https://www.suara.com/news/2020/06/07/130328/ngaku-mahasiswa-konpers-tangkap-veronica-koman-spanduknya-malah-kena-bully


Ngaku Mahasiswa Konpers Tangkap Veronica Koman, Spanduknya Malah Kena Bully
Reza Gunadha | Chyntia Sami Bhayangkara
Minggu, 07 Juni 2020 | 13:03 WIB
[image: Ngaku Mahasiswa Konpers Tangkap Veronica Koman, Spanduknya Malah
Kena Bully]
Backdrop jumpa pers tangkap Veronica Koman malah jadi bahan ejekan
(Twitter/veronicakoman)
Bukannya mendapat simpati, jumpa pers tersebut justru mendapat sorotan
warganet lantaran backdropnya terbilang jelek.

Suara.com - Sekelompok orang yang mengaku-aku sebagai Aliansi Mahasiswa
Pro-Pancasila (AMP-P) menggelar jumpa pers menyerukan agar aktivis HAM Veronica
Koman <https://www.suara.com/tag/veronica-koman> segera ditangkap.

Namun, warganet justru salah fokus terhadap* backdrop* yang dipasang di
acara tersebut.

Jumpa pers tersebut diketahui digelar di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu
(6/6/2020). Mereka meminta pemerintah menangkap Veronica Koman yang masuk
dalam daftar pencarian orang (DPO).

Tak hanya itu, sekelompok orang juga menyoroti diskusi publik yang digelar
oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Terbuka (BEM UI
<https://www.suara.com/tag/bem-ui>) bertajuk *'Papua Live Matter: Rasisme
Hukum di Indonesia'.*

Diskusi yang menyoal pelanggaran HAM di Papua tersebut, turut menghadirkan
Veronica sebagai pembicara.

Veronica Koman membagikan foto acara jumpa pers yang digelar oleh AMP-P
melalui akun Twitter miliknya @veronicakoman. Foto tersebut langsung
dibanjiri komentar warganet.

"*Mereka saja bisa loh ga manels (all male panels)*," kata Veronica Koman
seperti dikutip *Suara.com,* Minggu (7/6/2020).
[image: Backdrop jumpa pers tangkap Veronica Koman malah jadi bahan ejekan
(Twitter/veronicakoman)]Backdrop jumpa pers tangkap Veronica Koman malah
jadi bahan ejekan (Twitter/veronicakoman)

Dalam foto tersebut, tampak empat orang berada di balik meja untuk
menyampaikan materi jumpa pers.

Di belakang keempat orang itu ada backdrop berwarna putih yang ditulis
secara manual menggunakan cat semprot berwarna merah.
"*Jumpa Pers Seruan Tangkap DPO Veronika Koman dan Penyelenggara Acara
Diskusi Publik Papuan Lives Matter,*" demikian tulisan dalam backdrop
tersebut.Bukannya mendapat simpati, jumpa pers tersebut justru mendapat
sorotan warganet lantaran backdorpnya terkesan seadanya. Bahkan, penampakan
backdrop 'ala kadarnya' itu langsung menjadi bahan ejekan publik.

Kirim email ke