-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://inet.detik.com/science/d-4983954/misteri-pasien-pertama-virus-corona?tag_from=wp_beritautama



Misteri Pasien Pertama Virus Corona

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 20 Apr 2020 16:13 WIB
17 komentar
SHARE
URL telah disalin
Poster
Misteri Pasien Pertama Virus Corona (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Dunia melihat Amerika dan China saling berbantah-bantahan soal virus Corona. 
Hal ini pun termasuk soal siapa pasien pertama COVID-19, orang China atau 
Amerika?

Ilmu pengetahuan dan kesehatan ikut diseret dalam aksi saling tuduh antara 
China dan Amerika terkait biang keladi virus Corona. Salah satu cerita dalam 
aksi saling tuduh ini adalah soal patient zero. Ini adalah sebutan untuk orang 
yang pertama terkena sebuah penyakit.

Patient zero disebutkan adalah seorang warga negara China yang tinggal di 
Wuhan. Belakangan cerita ini digugat oleh pihak China dan disebutkan kalau 
patient zero adalah warga negara Amerika yang sedang ada di Wuhan.

Dihimpun detikInet dari berbagai sumber, Senin (20/4/2020) yuk kita lihat kedua 
versi cerita ini:

Baca juga:
Bill Gates Jadi Target Favorit Hoax Virus Corona

Versi patient zero adalah WN China

Versi pertama yang diberitakan secara internasional adalah patient zero 
merupakan WN China yang tinggal di Wuhan. Dia diberitakan sejumlah media 
internasional seperti The Wall Street Journal dan Mirror Inggris pada 30 Maret 
2020.

Namanya adalah Wei Guixian, seorang pedagang udang di Huanan Seafood Market di 
Wuhan. Dia diberitakan mengalami flu pada 10 Desember 2019 dan dirawat di Wuhan 
Union Hospital sejak 16 Desember 2019. Namanya termasuk dalam 27 orang pertama 
yang positif COVID-19. Sementara WHO mencatat patient zero dari China 
dilaporkan tanggal 8 Desember 2019.

Namun tidak terlalu lama kemudian, informasi ini terbantahkan oleh pihak China. 
Dalam jurnal kedokteran The Lancet seperti dilihat detikINET, sekelompok 
ilmuwan China sudah melaporkan ada pasien virus Corona di Wuhan sejak 1 
Desember 2019 dan tidak terkait Huanan Seafood Market.

Baca juga:
Tingkah Lucu Dua Beruang Raksasa Saat Karantina di Rumah



Salah satu dari tim peneliti bernama Dokter Wu Wenjuan dari Jinyintan Hospital 
kepada BBC mengatakan patient zero adalah manula yang sakit Alzheimer dan tidak 
diungkap identitasnya. Pasien itu tinggal cukup jauh dari pasar seafood dan 
tidak keluar rumah.

Belakangan, data ini pun dibantah lagi. South China Morning Post memberitakan 
kalau data pemerintah China menunjukkan kalau patient zero adalah orang berusia 
55 tahun dari Provinsi Hubei yang kena COVID-19 pada tanggal 17 November 2020. 
Artinya ini lebih awal lagi, namun tidak jelas pasien ini dari Provinsi Hubei 
sebelah mana, karena Wuhan juga ada di Hubei. Identitasnya pun tidak diungkap.
Selanjutnya
Halaman
1 2



                        ---------



https://inet.detik.com/science/d-4983954/misteri-pasien-pertama-virus-corona/2



 
Misteri Pasien Pertama Virus Corona

Fitraya Ramadhanny - detikInet
Senin, 20 Apr 2020 16:13 WIB
17 komentar
SHARE
URL telah disalin
Poster
Misteri Pasien Pertama Virus Corona (Foto: Edi Wahyono/detikcom)

Versi patient zero adalah WN Amerika


Versi patient zero adalah WN Amerika, memiliki dua narasi besar. Yang pertama 
maksudnya adalah patient zero di Amerika, yang kedua adalah bersifat tuduhan 
kalau patient zero WN Amerika ini justru yang menularkan COVID-19 di China.

Bloomberg memberitakan tanggal 10 Maret 2020, bahwa patient zero di Amerika ada 
di Seattle. Dia adalah pria berusia 35 tahun dan memeriksakan diri ke RS 
tanggal 19 Januari 2020. Pria ini dinyatakan positif pada 20 Januari dan 
rupanya punya riwayat perjalanan, baru pulang dari Wuhan, China. Seattle ini 
menjadi episentrum wabah COVID-19 di Amerika Serikat.

Narasi berkebalikan soal patient zero adalah WN Amerika adalah tuduhan langsung 
pemerintah China kepada Amerika. Media pemerintah China, Global Times pada 25 
Maret memberitakan dugaan virus Corona ditularkan ke China oleh atlet militer 
Amerika yang ikut dalam acara Military World Games di Wuhan pada Oktober 2019.

Baca juga:
Ada Militer AS di Balik Perusahaan yang Bikin Vaksin Corona



Global Times menyitir klaim dari George Webb, wartawan investigatif Amerika 
yang mengatakan patient zero bernama Maatje Benassi. Dia adalah tentara wanita 
berpangkat sersan, sekaligus atlet balap sepeda Amerika yang ikut dalam 
Military World Games di Wuhan. George Webb sendiri di mata media mainstream 
Amerika justru diragukan kredibilitasnya.

Cerita versi ini disampaikan juga oleh Jubir Kemlu China Zhao Lijian lewat akun 
Twitternya. Dia menuding tentara Amerika menularkan virus corona ke China saat 
ikutan Military World Games di Wuhan.

Urusan China dan Amerika berbantah-bantahan ini tidak ada habisnya. Yang 
terbaru, Amerika menuding laboratorium virus di Wuhan sebagai biang keladinya. 
Apapun itu, detikINET melihat bahwa riset dari Cambridge University menunjukkan 
fakta menarik yaitu Amerika dan China sama-sama ketularan virus Corona varian 
paling awal.

Baca juga:
Virus Corona Sudah Beranak Jadi 3 Varian


Dr Peter Forster, pakar genetika dari University of Cambridge mengungkapkan 
virus Corona punya 3 varian. Varian paling original yang dekat dengan kelelawar 
ditemukan pada pasien di Amerika terutama di Seattle dan sebagian pasien saja 
di China. Sementara daerah China lainnya dan dunia pada umumnya tertular varian 
keturunan dari virus Corona yang original ini.

Jadi detikers percaya yang mana, patient zero WN China atau WN Amerika?


Halaman
1 2 



  

Kirim email ke