https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4957094/ada-800000-masker-dibagi-gratis-untuk-tenaga-medis

*Jakarta* -

Seiring dengan mewabahnya virus corona di Indonesia, korban yang tertular
pun makin banyak. Alat medis mulai dari Alat Pelindung Diri (APD), masker,
sarung tangan dan hand sanitizer sangat dibutuhkan para petugas medis yang
menangani pasien corona.

Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) berkomitmen untuk membantu penyediaan
alat-alat tersebut. Mereka telah menyalurkan lebih dari 800.000 masker,
2000 APD, dan 3000 botol hand sanitizer.

"INTI fokus menyiapkan barang-barang tersebut untuk disalurkan kepada
mereka-mereka yang sangat membutuhkan," kata Jubir Perhimpunan Inti Lexyndo
Hakim, lewat keterangan tertulis, dikutip Minggu (29/3/2020).

Lexyndo juga mengatakan pihaknya sedang melakukan pemesanan bilik
disinfektan. Ratusan bilik yang dipesan akan diserahkan ke beberapa
pemerintah daerah, maupun institusi dan lembaga untuk bisa digunakan.

Dia pun mengatakan pihaknya sudah melakukan pembelian alat-alat medis ini
baik di dalam dan luar negeri. Khusus pembelian dari luar negeri, seluruh
barang-barang masih dalam persiapan pengiriman ke Indonesia.

"Begitu tiba di Sekretariat INTI, kami akan mengusahakan dapat langsung
disalurkan ke cabang-cabang INTI di Daerah, untuk diberikan ke pihak-pihak
yang sangat membutuhkan," ujar Lexyndo.

Saat ini pihaknya sedang fokus untuk memberiksn bantuan kepada rumah sakit
dan insitusi maupun lembaga yang butuh alat kesehatan dk Jabodetabek.
Pasalnya, alat-alat medis yang terkumpul masih terbatas jumlahnya.

"Selain bantuan-bantuan berupa barang medis tersebut, INTI juga menyiapkan
nasi kotak untuk dibagikan ke RS-RS rujukan, dan termasuk Wisma Atlet untuk
teman-teman dokter dan tenaga medis yang sedang menjalankan tugasnya," kata
Lexyndo.

"Kami juga melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan-lingkungan
tertentu, sampai dengan membuat Wastafel cuci tangan di komplek perumahan
di Jakarta," pungkasnya.

Kirim email ke