-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4972847/ganjar-minta-maaf-soal-penolakan-jenazah-perawat-menyakitkan-hati/1


Pandemi Corona

Ganjar Minta Maaf soal Penolakan Jenazah Perawat: Menyakitkan Hati!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 20:13 WIB
60 komentar
SHARE URL telah disalin
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (27/3/2020).
Ganjar Pranowo (Foto: Angling AP/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta maaf terkait peristiwa penolakan 
pemakaman jenazah perawat terpapar Corona di Kabupaten Semarang. Dia juga 
meminta warganya agar mengedepankan rasa kemanusiaan di masa pandemi ini.

Ganjar menyatakan permintaan maafnya lewat video yang juga dia unggah di akun 
media sosial miliknya. Ia mengaku terkejut ketika dilapori soal penolakan 
jenazah perawat.

"Saya mendapatkan laporan yang mengejutkan, peristiwa yang membuat tatu ati 
(sakit hati). Sekelompok warga Ungaran menolak pemakaman pasien COVID-19. Ini 
kejadian kesekian kali. Dan saya mohon maaf, saya ingin kembali mengajak bapak 
ibu untuk ngrogoh rasa kamanungsan (memakai rasa kemanusiaan) yang kita 
miliki," kata Ganjar, Jumat (10/4/2020).

Baca juga:
Miris! Jenazah Perawat Tertular Corona Ditolak Saat Dimakamkan


Ia juga kembali menjelaskan prosedur pengurusan jenazah pasien Corona yang 
syar'i dan sudah sesuai prosedur. Ganjar juga menyebut pesan ahli terkait virus 
yang akan mati ketika inangnya mati dan tidak bisa menjangkiti orang ketika 
sudah dikubur.

"Saya tegaskan sekali lagi kalau jenazah itu sudah dikubur, virusnya ikut mati 
di dalam tanah. Tidak bisa keluar dan menjangkiti warga. Majelis ulama pun 
sudah berfatwa bahwa mengurus jenazah itu wajib hukumnya, sementara menolak 
jenazah itu dosa. Karena itu saya berharap kejadian di Ungaran ini menjadi yang 
terakhir, jangan lagi ada penolakan jenazah apalagi seorang perawat," jelasnya.

Baca juga:
Jenazah Perawat Positif Corona Ditolak, PPNI Kaji Langkah Hukum

Selanjutnya
Halaman
1 2


                       -------------


https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4972847/ganjar-minta-maaf-soal-penolakan-jenazah-perawat-menyakitkan-hati/2



Pandemi Corona

Ganjar Minta Maaf soal Penolakan Jenazah Perawat: Menyakitkan Hati!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 10 Apr 2020 20:13 WIB
60 komentar
SHARE URL telah disalin
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Jumat (27/3/2020).
Ganjar Pranowo (Foto: Angling AP/detikcom)

Ganjar berharap seluruh orang paham bahwa dokter, perawat dan tenaga medis 
adalah pahlawan kemanusiaan apalagi di masa pandemi karena mereka berani 
mengambil resiko yang membahayakan nyawa.

"Kepada perawat, dokter, tenaga medis, saya mewakili seluruh warga Jawa Tengah 
mengharap maaf dari panjenengan (Anda) semua, mari berjuang bersama-sama 
melawan Corona," tandasnya.

"Dan kepada pihak-pihak yang mengurus jenazah pasien COVID-19 tolong sekali 
lagi tolong berkomunikasi dengan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. 
Kalau warga sudah paham saya yakin semua menerima dan mencegah berkembangnya 
isu yang tidak benar atau hoaks yang sering kali ini memecah belah masyarakat," 
imbuh Ganjar.

Baca juga:
Penolak Jenazah Perawat Positif Corona di Semarang Meminta Maaf


Untuk diketahui penolakan tersebut sempat terjadi pada jenazah perawat RSUD dr 
Kariadi Semarang hari Kamis (9/4) kemarin. Jenazah sebenarnya akan dimakamkan 
di samping makam ayahnya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Siwarak, lingkungan 
Sewakul, Kelurahan Bandarjo, Kecamatan Ungaran.

Namun terjadi penolakan sehingga jenazah diputuskan dimakamkan di kawasan makam 
Bergota Semarang di dekat RSUP dr Kariadi Semarang. Ketua RT di TPU Siwarak 
bernama Purbo sudah meminta maaf kepada publik. Ia menyebut dirinya hanya 
menyampaikan aspirasi warga.

Halaman
1 2 






Kirim email ke