https://katadata.co.id/berita/2020/06/19/kasus-corona-ri-meningkat-1041-orang-terbanyak-dari-sulsel-jakarta?utm_source=Social&utm_medium=pushnotif&utm_campaign=Nasional_NFA


Kasus Corona RI Meningkat 1.041 Orang, Terbanyak dari Sulsel & Jakarta


Penulis: Ameidyo Daud 19/6/2020, 16.17 WIB

Secara kumulatif *angka positif corona di Indonesia mencapai 43.803
kasus* ANTARA
FOTO/ARNAS PADDA/YU/AMA.


Penyemprotan cairan disinfektan di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar,
Sulawesi Selatan, Senin (16/3/2020). Jumlah kasus corona RI pada Jumat
meningkat 1.041 orang.

Pantau Data dan Informasi terbaru Covid-19 di Indonesia pada microsite
Katadata ini. Jumlah pasien virus corona di RI mengalami kenaikan 1.041
menjadi 43.803 orang pada hari Jumat (19/6). Peningkatan kasus terbanyak
berada di Sulawesi Selatan yakni 207 orang dan DKI Jakarta sebanyak 141
positif terinfeksi. Kenaikan kasus baru tersebut didapatkan dari tambahan
20.717 uji spesimen pada hari ini. Total, pemerintah telah melaporkan
sebanyak 601.239 sampel spesimen yang diperiksa.

“Masih ada provinsi yang masih tinggi jumlah kasusnya,” kata juru bicara
nasional penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat
(19/6). (Baca: Ancol Dibuka Kembali Besok, Selain Warga Jakarta Dilarang
Masuk) Jumlah tambahan pasien di Jawa Timur berada di peringkat tiga yakni
140 kasus. Sumatera Selatan dengan 84 kasus baru ada di posisi empat. Di
bawahnya ada Bali dengan kenaikan 81 kasus baru. Jumlah kesembuhan pasien
dari corona juga bertambah 551 menjadi 17.349 orang. Sedangkan angka
kematian akibat corona meningkat 34 sehingga 2.373 orang meninggal usai
terinfeksi Covid-19. “Kami juga masih memantau 36.446 orang dalam
pemantauan (ODP) dan 13.211 pasien dalam pengawasan (PDP),” kata Yurianto.

Yurianto mengatakan penerapan protokol kesehatan secara ketat adalah kunci
mengurangi angka infeksi di tengah masyarakat. Selain itu langkah lainnya
adalah penelusuran kontak erat dari pasien positif yang ditemukan. “Kalau
kami temukan dan tidak ada indikasi penyakit maka bisa menjalani isolasi
demi mencegah sumber penularan di masyarakat,” katanya.

(Baca: *Pemprov DKI Jakarta Temukan 31 RW Rawan Lonjakan Kasus Corona*)

Penulis: Ameidyo Daud
Editor: Ameidyo Daud

Kirim email ke