DPR Indonesia paling hebat dengan pencak ilat....., apalagi khotbah imam besar, imam kecil di mesjid2nya...., tidak kalah hebatnya dalam membakar-bakar......, buka lapangan kerja untuk kaum penganggur agar ikut demonstrasi, dapat uang, dapat nasi bungkus......
Op ma 6 jul. 2020 om 08:06 schreef Sunny ambon [email protected] [GELORA45] <[email protected]>: > > > > Negara yang tak punya Pancasila, aman, maju dan jaminan sosialnya bagi > penduduknya. > > On Mon, Jul 6, 2020 at 3:03 AM ChanCT [email protected] > [nasional-list] <[email protected]> wrote: > >> >> >> Pemerintah Tolak Seluruh Tafsir Pancasila ala RUU HIP >> Gatra.com | 06 Jul 2020 04:20 >> >> https://www.gatra.com/detail/news/483850/politik/pemerintah-tolak-seluruh-tafsir-pancasila-dalam-ruu-hip >> <https://www.gatra..com/detail/news/483850/politik/pemerintah-tolak-seluruh-tafsir-pancasila-dalam-ruu-hip> >> [image: whatsapp sharing button] >> [image: facebook sharing button] >> [image: twitter sharing button] >> [image: sharethis sharing button] >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/483850/politik/pemerintah-tolak-seluruh-tafsir-pancasila-dalam-ruu-hip#> >> Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) >> Machfud MD, Menteri BUMN Eric Thohir, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah >> Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi. (ISTIMEWA). >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/483850/politik/pemerintah-tolak-seluruh-tafsir-pancasila-dalam-ruu-hip#> >> Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) >> Machfud MD, Menteri BUMN Eric Thohir, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah >> Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi. (ISTIMEWA). >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/483850/politik/pemerintah-tolak-seluruh-tafsir-pancasila-dalam-ruu-hip#> >> Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) >> Machfud MD, Menteri BUMN Eric Thohir, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah >> Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi. (ISTIMEWA). >> >> - >> - >> >> ARTIKEL TERKAIT >> >> - Luhut Sebut Banyak Berita Bohong Dialamatkan ke Pemerintah >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/410257/politik/luhut-sebut-banyak-berita-bohong-dialamatkan-ke-pemerintah> >> - Mahfud MD: Tak Perlu Khawatir Bakal Ada Chaos Pasca Pemilu >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/410499/politik/mahfud-md-tak-perlu-khawatir-bakal-ada-chaos-pasca-pemilu> >> - Mahfud MD: Milenial Golput, Pikir Dulu Seribu Kali >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/410521/politik/mahfud-md-milenial-golput-pikir-dulu-seribu-kali> >> - Mahfud MD Bantah Diajak Dukung Prabowo: Itu Sudah Lewat >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/411287/politik/mahfud-md-bantah-diajak-dukung-prabowo-itu-sudah-lewat> >> - Mahfud MD: Jangan Berlebihan Klaim Kemenangan Pilpres >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/411290/politik/mahfud-md-jangan-berlebihan-klaim-kemenangan-pilpres> >> - Gayo Merdeka Tolak Perusahaan Tambang PT Linge Mineral Resource di >> Aceh Tengah >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/413511/ekonomi/gayo-merdeka-tolak-perusahaan-tambang-pt-linge-mineral-resource-di-aceh-tengah> >> - Menhan: Pancasila Ideologi Bangsa, Final! >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/414674/info%20kemenhan/menhan-pancasila-ideologi-bangsa-final> >> - Menhan: Tidak Suka Pancasila, Keluar dari Indonesia >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/414757/politik/menhan-tidak-suka-pancasila-keluar-dari-indonesia> >> - Ramadan di UGM, Tokoh Nasional Jadi Penceramah >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/415410/milenial/ramadan-di-ugm-tokoh-nasional-jadi-penceramah> >> - Tolak People Power, FUIB: Jangan Mudah Terprovokasi >> >> <https://www.gatra.com/detail/news/415915/politik/tolak-people-power-fuib-jangan-mudah-terprovokasi> >> >> *Surabaya, Gatra.com - *Pemerintah mengambil sikap atas Rancangan >> Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Pemerintah menyatakan >> akan menolak seluruh materi yang berkaitan dengan tafsir Pancasila. >> >> Termasuk, menolak turunan dari tafsiran Pancasila yang disebut Trisila >> dan Ekasila hingga pengumuman resmi pada 20 Juli mendatang. Menteri >> Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD >> yang menyampaikan hal itu. >> >> "Kalau pemerintah harus menanggapi itu, maka menolak seluruh materi yang >> berkaitan dengan tafsir Pancasila. Dan menolak tafsir-tafsir Pancasila di >> berbagai bidang," kata Machfud kepada wartawan di Gedung Negara Grahadi >> Surabaya, Minggu (5/7). >> >> Mahfud juga mengatakan bahwa pemerintah memastikan tidak akan ada lembaga >> yang berdiri khusus untuk menafsirkan Pancasila. Kecuali, lembaga berisikan >> sejumlah tokoh lintas agama yang membahas makna penerapan Pancasila dalam >> kehidupan sehari-hari. >> >> Sebab, lanjut Mahfud, lembaga semacam itu memang sudah ada sejak dahulu >> tanpa adanya UU tertentu. Lembaga tersebut yakni, Badan Pembinaan Ideologi >> Pancasila (BPIP) yang beranggotakan pemuka dari lintas agama. >> >> "Ada pak Kiai Ma'aruf Amin, TNI-nya ada pak Try (Jenderal TNI (Purn.) Try >> Sutrisno), untuk berbicara program sehari-hari. Tetapi tidak boleh menjadi >> tafsir yang final dalam bentuk Undang-Undang," kata Mahfud. >> >> Menurutnya, Pancasila tidak boleh ditafsirkan dan diwujudkan dalam >> undang-undang yang berdiri sendiri. Sebab, penafsiran dan penerapan >> Pancasila sudah terwujud di dalam undang-undang pada semua bidang seperti >> ekonomi, pendidikan, dan lainnya. >> >> Selain itu, apabila Pancasila ditafsirkan dan diwujudkan dalam >> undang-undang tersendiri akan memicu munculnya komunisme. Machfud menilai >> pemahaman tersebut juga sejalan dengan apa yang selama ini dikhawatirkan >> masyarakat. >> >> "Jangan sampai komunisme hidup lagi. Karena di dalam RUU (RUU HIP) yang >> diajukan itu tidak ada di dalam Tap MPRS XXV tahun 1966. Padahal itu (Tap >> MPRS XXV tahun 1966) yang menghalangi komunis," jelasnya. >> >> Kekhawatiran lain menurut Mahfud adalah penyelewengan makna Pancasila >> menjadi Trisila dan Ekasila. Mahfud menilai, Pancasila terdiri dari lima >> dan bukan tiga atau satu sila saja. >> ------------------------------ >> *Reporter: Aryo Mahendro* >> *Editor: Rohmat Haryadi* >> >> Pengacara Ancam Laporkan Balik Bila Denny Siregar Tak Terbukti Bersalah >> Tim detikcom - detikNews >> Senin, 06 Jul 2020 07:31 WIB >> 4 komentar >> <https://news.detik.com/berita/d-5081337/pengacara-ancam-laporkan-balik-bila-denny-siregar-tak-terbukti-bersalah?tag_from=wp_nhl_1#comm1> >> SHARE URL telah disalin >> <https://news.detik.com/berita/d-5081337/pengacara-ancam-laporkan-balik-bila-denny-siregar-tak-terbukti-bersalah?tag_from=wp_nhl_1> >> [image: Denny Zulfikar Siregar, pegiat media sosial]Denny Siregar (Foto: >> Screenshoot 20detik) >> *Jakarta* - >> >> Denny Siregar >> <https://www.detik.com/search/searchall?query=denny+siregar&siteid=3>dilaporkan >> terkait unggahan 'Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang' yang di-posting di >> akun Facebook-nya. Pengacara Denny menyebut akan balik melaporkan bila >> laporan terhadap Denny tidak bisa dibuktikan. >> >> "Kami juga mengingatkan bila laporan ini tidak dapat dibuktikan kami akan >> membuat laporan balik soal pengaduan palsu, fitnah dan berita bohong," ujar >> pengacara Denny, Muannas Alaidid saat dihubungi, Minggu (5/7/2020). >> *Baca juga:*Didesak Minta Maaf soal 'Santri Calon Teroris', Ini Jawaban >> Denny Siregar >> <https://news.detik.com/read/2020/07/05/141555/5080752/10/didesak-minta-maaf-soal-santri-calon-teroris-ini-jawaban-denny-siregar> >> >> Muannas mengatakan, pelaporan balik terkait pengaduan palsu tersebut >> dilakukan sesuai dalam pasal 317 KUHP. >> >> "Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 317 KUHP, 310 dan 311 KUHP dan Pasal >> 14,15 UU No. 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana," kata Muannas. >> >> Tidak hanya itu, Muannas mengatakan pihaknya juga akan melaporkan dugaan >> eksploitasi anak. Dimana menurunya, hal ini terjadi pada aksi demo 313. >> >> "Kemudian kami juga dalam waktu dekat akan mempersiapkan laporan dugaan >> eksploitasi anak dalam aksi demo 313 Maret lalu, sebagaimana objek laporan >> yang dipersoalkan," tuturnya. >> >> Diketahui, Denny Siregar dilaporkan oleh Forum Mujahid Tasikmalaya ke >> Polres Tasikmalaya Kota. Hal itu terjadi karena posting-an di Facebook-nya >> pada 27 Juni 2020 yang mengunggah tulisan panjang berjudul 'Adek2ku Calon >> Teroris yg Abang Sayang'. >> *Baca juga:*Ini Penjelasan Ponpes soal Foto Anak-anak di Postingan Denny >> Siregar >> <https://news.detik.com/read/2020/07/05/111132/5080607/486/ini-penjelasan-ponpes-soal-foto-anak-anak-di-postingan-denny-siregar> >> >> Dalam posting-an itu, Denny juga memajang foto santri cilik Pondok >> Pesantren Tahfidz Daarul Ilmi Tasikmalaya yang membawa bendera tauhid >> berwarna hitam dan putih. >> >> Denny menjelaskan status yang dia tulis di akun Facebook-nya itu hanya >> sebagai nasihat terhadap anak dilibatkan dalam aksi demo. Tidak spesifik >> kepada santri. Denny mengatakan foto yang dipasang juga merupakan foto >> ilustrasi yang didapatnya dari internet. >> >> "Sudah saya tulis di sana, kalau foto itu hanya ilustrasi. Saya dapat di >> internet dan itu foto waktu aksi demo 313," katanya. >> >> "Sebenarnya tulisan saya itu sifatnya memberi pesan dan nasihat kepada >> anak-anak yang sedang yang kehilangan kebebasan bermainnya dan dimanfaatkan >> untuk kepentingan politik. Tidak spesifik kepada satu orang atau satu >> pesantren aja. Tapi ternyata ada yang tersinggung," lanjut Denny. >> *(dwia/maa)* >> >> >
