*Sudah terlambat? Ataukah biar lambat asal selamat? Sambil menunggu,
Coronavirus tidak menunggu, sebab sudah menjalar jauh, Sabar subur, tunggu
banyak yang masuk k.*....

https://www.jawapos.com/nasional/29/03/2020/keputusan-karantina-jabodetabek-tunggu-hasil-rakor-pak-luhut/
*Keputusan Karantina Jabodetabek, Tunggu Hasil Rakor Pak Luhut*

NASIONAL <https://www.jawapos.com/nasional/>

29 Maret 2020, 20:13:16 WIB



*JawaPos.com* – Pemerintah akan segera memutuskan soal wacana karantina
wilayah pada Senin (30/3) besok. Keputusan penutupan akses utama wilayah
Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) ditempuh melalui
rapat koordinasi yang dilakukan oleh Plt Menteri Perhubungan Luhut Binsar
Panjaitan.

“Pak luhut besok Senin mau rapat. Apakah nanti akan dikurangi angkutan
umumnya dan sebagainya. Nanti menunggu rapat hari Senin,” kata Direktur
Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi saat
dikonfirmasi, Minggu (29/3).

Terlebih, jika melihat peta sebaran wilayah virus korona atau Covid-19,
Pulau Jawa masuk ke dalam zona merah. Artinya, sebaran Covid-19 sangat
rentan di Pulau Jawa.
Kareana itu, tak menutup kemungkinan akan melakukan karantina wilayah.

“Namun, hal itu tergantung hasil rapat koordinasi antara Plt Menhub Luhut
Panjaitan dengan jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju. Saya menunggu
arahan lebih lanjut dari beliau (Plt Menhub),” ucap Budi.

Polda Metro Jaya pun tengah menyiapkan upaya penutupan akses keluar masuk
Ibu Kota Jakarta ditengah mewabahnya virus korona atau Covid-19. Hal ini
diketahui dengan beredarnya telegram Kapolda Metro Jaya Nomor
STR/414/III/OPS.2./2020 tertanggal 28 Maret 2020 tentang penutupan jalur
tol yang keluar maupun masuk ke Jakarta, ditegaskan hal itu hanya melakukan
simulasi.

“Jadi kita latihan simulasi situasi sekarang ini,” kata Kabid Humas Polda
Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus dikonfirmasi, Minggu (29/3).

Yusri juga menegaskan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum
memutuskan untuk menutup wilayah atau lockdown dalam skala Provinsi. Hingga
kini, Pemprov DKI, lanjut Yusri, masih menerapkan phsyical distancing.

“Sekarang situasi jakarta masih social distancing, physical distancing,
tidak ada karantina wilayah atau lock down. Tapi, kita harus tetap latihan.
Apapun yang terjadi kita sudah latihan,” ucap Yusri.

Sementara itu, perintah rekayasa arus lalu lintas bertujuan untuk
mengetahui situasi keramaian lalu lintas di masing-masing wilayah hukum
Polda Metro Jaya sehingga memudahkan untuk mengerahkan personel pengamanan.

“Mau latihan, jadi minta data dulu. Belum ada perintah namanya penutupan.
Kita mau tahu jalur-jalur mana dari masing-masing Polres,”  tukas Yusri.

Untuk diketahui secara nasional, hingga Minggu (29/3) tercatat 1.285 orang
terinfeksi Covid-19. Hal ini mengalani penambahan sebanyak 130  kasus baru.

Untuk pasien yang dinyatakan sembuh ada 5 orang, sehingga total 64 orang
telah dinyatakan sembuh. Kemudian, untuk meninggal dunia bertambah 12
orang, sehingga total 114 orang telah meninggal.



*Saksikan video menarik berikut ini:*

Kirim email ke