Anak angkat pasti bahagia, karena selain mempunyai ibu sekaligus isteri.,
jadi servis jasmaniah dan rochaniah pasti memuaskan.



https://radartegal.com/headline/nikahi-anak-angkatnya-pernikahan-nenek-beda-usia-41-tahun-ini-mendunia.html#comment-wrap



*Juni 14, 2020*

Oleh

Radar Tegal <https://radartegal.com/author/radartegalonline>

*PERISTIWA* <https://radartegal.com/topic/peristiwa>
*Nikahi Anak Angkatnya, Pernikahan Nenek Beda Usia 41 Tahun Ini Mendunia*

Radar Tegal <https://radartegal.com/author/radartegalonline>-Headline
<https://radartegal.com/headline>, Nasional
<https://radartegal.com/nasional>-






   -

   -


   
<https://api.whatsapp.com/send?text=Nikahi%20Anak%20Angkatnya,%20Pernikahan%20Nenek%20Beda%20Usia%2041%20Tahun%20Ini%20Mendunia%20https%3A%2F%2Fradartegal.com%2Fheadline%2Fnikahi-anak-angkatnya-pernikahan-nenek-beda-usia-41-tahun-ini-mendunia.html>
   -


*OKI –** Mungkin awalnya tak ada yang mengira jika hubungan anak dan ibu
angkat antara Ardi Waras dan Sutiyem alias Mbah Gambreng berubah menjadi
hubungan asmara yang berlanjut ke pernikahan.*

*Bahkan, nama pasangan yang telah sah menjadi suami istri asal Sumatera
Selatan (Sumsel) dengan beda usia 41 tahun ini kini mendunia. Berbagai
media mancanegara mewartakan pernikahan pemuda dengan nenek berusia 65
tahun itu.*



*Mbah Gambreng semula mengadopsi Ardi sebagai anaknya tahun lalu. Usia Ardi
saat ini baru mendekati 25 tahun.*

*Keduanya tinggal di Dusun II Blok E, Desa Bumi Arjo Kecamatan Lempuing,
Ogan Komering Ilir (OKI). Ternyata benih-benih asmara muncul di antara Mbah
Gambreng dan Ardi.*

*Mbah Gambreng sendiri adalah sosok sederhana yang dikenal sebagai juru
kunci makam.*

“*Yang mengejutkan saya, dia mengatakan ingin menikahiku,” ujarnya.*

*Selama ini, Mbah Gambreng dikenal sebagai tokoh di desanya. Selain menjadi
juru kunci makam, Mbah Gambreng juga memimpin paguyuban kesenian kuda
lumping.*

*Foto-foto pernikahan Ardi Waras dan Mbah Gambreng pun viral. Media-media
luar negeri turut memberitakannya.*

*Media Inggris Daily Star mengangkat kisah Mbah Gambreng dan Ardi melalui
berita berjudul Grandmother, 65, marries adopted son, 24, in bizarre
ceremony. Adapun Daily Mirror mewartakan asmara anak adam itu dengan berita
bertitel Grandmother marries her adopted son, 24, despite their 41 year age
gap.*



*Media di Afrika pun mengangkat kisah itu. The Guardian terbitan Nigeria
memberitakan kisah Mbah Gambreng dan Ardi melalui berita berjudul
65-Year-Old Grandmother Marries Her 24-Year-Old Adopted Son lengkap dengan
fotonya.*

*Menurut Kepala Desa Bumi Arjo Joko Wahyudi, semula dirinya tidak tahu soal
pernikahan Ardi dengan Mbah Gamnbreng. Sebab, Joko baru mengetahinya
setelah foto-foto pernikahan Mbah Gambreng dengan Wardi menyebar.*

“*Saya sempat kaget dan menyuruh perangkat desa mendatangi rumah mbah
Gambreng rupanya benar sudah menikah, ” ujar Joko seperti diberitakan laman
sumeks.co <http://sumeks.co>.*

*Joko menambahkan, anak angkat Mbah Gambreng bukan hanya Ardi.*

“*Kalau anak angkat Mbah itu banyak, tetapi tidak ada yang tinggal
bersama,” tuturnya.*

*Memang selama ini Mbah Gambreng dikenal seebagai pribadi yang
menyenangkan. Menurut Joko, dirinya sudah bertanya ke Ardi tentang alasan
pemuda desanya itu menikahi Mbah Gambreng.*

“*Mbah itu baik selama ini jadi dia (Ardi, red) ingin merawatnya, apalagi
selama ini hanya tinggal sendiri di rumahnya di dekat makam, ” kata Joko.*

*Ardi menikahi Mbah Gambreng dengan mahar uang Rp100 ribu. Selanjutnya,
pernikahan itu dimeriahkan pesta yang dihadiri teman-teman mempelai.*

*Namun, Kantor Urusan Agama (KUA) Lempuing menyebut pernikahan itu tidak
dicatatkan ke negara. Gampangnya, Ardi dan Mbah Gambreng menikah secara
siri.*

*Lebih lanjut, Joko mengatakan, pernikahan itu sebenarnya hal wajar.
Walaupun, perbedaan usia antara Mbah Gambreng dengan Ardi memang jadi
sorotan. **(jpnn/ima)*




   -

   -

Kirim email ke