-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1451288/bi-optimistis-ekonomi-ri-membaik-triwulan-ketiga-2020



BI optimistis ekonomi RI membaik triwulan ketiga 2020

Rabu, 29 April 2020 16:13 WIB

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo . ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp. 
(ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta (ANTARA) - Bank Indonesia optimistis pertumbuhan ekonomi Tanah Air akan 
membaik pada triwulan ketiga tahun 2020 dan diperkirakan akan tumbuh di atas 
tiga persen pada triwulan keempat mencermati perkembangan kasus COVID-19 di 
Indonesia yang melambat.

“Itu kurang lebih bottom-nya yang paling berat itu 2-2,5 bulan, April-Mei dan 
setengah Juni, pertengahan Juni mulai kembali membaik,” kata Gubernur Bank 
Indonesia Perry Warjiyo dalam keterangan pers daring di Jakarta, Rabu.

Indikatornya, lanjut dia, mencermati pola penyebaran dan penanganan wabah 
COVID-19 di Tanah Air.

Baca juga: Gubernur BI sebut minat investor tinggi beli SBN mampu dongkrak 
rupiah

Apalagi, lanjut dia, penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di 
sejumlah daerah sebagai salah satu upaya menekan penyebaran wabah virus corona 
juga juga masuk dalam kalkulasi bank sentral.

Selama beberapa hari terakhir, tren kasus baru virus corona menunjukkan 
penurunan sedangkan kasus sembuh lebih tinggi dibandingkan kasus meninggal 
dunia.

Meski begitu, BI tidak mengubah perkiraan pertumbuhan ekonomi RI tahun ini yang 
mencapai 2,3 persen dengan mencermati dampaknya kepada sektor investasi, 
produksi dan pariwisata.

“Kalau dulu kan ekonomi global tumbuh tidak sebagus sekarang. Sekarang 
asumsinya lebih buruk tapi di sisi lain ada perkembangan lebih positif mengenai 
pola penanganan Covid di Indonesia," katanya.

Baca juga: Kemenparekraf apresiasi tercipta tren baru dunia kreatif saat pandemi

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat per Senin 
(27/4) tidak ada kasus baru virus corona di 19 provinsi di Tanah Air, dengan 
kasus sembuh yang lebih besar dibandingkan meninggal dunia.

Sementara itu, Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat hingga Rabu 
ini pukul 12.00 WIB, jumlah kasus kumulatif positif COVID-19 di seluruh 
Indonesia mencapai 9.771 kasus dengan jumlah kasus sembuh mencapai 1.391 dan 
meninggal dunia 784 kasus.

Secara harian, pertumbuhan kasus baru virus corona jenis baru juga mengalami 
tren penurunan.

Hingga saat ini, sudah tiga provinsi dan 22 kabupaten/kota di Tanah Air yang 
menerapkan PSBB.

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020





Kirim email ke