PAN, PD dan PKS Tolak kenaikan BPJS
By. Erizeli Jely Bandaro
Saya tidak yakin kalau PAN, PD dan PKS tidak paham makna UU SJSN dan UU BPJS. 
Karena kreator kedua UU itu adalah PD yang didukung oleh PKS dan PAN sebagai 
koalisi ketika SBY jadi presiden. Tetapi mengapa mereka menolak kenaikan iuran 
BPJS ? Jawabnya hanya satu, mereka sedang berusaha menekan Jokowi agar 
mengeluarkan kebijakan yang bisa membolongi APBN. Kalau APBN tekor, program 
ekonomi Jokwoi engga jalan. Citra jokowi jatuh. Pada waktu bersamaan mereka 
dapat simpati dari rakyat. Apalagi sedang menghadapi pandemic COVID 19, isu 
kenaikan BPJS itu tidak populer dan menolak kenaikan sangat populer dihati 
rakyat.
Kalau mereka tahu, lantas ngapain mereka sampai segitu teganya membodohi 
rakyat? jawabannya juga sederhana. Bahwa mereka miskin issue untuk menjatuhkan 
citra Jokowi. Mereka kehilangan idea cemerlang yang  bisa mendidik dan 
mencerahkan rakyat secara politik. Makanya mereka berusaha memperkeruh kolam 
agar ikan bighot muncul kepermukaan, mangap mangap.
Problem partai di Indonesia itu adalah miskinnya kader yang qualified dan punya 
integritas. Para kader hanya bekerja sesuai kata elite partai. Kekuatan elitis 
partai itu sangat menentukan nasip kader. Makanya sepintar gimanapun kader 
partai, pasti jadi bego dihadapan elite partai. Mereka tidak akan berani 
memberikan usulan yang cerdas bagaimana berpolitik yang mendidik konstituennya. 
Bahkan mereka ikut jadi provokator, dan membiayai  cyber armany untuk 
menciptakan hoax.
Padahal kalau KKS dan PAN mau kerja dan cerdas, banyak sekali issue yang bisa 
dijual dan sekaligus mendidik rakyat agar paham hak politiknya. Contoh gimana 
mengkritisi Anies agar bisa bekerja lebih baik, sehingga kinerjanya dirasakan 
oleh rakyat. Kalau Anies sukses, nama PKS dan PAN juga terangkat dan bisa 
dijadikan modal dalam PEMILU nanti. Bagi PD issue yang bisa dijual juga banyak. 
MIsal bagaimana mengembangkan Kawasan Industri di sulawesi yang dibangun era 
SBY, dan sekarang banyak investor China datang. Kalau issue kesuksesan Kawasan 
Industri  itu bisa dikapitalisasi, kan nama SBY terangkat dan tentu PD juga 
kecipratan. 
Kalau soal iuran BPJS dipersoalkan, BBM engga turun diributkan dengan narasi 
terbelakang, itu mah partai kaleng kaleng, Dah gitu aja.

Dikirim dari Yahoo Mail untuk iPhone

Kirim email ke