buddhis terkenal, dari I Tjing (Taoisme) dan dari > Mencius. Saya berpendapat tulisan Mencius sangat jelas, ya beberapa > generasi > setelah Confucius, dan dia adalah murid dari cucu Confucius. > Saya waktu pertama kali kerja di Belanda, dapat petunjuk emas dari kepala > perusahaan, supaya muka dan suara saya tidak berubah kalau ada orang > berbuat kesalahan. Ya, benar, kalau orang kena marah, dia tidak akan > berani lapor. > Membetulkannya akan susah sekali, mesti lewat analisa laboratorium, mesti > bikin prosedur baru untuk membetulkannya. Kalau orang langsung lapor, > gampang betulkannya dan kebanyakan kesalahan karena petunjuk kerja > kurang lengkap. Jadi bisa langsung diperbaiki, ditambah dengan critical > control points, yang kalau terlanggar susah betulkannya. > Ya, kelanjutan tulisan Empat pelajaran dari Liao Fan dengan penjelasan > panjang > lebar belum saya jumpai, Tetapi ada buku tentang Liao Fan: > http://www.buddhanet.net/pdf_file/liaofan.pdf > Saya lihat banyak persamaan dari Golden Meansnya Aristoteles, dari > Confucius > dan Mencius, dari Wuweinya Taoisme, dari Middle Path Buddhisme dan kondisi > optimal dari reaksi Keseimbangan Kimia. Kok sepertinya pemerintah Tiongkok > sekarang pakai Golden Means ini ? > Salam, > Djie > > > > Op do 26 mrt. 2020 om 15:19 schreef S Manap [email protected] [GELORA45] < > [email protected]>: > >> >> >> >> Bung Djie yb. >> >> Empat ajaran Lao Fan yang bung postingkan di sini sangat menarik. >> Sayang sekali yang ada hanya bagian pertama "Pendahuluan". >> >> Saya sudah membaca bagian pertama ini. Banyak pelajaran yang bisa >> ditarik dan banyak pemikiran yang perlu dicamkan. Saya sungguh merindukan >> kelanjutannya. Tapi kalau tidak ada ya, tidak apa-apa.. >> >> Salam. >> S.Manap. >> >> Den torsdag 26 mars 2020 05:47:49 CET, kh djie [email protected] >> [GELORA45] <[email protected]> skrev: >> >> >> >> >> Bung Arke, >> Saya tadi coba cari apa Four lessons of Liao Fan ada bahasa Indonesianya >> di Google. Ternyata ada tulisan tentang pelajaran pertama : >> >> http://kebajikandalamkehidupan.blogspot.com/2011/08/empat-ajaran-liao-fan-pelajaran-pertama..html >> <http://kebajikandalamkehidupan.blogspot.com/2011/08/empat-ajaran-liao-fan-pelajaran-pertama.html> >> >> Salam, >> Djie >> >> >
