-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4996261/duh-jokowi-akui-stok-beras-hingga-gula-defisit?tag_from=wp_cb_mostPopular_list



Rabu, 29 Apr 2020 18:00 WIB

Duh! Jokowi Akui Stok Beras hingga Gula Defisit

Danang Sugianto - detikFinance
Share 0
Tweet 0
Share 0
89 komentar
Presiden Joko Widodo menunda pembahasan RUU Omnibus Law Ciptaker, Jumat (24/4). 
Foto: Dok. Biro Sekretariat Presiden/Muchlis
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih mengkhawatirkan prediksi dari Food and 
Agriculture Organization (FAO) tentang potensi adanya krisis pangan di tengah 
pandemi Corona. Oleh karena itu dia kembali mengingatkan para menterinya untuk 
menjaga stok bahan pangan.

Jokowi menginstruksikan para menterinya untuk melakukan hitungan cepat atas 
kebutuhan bahan pokok setiap provinsi.

"Agar dihitung mana provinsi yang surplus, mana provinsi yang defisit, berapa 
produksinya, semuanya harus kita hitung," tuturnya saat membuka rapat terbatas 
secara virtual, Selasa (28/4/2020).

Menurut laporan yang diterima Jokowi, sederet komoditas kebutuhan pokok masih 
terjadi defisit di beberapa provinsi. Seperti stok beras ternyata defisit di 7 
provinsi.
Baca juga: Jokowi Minta Kementan Buka Lahan Sawah Baru, Kok Anggarannya Nol?

Lalu stok jagung terjadi defisit di 11 provinsi, stok cabai besar defisit di 23 
provinsi, stok cabai rawit defisit di 19 provinsi.

"Stok bawang merah diperkirakan juga defisit di satu provinsi dan stok telur 
ayam defisit di 22 provinsi," tambahnya.

Selain itu stok untuk gula pasir juga diperkirakan defisit di 30 provinsi. Lalu 
stok bawang putih juga diperkirakan defisit di 31 provinsi.

Hanya stok untuk minyak goreng yang diperkirakan cukup untuk 34 provinsi.

Jokowi pun meminta agar dilakukan pendistribusian yang baik. Tujuannya untuk 
memenuhi kebutuhan pokok dari daerah yang surplus ke daerah yang defisit.

"Oleh sebab itu transportasi distribusi pangan antar provinsi, antar wilayah, 
antar pulau tidak boleh terganggu," tegasnya.
Baca juga: Kementan Klaim Panen Beras Surplus 6,4 Juta Ton, DPR: Yakin?


Simak Video "Jokowi Soroti Stok Beras, Bulog Diminta Beli Gabah Petani"

(das/eds)






Kirim email ke