-- 
j.gedearka <[email protected]>



https://news.detik.com/internasional/d-4985576/tragis-jalan-kaki-321-km-saat-lockdown-corona-bocah-india-meninggal?tag_from=wp_beritautama


Tragis! Jalan Kaki 321 Km Saat Lockdown Corona, Bocah India Meninggal

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 21 Apr 2020 18:14 WIB
13 komentar
SHARE URL telah disalin
India terapkan lockdown nasional beberapa waktu lalu. Meski dilarang keluar 
rumah, warga India ramai-ramai tinggalkan kota untuk kembali ke kampung halaman.
Ribuan warga India memilih pulang kampung dengan berjalan kaki setelah lockdown 
nasional diberlakukan untuk membatasi virus Corona (AP Photo)
New Delhi -

Sungguh tragis! Seorang bocah perempuan berusia 12 tahun di India meninggal 
dunia setelah nekat menempuh perjalanan pulang kampung sejauh 321 kilometer 
dengan berjalan kaki di tengah lockdown virus Corona (COVID-19). Bocah ini 
meninggal di lokasi berjarak satu jam dari kampung halamannya.

Seperti dilansir CNN, Selasa (31/4/2020), bocah bernama Jamlo Madkam (12) ini 
diketahui bekerja di sebuah ladang cabai di desa Perur, Telangana. Lockdown 
nasional yang diterapkan di India demi membatasi penyebaran virus Corona 
seharusnya berakhir pada 14 April, namun diperpanjang hingga Mei mendatang.

Madkam dan 11 orang lainnya, termasuk kakak iparnya, nekat menempuh perjalanan 
jauh untuk pulang kampung ke wilayah Chattisgarh. Mereka memutuskan pulang 
kampung dengan berjalan kaki pada 15 April, karena mereka kehilangan pekerjaan 
dan tidak yakin kapan lockdown berakhir. Selama lockdown berlangsung, tidak ada 
transportasi umum yang beroperasi di India.
Baca juga:
5 Pasien Corona yang Sembuh di Malaysia Dinyatakan Positif Lagi

Perjalanan pulang dari desa Perur di Telangana ke Chattisgarh itu menempuh 
jarak sekitar 321 kilometer. Pejabat otoritas kesehatan di kampung halaman 
Madkam, Dr B R Pujari, menyatakan bahwa bocah perempuan itu meninggal dunia 
setelah melakukan perjalanan selama tiga hari. Dia meninggal sebelum berhasil 
mencapai rumahnya di Chattisgarh.

"Mereka berjalan melewati area pegunungan untuk menghindari barikade polisi, 
selama tiga hari penuh. Kami diberitahu bahwa Jamlo tidak makan apa-apa pada 
pagi itu karena perutnya sakit dan muntah-muntah. Kami menduga ada 
ketidakseimbangan elektrolik bersama dengan kelelahan yang memicu kematiannya," 
sebut Pujari.

Sebanyak 11 orang lainnya yang melakukan perjalanan bersama Madkam telah 
dikarantina di fasilitas pemerintah selama 14 hari. Sampel mereka telah 
dikirimkan untuk pemeriksaan. Laporan postmortem Madkam menunjukkan dia tidak 
terinfeksi virus Corona.
Baca juga:
Corona Kian Merajalela, Rusia Catat Lebih dari 5 Ribu Kasus Sehari

Diketahui bahwa lockdown nasional diberlakukan di India sejak 25 Maret dan 
diperpanjang hingga 3 Mei mendatang. Begitu lockdown diberlakukan, ribuan 
pekerja di India nekat melakukan perjalanan pulang kampung dengan berjalan kaki 
karena mereka kehilangan pekerjaan dan tidak ada sarana transportasi untuk 
pulang ke daerah asal mereka.
(nvc/ita)






Kirim email ke