*Dengan adanya kurang lebih setengah juta buruh Jakarta dirumahkan, maka tentunya jumlah keluraga miskin makin bertambah. Solusi untuk mengatasi kemiskinan makin sulit, teristimewa dengan adanya APBN yang defisit, hutang negara membengkak, produksi stagnasi dan ekspor merosot. Lalu solusi apa dan bangaimana?*
https://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/16316/menaker__lebih_dari_449_ribu_pekerja_jakarta_dirumahkan Menaker: Lebih dari 449 Ribu Pekerja Jakarta DirumahkanMinggu , 19 April 2020 | 20:55 JAKARTA - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan lebih dari 449.000 pekerja di Provinsi DKI Jakarta telah dirumahkan sebagai akibat dampak Covid-19. "Ya betul (449 ribu lebih pekerja di DKI Jakarta dirumahkan)," kata Ida saat dikonfirmasi *Antara* melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu (19/4/2020). Secara total pekerja DKI Jakarta yang dirumahkan mencapai 449.545 orang. Namun, Ida mengatakan pemerintah telah mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi dampak Covid-19 tersebut. Salah satunya dengan melakukan realokasi dan* refocusing* belanja APBN sebesar Rp405,1 triliun yang digunakan untuk penanganan kesehatan, bantuan sosial maupun pemulihan ekonomi. Ia mengatakan dana tersebut dapat menjangkau seluruh masyarakat yang terdampak Covid-19 secara optimal."Tiga itu yang sekarang diprioritaskan," dia menambahkan.(*)
