Catatan Tanya Jawab Konferensi Pers Kedutaan BesarTiongkok untuk Indonesia

http://indonesian.cri.cn/20200624/ca948de3-3c43-f83c-c989-eb7be4d8eb50.html
2020-06-24 15:54:48

Untuk menanggapi topik-topik yang menjadi perhatian media Indonesia saat ini, Keduataan Besar Tiongkok untuk Indonesia pagi hari ini (24/6) menyelenggarakan konferensi pers melalui web. Minister Konsuler di bidang ekonomi dan perdagangan Wang Liping dan Konsuler di bidang politik Qiu Xinli tampak hadir untuk menjawab langsung pertanyaan-pertanyaan yang diajukan media-media Indonesia. Berikut catatan tanya jawab konferensi pers kali ini.

1. Detik bertanya kenapa gaji pekerja Tiongkok lebih tinggi daripada pekerja lokal? Apakah semua proyek kerjasama Tiongkok-Indonesia harus menggunakan pekerja Tiongkok?

Pertama, perusahaa Tiongkok, seperti semua perusahaan di dunia, mengaitkan gaji dengan manfaat produktivitas dan kontribusi pribadi seseorang pekerja, dan tak ada kaitan apa pun dengan kebangsaan. Ssetahu saya sejumlah banyak manajemen dan ahli teknis asal Indonesia yang bekerja di perusahaan Tiongkok mendapat gaji jauh lebih besar daripada pekerja Tiongkok biasa. Kedua, pekerja Tiongkok di Indonesia kebanyakan merupakan manajemen, teknisi dan pekerja terampil, sementara pekerja lokal kebanyakan meruapakan pekerja biasa atau pekerja yang kurang terampil, maka kelihatannya secara umum gaji pekerja Tiongkok lebih tinggi daripada pekerja lokal. Saya yakin bahwa dengan upaya lokalisasi dan transfer teknologi yang dilakukan oleh perusahaan Tiongkok, pasti pekerja Indonesia akan mengembangkan keterampilan yang lebih kuat dan mendapatkan gaji yang lebih besar.

Untuk semua proyek kerja sama kedua negara, perusahaan Tiongkok selalu berupaya untuk mempekerjakan pekerja lokal sebanyak mungkin. Hanya jika ada kekurangan sumber daya manusia dan tidak mampu memenuhi keperluan perusahaan, baru perusahaan Tiongkok terpaksa mendatangkan pekerja Tiongkok, ditambah lagi sebagian besar pekerja Tiongkok ini merupakan pekerja jangka pendek dengan tujuan untuk mengatasi masalah masalah teknis yang menghalangi pembangunan proyek. Dalam jangka panjang, setelah transfer teknologi selesai, proyek rampung dan mulai beroperasi secara stabil, sebagian besar pekerja Tiongkok akan pulang, tinggal manajemen yang diperlukan dalam operasi proyek.

2 . VAVA bertanya, apakah benar bahwa Tiongkok akan segera mengirimkan tenaga kerja ke Indonesia untuk mempercepatkan pembangunan proyek?

 Sejak pemerintah Indonesia menghentikan semua penerbangan antara Indonesia dan Tiongkok serta menghentikan penerbitan visa bisnis dan visa-on-arrival, pertukaran personil antara Tiongkok dan Indonesia terhalang, serta pembangunan dan operasi proyek perusahaan Tiongkok di Indonesia mulai terdampak. Saat ini, pemerintah Tiongkok dan Indonesia sedang melakukan pembahasan mengenai pembentukan "jalur cepat”. Ini merupakan suatu manifestasi bahwa pemerintah kedua negara kita berkolaborasi secara erat dan saling mendukung, dan juga merupakan suatu solusi yang win-win bagi kedua negara untuk memulihkan pertukaran ekonomi dan perdagangan normal serta menjamin stabilitas rantai pasokan dan rantai industri kedua negara. Diyakini bahwa kembalinya pekerja Tiongkok ke posisi kerjanya tidak hanya akan mempercepat pembangunan proyek-proyek di Indonesia, tetapi juga akan memberikan kontribusi bagi pelaksanaan "normal baru" yang diterapkan pemerintah Indonesia untuk memulihkan kegiatan ekonomi.

3. Detik bertanya, Bagaimana perkembangannya pengizinan beberapa pekerja Tiongkok ke Konawe oleh pemerintah Selawesi Tenggara?

Diketahui bahwa pekerja Tiongkok telah disetujui oleh pemerintah pusat dan daerah Indonesia untuk bekerja di Sulawesi Tenggara dan akan datang di Indonesia secara bertahap. Dalam waktu dekat, kelompok pertama akan tiba di Indonesia didampingi 4 staf medis. Sebelum keberangkatan, mereka telah menjalani tes COVID-19 dan mendapat sertifikat kesehatan sesuai protokol kesehatan Indonesia. Kelompok yang datang kali ini terutama bekerja di bidang teknik dengan jangka waktu setengah tahun. Perusahaan Tiongkok secara sungguh-sungguh mematuhi undang-undang dan peraturan yang terkait di Indonesia dan secara aktif melakukan transfer teknologi. Perusahaan Tiongkok melakukan pelatihan pekerjaan kepada pekerja Indonesia setiap minggu, dan secara berkala mengirimkan pekerja Indonesia yang unggul ke Tiongkok untuk mengikuti kursus pelatihan.

4. Pertanyaan dari Metro TV mengenai situasi kasus terkonfirmasi baru di Beijing.

Pada tanggal 11 juni, kasus lokal muncul kembali di Beijing setelah 57 hari berturut-turut tidak ada kasus lokal baru. Pemerintah Beijing pada waktu pertama menemukan wabah, melacak asal virus, dan mengambil langkah-langkah agar mengendalikan wabah pada batas jangkauan terkecil. Tiongkok memiliki pengalaman dan sumber daya berlimpah untuk memerangi wabah, dan juga mempunyai kepercayaan, kemampuan untuk mengendalikan wabah.

5. Detik dan VIVA News bertanya beberapa isu mengenai progres pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung, kembalinya karyawan pihak Tiongkok dan jalur perpanjangan kereta cepat Jakarta-Bandung.

Terima kasih atas perhatian dan dukungan dari teman-teman media kepada konstruksi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan proyek strategis nasional Indonesia dan proyek sinergi penting inisiatif "Belt and Road" Tiongkok dan konsep "Poros Maritim Global" Indonesia, sehingga dipentingkan dan didukung oleh kepala kedua negara. Tahun ini, pembangunan proyek berlanjut secara mantap. Pembebasan lahan hampir selesai, kemajuan konstruksi mendekat setengah, dan beberapa proyek terowongan yang kontrol telah rampung.

Sementara itu, karena pandemi COVID-19, beberapa karyawan manajemen dan teknis penting tidak dapat balik ke Indonesia setelah liburan Tahun Baru Imlek, yang mengakibatkan karyawan menajemen dan teknis proyek berkurang dan membatasi peran tim pihak Indonesia, sehingga berdampak pada kemajuan proyek dan tidak sesuai dengan kepentingan bersama kedua pihak.

Pada saat ini, Indonesia telah memasuki "normal baru" dan tatanan ekonomi dan sosial dipulihkan secara bertahap. Hari terakhir, Presiden Jokowi minta terus mendorong pembangunan proyek strategis nasional termasuk proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Karyawan pihak Tiongkok yang berpartisipasi dalam pembangunan proyek kembali ke posisinya dan bergantian akan bermanfaat untuk menggabungkan kekuatan kedua pihak dan mempercepat pembangunan proyek, sehingga terwujudnya sasaran pembangunan yang diharapkan pemerintah Indonesia dan menguntungkan rakyat Indonesia.

Kami telah memperhatikan laporan dari media bahwa pimpinan pemerintah Indonesia mempertimbangkan untuk membangun jalur perpanjangan kereta cepat dari Bandung ke Surabaya, dan mengundang perusahaan Tiongkok dan Jepang untuk berpartisipasi. Pihak Tiongkok terbuka terhadap usulan tersebut dan bersedia menjaga komunikasi dengan pihak Indonesia. Tetapi sekarang yang harus diutamakan adalah pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

6. Metro TV bertanya, apa saran Tiongkok bagi Indonesia untuk memerangi pandemi COVID-19? Apa bantuan dari Tiongkok bisa diberikan kepada Indonesia?

Sejak terjadinya pandemi COVID-19, pemerintah Indonesia berdasarkan kondisi negara sendiri secara komprehensif menerapkan berbagai langkah, termasuk pembatasan sosial berskala besar(PSBB). Menurut data yang dipublikasi saat ini, dibandingkan dengan negara lain yang besar populasinya, kasus positif dan

meninggal Indonesia berada di tingkat yang relatif rendah, yang menwujudkan langkah pencegahan dan pengendalian Indonesia mencapaikan hasif nyata. Diyakinkan bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi, rakyat Indonesia pasti dapat memenangi perang melawan pandemi COVID-19.

Tadi saya sudah memperkenalkan kerja sama lawan pandemi COVID-19 antara Tiongkok dan Indonesia. Pada tahap selanjutnya, Tiongkok bersedia untuk terus memberikan dukungan kepada Indonesia dalam bantuan materi, pertukaran pengalaman, penelitian dan pengembangan vaksin dan bidang lainnya, serta memperkuat kerja sama dengan Indonesia di platform multilateral seperti Organisasi Kesehatan Dunia dan G20, sehingga bersama membangun komunitas dengan masa depan bersama bagi kesehatan umat manusia.

Kirim email ke