*Menteri luar negeri merangkap menteri kesehatan? Dimana sekarang menteri kesehatan?*
On Tue, May 19, 2020 at 5:22 PM 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > > > > -- > j.gedearka <[email protected]> > > > https://www.antaranews.com/berita/1502148/menlu-retno-sebut-covid-19-belum-akan-usai-dalam-waktu-dekat > > Menlu Retno sebut COVID-19 belum akan usai dalam waktu dekat > > Selasa, 19 Mei 2020 21:01 WIB > > Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan keterangan pers virtual > terkait perkembangan penanganan wabah COVID-19, dari Jakarta, Kamis > (30/4/2020).. (ANTARA/Yashinta Difa) > Karena itu, setiap negara harus berjuang untuk memenangkan dua peperangan > sekaligus. Pertama, perang melawan virus dan kedua adalah perang melawan > kemunduran ekonomi yang disebabkan oleh virus > Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyebut wabah > COVID-19 belum akan usai dalam waktu dekat, mengingat tren penularan di > sejumlah negara menunjukkan peningkatan yang justru mengkhawatirkan. > > Negara-negara yang disebutnya mencatat peningkatan kasus COVID-19 di > antaranya Rusia, India, Brazil, Arab Saudi, dan negara-negara Afrika. > Selain itu, beberapa negara seperti Singapura dan Korea Selatan tengah > menghadapi gelombang kedua penyebaran COVID-19 karena kasus yang berasal > dari luar negeri (imported cases). > > “Ini menunjukkan COVID-19 masih akan belum selesai dalam waktu dekat,” > kata Retno dalam Silaturahim Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama > (PCINU) Sedunia secara virtual dari Jakarta, Selasa. > > Mengacu pada data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Retno mengatakan bahwa > COVID-19 telah menyebar ke 215 negara dan teritori di seluruh dunia. > > Penyakit yang disebabkan virus corona baru itu telah menginfeksi 4,6 juta > orang di seluruh dunia dengan 311.000 kematian. > > Baca juga: Menlu: tidak ada pasukan perdamaian Indonesia terinfeksi > COVID-19 > Baca juga: Indonesia usulkan kolaborasi sektor swasta untuk penuhi pasokan > medis > > Penyebaran pandemi itu juga telah mengakibatkan perlambatan ekonomi dan > ancaman resesi global. > > “Karena itu, setiap negara harus berjuang untuk memenangkan dua peperangan > sekaligus. Pertama, perang melawan virus dan kedua adalah perang melawan > kemunduran ekonomi yang disebabkan oleh virus,” kata Retno. > > Meskipun mengalami penurunan tajam secara ekonomi, Retno bersyukur melihat > pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2020 yang disebutnya > lebih baik dibandingkan negara lain. > > Pada kuartal pertama 2020, ekonomi Indonesia tumbuh 2,97 persen atau > melambat dibandingkan 5,07 persen pada kuartal pertama 2019. > > Sedangkan China mencatat pertumbuhan pada minus 6,8 persen pada kuartal > pertama 2020, atau terjun bebas dari pertumbuhan positif 6,4 persen pada > kuartal pertama 2019. > > Demikian halnya Singapura yang ekonominya tumbuh melambat pada minus 2,2 > persen dibandingkan positif 1 persen, serta Uni Eropa yang mencatat > pertumbuhan pada minus 2,7 persen dibandingkan positif 1,7 persen---pada > periode yang sama. > > “Sudah bisa dipastikan bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua 2020 > akan lebih berat dan kemungkinan besar mengalami penurunan lebih tajam,” > kata Retno. > > Baca juga: Menlu Retno sebut NU berperan penting dukung upaya lawan > COVID-19 > Baca juga: Menlu Retno ajak umat bersama memenangkan jihad melawan COVID-19 > > Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani > Editor: Mulyo Sunyoto > COPYRIGHT © ANTARA 2020 > > >
