-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://bali.antaranews.com/berita/189544/kemenparekraf-polda-bali-distribusikan-8000-sembako-ke-pelaku-pariwisata


Kemenparekraf-Polda Bali distribusikan 8.000 sembako ke pelaku pariwisata

Jumat, 17 April 2020 20:46 WIB

Polda Bali menerima distribusi 8.000 paket sembako dari Kementerian Pariwisata 
dan Ekonomi Kreatif RI untuk pelaku pariwisata di Bali, Jumat, (17/4/2020). 
ANTARA/HO-Humas Polda Bali. (Antara/Ayu Khania Pranisitha)
Denpasar (ANTARA) - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bekerja sama 
dengan Polda Bali mendistribusikan 8.000 paket sembako bagi pelaku pariwisata 
yang terdampak COVID-19.

“Bantuan untuk pelaku pariwisata yang terdampak COVID-19 saya terima dengan 
sukacita. Memang pelaku pariwisata terdampak COVID-19 ada yang dirumahkan, atau 
tidak bisa bekerja kembali, tidak hanya yang berasal dari hotel, tapi juga 
travel agen, pemandu wisata hingga penyelam. Dalam pendistribusiannya, saya 
izinkan menggunakan fasilitas Polri, dan saya jamin distribusi ini bukan hanya 
ceremonial saja tapi betul-betul dijaga dan dilaksanakan,” kata Kapolda Bali, 
Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose, dalam keterangan pers yang diterima di 
Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan terkait teknis penyaluran sembako, akan mengerahkan kekuatan 
mulai dari Polda, Polres, Polsek, Subsektor dan Babhinkamtibmas dengan door to 
door system. Untuk itu, pihaknya meminta kepada para pelaku pariwisata agar 
memberikan data yang sebenarnya kepada Polda Bali.

Selain itu, Polda Bali juga membuat program bantuan kepada masyarakat setiap 
minggu yang disebut dengan Weekly Support Program to the People. Program ini 
dilakukan secara berkelanjutan dari tingkat Polda sampai dengan Bhabinkamtibmas.

“Kami adalah organisasi terbesar di pulau ini dengan anggota sekitar 13 ribu 
orang, sehingga kegiatan bantuan untuk pelaku pariwisata Bali yang terdampak 
COVID-19, benar-benar sampai ke masyarakat yang memang pelaku pariwisata dan 
yang terdampak oleh COVID-19,” jelasnya.

Baca juga: Polda Bali bagikan sembako dan sumbang kantong darah ke PMI

Pihaknya berharap dengan adanya bantuan 8.000 paket sembako ini, masyarakat 
Bali yang terdampak paling utama akibat COVID-19 bisa dikurangi bebannya 
walaupun sedikit setidaknya bisa terbantu.

Sementara itu, Deputi Bidang Pengembangan Produk Wisata & Penyelenggaraan 
Kegiatan, Rizki Handayani Mustafa mengatakan pendistribusian sembako ini 
merupakan salah satu bagian dari program Menparekraf dalam mendukung para 
pelaku pariwisata yang terdampak COVID-19.

“Per paket sembako berisi 5 kg beras, 2 kg gula pasir, 2 liter minyak goreng, 1 
boks mie instan, 5 teh gelas, 1 bungkus kecap manis dan 1 pack kopi instan, 
dengan total keseluruhan bantuan sebanyak 40 ton beras, 16 ton gula pasir, 16 
ton liter minyak goreng, 8.000 bom mie instan, 40.000 teh gelas, 8.000 bungkus 
kecap manis dan 8.000 pack kopi instan disalurkan kepada 8.000 orang pelaku 
pariwisata Bali yang membutuhkan,”katanya.

Dalam penyaluran bantuan ini, pihaknya sudah berkordinasi dengan GIPI untuk 
mendapatkan data yang akurat terkait pihak-pihak yang berhak mendapat bantuan 
sembako ini. “Saat ini mungkin belum semua dapat diberikan dukungan tetapi kami 
akan berusaha agar masyarakat yang terdampak bisa semua menerima bantuan,” kata 
Rizki Handayani Mustafa.
Pewarta : Ayu Khania Pranishita
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA





Kirim email ke