-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1439268/varietas-unggul-inpari-32-dan-42-mampu-hasilkan-padi-10-ton-ha



Varietas unggul Inpari 32 dan 42 mampu hasilkan padi 10 ton/ha

Kamis, 23 April 2020 13:38 WIB

Petani menimbang padi hasil panennya di kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu 
(22/4/2020) (Antara/Balitbangtan)
kedua benih tersebut banyak disukai petani di Banten karena unggul dalam 
ketahanan terhadap penyakit dan tekstur nasi yang sedang hingga pulen.
Jakarta (ANTARA) - Dua varietas padi hasil inovasi Badan Penelitian dan 
Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian, yaitu Inpari 32 
dan Inpari 42 mampu mencapai produktivitas 10 ton/ha.

Kepala Balitbangtan Kementerian Pertanian, Fadjry Djufry mengataka, dari panen 
dilakukan kelompok tani Mekar Bakti di Desa Panimbang Jaya, Kabupaten 
Pandeglang, Provinsi Banten, Rabu (22/4), hasil panen yang diperoleh dari 
Inpari 32 adalah 8 – 9 ton/ha sedangkan untuk Inpari 42 produktivitasnya 
mencapai hingga 10 ton/ha.

"Kami bangga dengan petani Pandeglang atas produktivitas yang dicapai serta 
memberi apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mengawal diseminasi 
varietas-varietas unggul hasil Balitbangtan untuk sampai kepada petani," 
katanya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Balitbangtan gencar kenalkan benih padi tahan genangan Inpari 30

Ketua Kelompok Tani Mekar Bakti, Endang Didin mengatakan panen yang mencapai 10 
ton/ha tersebut adalah hasil real di lapangan, bukan hasil ubinan.

Menurut dia, kedua benih tersebut banyak disukai petani di Banten karena unggul 
dalam ketahanan terhadap penyakit dan tekstur nasi yang sedang hingga pulen.

Endang dengan semangat menyampaikan bahwa hasil panen padi ini cukup melimpah, 
bahkan melebihi kapasitas penggilingan beras lokal. "Kelebihan hasil ini 
biasanya akan dijual kepada pembeli/pengusaha beras dari Karawang," katanya.

Baca juga: Salak hasil inovasi Balitbangtan siap jadi unggulan ekspor Bintan

Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Puslitbangtan), Haris 
Syahbuddin produktivitas tanaman padi yang dicapai petani di Pandeglang, 
Banten, tersebut juga terjadi di Jawa Barat serta daerah lainnya yang 
menggunakan varietas-varietas unggul baru hasil inovasi pertanian Balitbangtan.

Untuk itu para peneliti/pemulia Balitbangtan terus didorong untuk berinovasi 
menciptakan varietas unggul baru guna menjawab tantangan peningkatan 
produktivitas padi pada berbagai agroekosistem.

Pewarta: Subagyo
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2020






Kirim email ke