-------- 轉寄郵件 --------
主旨: Kemenlu Tiongkok: Hentikan Dukungan Kepada Kaum Penghasut Anti
Tiongkok di Hongkong
日期: Tue, 21 Apr 2020 19:57:24 +0800
從: ChanCT <[email protected]>
到: GELORA_In <[email protected]>
Kemenlu Tiongkok: Hentikan Dukungan Kepada Kaum Penghasut Anti
Tiongkok di Hongkong
http://indonesian.cri.cn/20200421/b8c51f5f-3d28-fee8-f856-50093b8bfbeb.html
2020-04-21 12:09:54
Menanggapi komentar Amerika Serikat, Australia dan Inggris atas pihak
polisi Hongkong yang mengamankan Lai Chee Ying, juru bicara Kementerian
Luar Negeri Tiongkok Geng Shuang hari Senin kemarin (20/4) di Beijing
menyatakan, Hongkong adalah sosial dalam pemerintahan hukum, siapa pun
tak boleh menempatkan dirinya di atas hukum, pihak kepolisian Hongkong
melakukan tugasnya berdasarkan hukum, dan sama sekali tidak boleh
difitnah dan dicoreng.
14 tersangka termasuk Lai Chee Ying dan Lee Chu Ming yang berkaitan
dengan perkara mengorganisir dan berpartisipasi dalam demonstrasi ilegal
baru-baru ini diamankan oleh pihak polisi Hongkong. Menanggapi hal
tersebut, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Menteri Luar Negeri
Australia Marise Payne dan jubir Kementerian Luar Negeri Inggris turut
menyampaikan perhatian atas perkara tersebut, dan menyebut bahwa
penangkapan tokoh fraksi demokrasi di Hongkong sangat mengkhawatirkan,
hak demonstrasi secara damai dilindungi oleh Pernyataan Bersama
Tiongkok-Inggris serta Undang Undang Pokok Daerah Administrasi Khusus
Hongkong.
Geng Shuang menyatakan bahwa “beberapa politikus Barat memberi celaan
dan kritik tanpa alasan kepada pihak polisi Daerah Administrasi Khusus
Hongkong yang melakukan penangkapan berdasarkan hukum, bahkan mereka
secara terbuka menuntut pihak polisi Hongkong menarik kembali
pendakwaan, sehingga secara kasar mengintervensi urusan Hongkong
Tiongkok, dan merupakan pelanggaran serius terhadap tata hukum dan
yurisdiksi Hongkong. Kami menyatakan kecaman keras dan tentangan tegas
atas hal tersebut. Saya menekankan kembali Hongkong adalah salah satu
daerah administrasi Tiongkok, urusan Hongkong sepenuhnya adalah urusan
dalam negeri Tiongkok, dan mutlak tidak boleh diintervensi kekuatan
asing mana pun. Kami mendesak berbagai pihak terkait dengan
sungguh-sungguh menghormati pemerintahan berdasarkan hukum dan
independen yurisdiksi Hongkong, menghentikan dukungannya kepada kaum
penghasut anti Tiongkok di Hongkong, dan menghentikan intervensi urusan
dalam negeri Tiongkok dalam bentuk apa pun. ”