-- 
j.gedearka <[email protected]>


https://www.antaranews.com/berita/1587422/maskapai-as-siap-terbangi-china-lagi-taiwan-terima-warga-asing




Maskapai AS siap terbangi China lagi, Taiwan terima warga asing

Kamis, 2 Juli 2020 21:15 WIB

Sejumlah pesawat penumpang Delta Air terlihat diparkir akibat pengurangan 
penerbangan yang diberlakukan untuk menghambat penularan virus corona 
(COVID-19), di Bandara Internasional Birmingham-Shuttlesworth di Brimingham, 
Alabama, Amerika Serikat, Rabu (25/3/2020). (ANTARA/REUTERS/ELIJAH NOUVELAGE/TM)
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah maskapai penerbangan komersial berbendera Amerika 
Serikat siap menerbangi jalur China lagi setelah sempat menghentikan operasi 
sejak Februari lalu akibat wabah COVID-19, sementara Taiwan sudah membuka 
perbatasannya bagi warga negara asing.

Mulai 8 Juli, United Airlines akan beroperasi dua kali dalam sepekan di jalur 
penerbangan San Fransisco-Shanghai dengan terlebih dulu singgah di Seoul, Korea 
Selatan.

United yang berbasis di Chicago itu akan mengoperasikan pesawat jenis Boeing 
777-300ER dari San Fransisco menuju Shanghai setiap Rabu dan Sabtu, sedangkan 
dari Shanghai ke San Fransisco setiap Kamis dan Minggu.

"Layanan United ke China daratan telah menjadi kebanggaan karyawan dan 
pelanggan selama lebih dari 30 tahun. Beroperasinya kembali dari AS ke Shanghai 
merupakan langkah penting dalam membangun kembali jaringan internasional kami," 
kata Wakil Direktur Jaringan dan Aliansi Internasional United Airlines Patrick 
Quayle, seperti dikutip China Daily, Kamis.

Delta Airlines menjadi maskapai AS pertama yang memulai kembali penerbangan 
AS-China. Mulai Kamis ini, maskapai tersebut beroperasi dua kali dalam sepekan 
dari Seattle dan Detroit menuju Shanghai melalui Seoul.

Untuk saat ini, AS-China sepakat mengizinkan empat penerbangan dalam sepekan 
untuk rute kedua negara tersebut. Kesepakatan itu mencairkan hubungan kedua 
negara terkait pembatasan perjalanan di tengah pandemi, demikian dinyatakan 
regulator penerbangan China.

American Airlines, yang juga menangguhkan pelayanan penumpang di jalur AS-China 
pada Februari, telah mengumumkan akan mengaktifkan kembali jadwal penerbangan 
dari Dallas ke Beijing dan Shanghai, termasuk dari Los Angeles ke Beijing dan 
Shanghai.

Sementara itu, Taiwan telah membuka pintu perbatasannya kembali bagi warga 
negara asing dan warga Hong Kong serta Makau yang bertujuan bisnis, dagang, 
atau kegiatan kemanusiaan.

Sejak 28 Juni, tercatat tiga pesawat telah tiba di Taiwan dengan mengangkut 78 
penumpang dari Hong Kong dan 29 penumpang dari Makau.

Sebelum tiba di Taiwan, para penumpang harus menunjukkan hasil negatif tes asam 
nukleat dengan masa tenggang tiga hari sebelum boarding, juga harus menjalani 
masa karantina selama 14 hari.  

Baca juga: AS, China akan izinkan empat penerbangan per minggu

Baca juga: Turkish Airlines kembali buka penerbangan ke China, AS pada Juni

Baca juga: Maskapai China laporkan kerugian 4,8 miliar dolar AS akibat COVID-19

 
Masih ada lima ribu turis China di Bali jelang penutupan penerbangan
 

Pewarta: M. Irfan Ilmie
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2020






Kirim email ke