*Mereka baku tembak karena mau melatiih ketangkasan berperang dari pada tiap hari baris-baris belok kiri, belok kanan, berhenti, memberi hormat kepada komandan. Bubar! Kalau begitu tiap hari tentunya membosankan, jadi perlu baku hantam. Rajin baku hantam mempertinggi kwalitas yang dibutuhkan. Jadi monggo-monggo sering baku hantam. Atau...hehehehehehe*
https://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/16156/panglima_tni_bentuk_tim_usut_bentrok_tni_polri_di_papua *Panglima TNI Bentuk Tim Usut Bentrok TNI-Polri di Papua* Rabu , 15 April 2020 | 21:35 [image: Panglima TNI Bentuk Tim Usut Bentrok TNI-Polri di Papua]Sumber Foto dok/ist JAKARTA - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menyatakan, pihaknya telah membentuk tim investigasi untuk mengusut insiden bentrokan antara TNI dengan Polri di Distrik Kasonaweja, Memberamo Raya, Papua pada Minggu (12/4/2020) pagi. Hal tersebut diungkapkan Hadi saat menjawab pertanyaan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Gerindra Yen Permenas Mandesa yang meminta penjelasannya ihwal bentrokan antara TNI dengan Polri di Distrik Kasonaweja dalam Rapat Kerja yang berlangsung virtual pada Rabu (15/4/2020). Hadi mengaku belum bisa menjelaskan secara detail terkait insiden tersebut. Ia berjanji akan memberikan penjelasan setelah tim investigasi mengumpulkan data dan fakta di lapangan."Untuk Papua akan kita jawab tersendiri setelah tim investigasi yang saat ini bekerja di Papua sudah menemukan data dan fakta di lapangan, maaf," katanya seperti dilansir *cnnindonesia.com <http://cnnindonesia.com>*. Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid mengungkapkan keprihatinan terhadap insiden bentrokan antara TNI dengan Polri di Distrik Kasonaweja. Ia pun meminta Hadi segera memberikan hasil investigasi terkait peristiwa tersebut kepada Komisi I DPR secara tertulis."Kami juga meminta supaya *update* investigasi tolong disampaikan kepada Komisi I DPR secara tertulis saja," ucap politikus Partai Golkar itu. Bentrokan terjadi antara Satuan Tugas 755/Yalet dengan Polres Mamberamo Raya di Mamberamo Raya, Papua terjadi sekitar pukul 07.40 WIT, Minggu (12/4/2020). Insiden tersebut diklaim terjadi karena kesalahpahaman. Sebanyak tiga orang polisi tewas dengan luka tembak dalam kejadian itu. Polda Papua dan Kodam Cendrawasih masih mengus
