https://sinarlampung.co/2020/04/01/ac-menguntungkan-transmisi-virus-covid-19/

Surat terbuka untuk Profesor Agus

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Prof. Agus, saya Prof. Madarina dari (MMR) Fakultas Kedokteran, Kesehatan
Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM),
istrinya Dr. Sugeng Yuwana.

Saya ingin men-share suatu paper yang saya temukan. Meskipun belum
peer-reviewed, isinya sangat menarik. Paper tersebut mengatakan bahwa
berdasarkan penelitian di China dan pengamatan di seluruh dunia, high
temperature and high relative humidity reduce the transmission of COVID-19.

Paper tersebut ditambah dengan kenyataan bahwa angka kematian di negara
kita jauh lebih rendah daripada di negara-negara Eropa dalam kurun waktu
yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa kita mungkin diuntungkan dengan suhu
dan kelembaban yang tinggi.

Meskipun saya tidak punya data detil siapa saja korban meninggal akibat
COVID-19 ini, tapi melihat sekilas data yang muncul di berbagai WhatApps
group, sebagian besar korban adalah orang Jakarta dengan status sosial
menengah ke atas.

Saya menduga, mereka adalah orang yang terbiasa hidup di lingkungan yang
menggunakan AC (rumah ber-AC, mobil ber-AC) disertai jendela yang tertutup
rapat.

AC dapat menurunkan suhu ruangan dan mengurangi kelembaban. Dua hal yang
sangat menguntungkan transmisi virus COVID 19, apalagi disertai dengan
sirkulasi yang tertutup. Virus akan terkonsentrasi tinggi.

Saya mempunyai usul. Social dan physical distancing mungkin tetap perlu,
tetapi mungkin perlu ditambah dengan larangan penggunaan AC di tempat umum
dan himbauan untuk meminimalkan penggunaan AC di rumah.

Saya juga melihat bahwa saat ini banyak arus mudik dari Jakarta. Itu
fenomena yang saya rasa sulit dihambat karena mungkin dengan situasi
seperti ini, kehidupan mereka di Jakarta tidak mudah.

Saya usul, mereka tetap boleh mudik, tetapi dengan kendaraan umum (bis dan
kereta api) yang jendelanya terbuka sehingga sirkulasi baik, tanpa AC.
Perjalanan siang.

Saya berharap sesampai yang bersangkutan di kampung halaman, banyak virus
yang akan mati akibat suhu dan kelembaban yang tinggi. Mohon maaf saya
tidak punya usul untuk penerbangan, tapi konsepnya adalah suhu tinggi dan
lembab.

Demikian usulan saya. Ini usulan pribadi dan tidak mengatas-namakan
organisasi apapun Prof. Hanya sebagai pertimbangan. Wassalam, Madarina.

Catatan redaksi : Prof. dr. Madarina Julia, Sp.A(K), MPH., Ph.D, adalah
akademisi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan
(FK-KMK) Universitas Gadjah Mada.

Judul disunting redaksi untuk kepentingan publik

Kirim email ke