https://rmco.id/baca-berita/government-action/32881/jokowi-hadapi-corona-kerja-jalan-doa-jalan



Jokowi Hadapi Corona *kerja Jalan, Doa Jalan*

   -

   *GOVERNMENT ACTION* <https://rmco.id/kategori-berita/government-action>
   -

   *Jumat, 17 April 2020, 04:55 WIB*


*RM**co.id <http://co.id>*  Rakyat Merdeka - *Presiden Jokowi*
<https://rmco.id/tags/116/presiden-jokowi> terus berupaya menghadapi wabah
virus corona yang masih merajalela di Tanah Air. Seharian kemarin, Jokowi
melakukan beragam kegiatan.

Pagi rapat, malam doa bersama. Kerja jalan, doa juga jalan. Pagi hari,
Presiden menggelar *Rapat Terbatas*
<https://rmco.id/tags/28453/rapat-terbatas> melalui konferensi virtual
dengan topik Mitigasi Dampak Covid-19 terhadap Sektor Pariwisata dan
Ekonomi Kreatif, dari Istana Merdeka.

Dalam rapat ini, Jokowi menyatakan optimismenya terhadap kebangkitan
pariwisata Indonesia tahun depan. "Saya meyakini ini (corona) hanya sampai
akhir tahun. Tahun depan *booming* di pariwisata," ujarnya, saat memberikan
pengantar.

*Berita Terkait : **Jokowi Minta Warung Tradisional Diberi Peluang
Produksi, Jangan Sampai Tutup*
<https://rmco.id/baca-berita/ekonomi-bisnis/32701/jokowi-minta-warung-tradisional-diberi-peluang-produksi-jangan-sampai-tutup>

Jokowi memprediksi, pada 2021, masyarakat akan sangat "haus" untuk berlibur
setelah berdiam diri lama di rumah. Jokowi pun meminta para pelaku dan
industri pariwisata tetap optimistis. Kemungkinan lonjakan pada sektor
pariwisata itu harus mulai dipersiapkan dan dimanfaatkan dengan baik.
"Jangan sampai kita terjebak pesimisme karena masalah Covid-19 ini,
sehingga *booming* yang muncul setelah Covid-19 ini selesai tidak bisa kita
manfaatkan secara baik,” imbaunya.


Sektor Pariwisata saat ini memang tengah terpuruk. Karena itu, Jokowi
meminta penyaluran stimulus ekonomi bagi pelaku usaha di sektor pariwisata
berjalan dengan baik. Agar mereka bisa bertahan. Dia juga meminta pengusaha
pariwisata tidak melakukan PHK besar-besaran.

Malam harinya, Jokowi mengikuti Doa dan Zikir Nasional untuk Keselamatan
Bangsa. Selain Jokowi, acara ini juga diikuti Wakil Presiden KH Ma'aruf
Amin dan Menag Fachrul Razi. Turut pula beberapa tokoh agama seperti Ketum
PBNU Said Aqil Siradj, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Imam Masjid
Istiqlal Nasaruddin Umar, Din Syamsuddin, KH Miftahul Achyar, Ustadz Yusuf
Mansur, dan ulama asal NTT KH Abdul Makarim.

*Berita Terkait : **Tok, Trump Setop Bantuan Dana Buat WHO*
<https://rmco.id/baca-berita/internasional/32688/tok-trump-setop-bantuan-dana-buat-who>

Acara yang mengangkat tema Bersimpuh Memohon Bebas dari Covid-19 ini
dilakukan dari kediaman masing-masing. Disiarkan langsung TVRI serta *live*
*streaming* melalui media sosial milik Kemenag, BNPB, dan MUI.

Kegiatan Jokowi ini menuai banyak komentar dari warganet. "Ini baru oke.
Usaha Pak Jokowi usir corona, kerja jalan, doa juga jalan. Semoga doanya
dijabah. Amin," cuit@AlsNugrahaa. Akun @inzhadut juga menyebut kegiatan doa
bersama ini lebih baik ketimbang pejabat-pejabat terus-menerus melakukan
konferensi pers. "Daripada banyak konferensi pers, lebih baik perbanyak doa
bersama. Indonesia punya banyak ulama, di Indonesia ada MUI ada IKADI,
pilih salah satu ulama untuk baca doa dan disiarkan di media. Waktunya
ulama turun tangan," kicaunya.

"Saya yakin kalau Presiden @jokowi tahu bahwa setiap usaha manusia harus
dibarengi dengan doa kepada Allah SWT," imbuh @Sandra_nancy6. Akun
@fathurakbar juga mengapresiasinya.

*Berita Terkait : **Jokowi Sindir Pejabat Daerah Belum Alokasikan Anggaran
Jaring Pengaman Sosial*
<https://rmco.id/baca-berita/nasional/32626/jokowi-sindir-pejabat-daerah-belum-alokasikan-anggaran-jaring-pengaman-sosial>

"Selama ini di Twitter sudah banyak yang menyarankan Presiden menggelar doa
bersama. Akhirnya dilaksanakan. Mari Pak Jokowi, lawan Covid-19 dengan
kerja dan doa. Insya Allah, upaya dan doa ini membuahkan hasil," harapnya. [
*OKT*]

Kirim email ke