Berbagai Kalangan Hong Kong Menentang Intervensi AS terhadap Urusan
 Hong Kong dan Urusan Dalam Negeri Tiongkok

2020-06-29 14:42:08

Berbagai kalangan Hong Kong menyatakan, pembuatan UU Keamanan Nasional Hong Kong merupakan langkah penting untuk mempertahankan dan menyempurnakan pedoman ‘Satu Negara Dua Sistem”. Kekuatan luar negeri yang mengintervensi dan mengancam sepenuhnya adalah tindakan hegomonis, dan intrik mereka pasti akan gagal.

Wakil Ketua Kehormatan Federasi Wanita Hong Kong (HKFW), Jin Ling menyatakan, sejumlah kekuatan luar negeri main tuding terhadap UU Keamanan Nasional Hong Kong, dan mengklaim akan mengenakan sanksi terhadap Hong Kong. Dirinya berpendapat bahwa hal tersebut adalah intervensi terang-terangan terhadap urusan dalam negeri Tiongkok, juga sepenuhnya mencerminkan standar ganda mereka yang munafik.

Ketua Federasi Organisasi Komunitas Guangdong Hong Kong(Federation of Hong Kong Guangdong Community Organisations), Gong Junlong menyatakan, dirinya atas nama 800 ribu anggota Federasi Organisasi Komunitas Guangdong Hong Kong mengecam keras tindakan hegemonis AS, pemerintah pusat bertindak tegas, menyusun UU Keamanan Nasional Hong Kong dan membantu Hong Kong terlepas dari kekacauan dan kesulitan, dirinya dengan tegas mendukung pemberlakuan UU Keamanan Nasional Hong Kong secepatnya.

Wakil KRN yang juga Presiden Kamar Dagang Tionghoa Hong Kong untuk Impor dan Ekspor, Lin Long’an mengatakan, kekuatan luar negeri berkedok demokrasi dan HAM, namun sebenarnya mereka mencoba memecah-belah kedaulatan negara Tiongkok.

Direktur/Biro Urusan Konstitusi/ dan Urusan/Daratan/ Tiongkok (/CMAB/) Zeng Guowei mengatakan, dirinya masih ingat saat mendengar bahwa KRN akan menyusun UU Keamanan Nasional Hong Kong, dan itulah suatu hal yang sudah lama diharapkannya.

Direktur Biro Layanan Sipil Pemerintah Daerah Khusus Hong Kong, Nie Dequan mengatakan, dari tingkat negara, pembuatan UU Keamanan Nasional serta pembentukan sistem hukum tersebut dan pelaksanakannya bertujuan untuk menutupi kekurangan hukum.



 Masyarakat Hong Kong Rayakan HUT ke-23 Kembalinya Hong Kong ke
 Pangkuan Tanah Air Tiongkok dan Sambut Penetapan UU Keamanan Nasional

2020-06-29 14:45:16

图片默认标题_fororder_qinghuigui1

Luk Tung Kuen Worldwide Association hari Minggu kemarin (28/6) mengadakan acara bertema “Rayakan kembalinya Hong Kong ke tanah air Tiongkok dan sambut Pembuatan UU Keamanan Nasional” serta upacara peresmian “Festival Warisan Budaya Tak Benda” di Tai O, Hong Kong, para peserta dari berbagai kalangan masyarakat dalam berbagai bentuk bersama-sama mendukung pembuatan UU Keamanan Nasional Hong Kong dan menyambut HUT ke-23 kembalinya Hong Kong ke pangkuan tanah air Tiongkok.

图片默认标题_fororder_qinghuigui2

Warga Hong Kong Le Yangdi kemarin (28/6) ikut serta dalam kegiatan perayaan. Dia memberitahu kepada wartawan, sejak Hong Kong kembali ke tanah air, tanah air memberikan kesempatan perkembangan yang luar biasa kepada Hong Kong, dia berharap Hong Kong dapat lebih aktif berpartisipasi dalam pembangunan negara.

图片默认标题_fororder_qinghuigui3

Ketua Pelaksana Asosiasi Promosi Budaya Hong Kong, Ma Haowen juga menghadiri kegiatan tersebut, dia menceritakan pengalaman teman-teman kalangan budayanya, dan menyampaikan imbauan kalangan kebudayaan Hong Kong untuk secepatnya memberlakukan UU Keamanan Nasional Hong Kong.

Masyarakat Hong Kong Rayakan HUT ke-23 Kembalinya Hong Kong ke Pangkuan Tanah Air Tiongkok dan Sambut Pembuatan UU Keamanan Nasional_fororder_qinghuigui4

Selain itu, tokoh-tokoh lain juga menunjukkan, sejak kembali ke tanah air, ekonomi Hong Kong berkembang mantap dan sehat, dengan adanya dukungan kuat pemerintah pusat, ekonomi Hong Kong berkembang secraa berkelanjutan, setelah UU Keamanan Nasional Hong Kong diberlakukan, itu juga akan menyediakan dukungan penting bagi pembangunan Hong Kong.

Kirim email ke